• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: BMKG Memperingatkan Fenomena El Nino yang Akan Melanda Indonesia
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

BMKG Memperingatkan Fenomena El Nino yang Akan Melanda Indonesia

Redaktur III Jumat, 5 Juni 2026
Share
5 Min Read
Ilustrasi kekeringan/ Foto: freepik
Ilustrasi kekeringan/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dibandingkan kondisi normal.

Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam Rapat Koordinasi Penanganan Persampahan serta Mitigasi Dampak Kemarau Panjang di wilayah Jawa Barat yang berlangsung di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), seperti dikutip laman BMKG.

Rapat yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, para kepala daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam paparannya, Faisal menjelaskan bahwa Indonesia berpotensi mengalami fenomena El Nino pada tahun 2026. Prediksi tersebut disampaikan BMKG sejak Maret 2026 dan diperkuat oleh rilis Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada 2 Juni 2026.

“Kami telah menyampaikan sejak bulan Maret tahun ini akan terjadi fenomena El Nino. Kemudian pada tanggal 2 Juni kemarin, WMO juga telah merilis bahwa El Nino akan terjadi pada tahun 2026,” ujarnya.

Baca Juga:  Menhan AS Pete Hegseth Menyambut Baik Kerja Sama Pertahanan dengan Indonesia

El Nino dan musim kemarau merupakan dua fenomena yang berbeda, namun keduanya dapat berpengaruh terhadap kondisi curah hujan di Indonesia.

Berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga akhir Mei 2026, indeks ENSO telah mencapai +1,0 yang menunjukkan kondisi El Nino, sementara sekitar 28 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.

Khusus di Jawa Barat, BMKG memprediksi sebagian besar wilayah memasuki musim kemarau pada Mei hingga Juni 2026 dengan puncak musim kemarau umumnya terjadi pada Agustus dan sebagian wilayah berlanjut hingga September.

Curah hujan diperkirakan berada pada kategori rendah hingga menengah dengan sifat hujan di bawah normal atau lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis.

Menurut Faisal, karakteristik musim kemarau di Jawa Barat tidak seragam karena setiap wilayah memiliki zona musim yang berbeda.

“Sebagian wilayah seperti pesisir utara Jawa Barat sudah memasuki musim kemarau, sementara wilayah lain seperti Bogor memiliki karakteristik yang berbeda sehingga masih berpotensi mengalami hujan. Karena itu pemantauan perlu dilakukan secara spesifik berdasarkan zona musim,” jelasnya.

Baca Juga:  Publik Ramai – Ramai Posting Dingin Banget, Ada Suhu Udara Sampai 10 Derajat Selsius

BMKG memperkirakan durasi musim kemarau tahun ini berlangsung antara tiga hingga tujuh bulan tergantung wilayah.

Oleh karena itu, informasi iklim, kondisi hari tanpa hujan, hingga potensi kekeringan akan terus diperbarui dan disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai dasar penyusunan langkah mitigasi.

Selain itu, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta seluruh jajaran TNI AD mulai dari Kodim hingga Koramil melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan serta menyiapkan langkah antisipasi sejak dini.

“Kalau dulu kita punya data bencana, sekarang kita harus punya data antisipasi kemarau. Daerah mana saja yang selama ini terjadi kekeringan dan juga berdasarkan hasil penjelasan BMKG, daerah mana yang terancam kekeringan. Kira-kira apa yang harus kita lakukan,” ujar Kasad.

Program penyediaan air bersih melalui pengeboran sumur akan terus dilanjutkan sebagai salah satu upaya membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau.

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengingatkan musim kemarau merupakan kondisi yang rutin dihadapi sejumlah wilayah Jawa Barat dan sering kali memunculkan persoalan kekurangan air bersih.

Baca Juga:  BMKG Merilis Perkiraan Hilal Tanggal 17 dan 18 Februari 2026 untuk Penanda Awal Ramadhan

“Kita memasuki bulan Juni yang sudah mulai kemarau. Menurut BMKG, puncaknya terjadi pada Agustus dan sampai September juga masih menjadi periode yang perlu diwaspadai. Pada masa itu ada beberapa wilayah di Jawa Barat yang sudah menjadi langganan mengalami kesulitan air bersih dan kondisi lingkungan yang berdebu,” kata Dedi.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong percepatan pembangunan jaringan air bersih sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.

Pada kesempatan yang sama, Faisal menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas dukungannya dalam penguatan sistem peringatan dini cuaca melalui pengadaan radar cuaca yang terintegrasi dengan sistem BMKG.

Dukungan tersebut menjadi contoh kolaborasi pemerintah daerah dan BMKG dalam meningkatkan kualitas layanan informasi cuaca dan iklim bagi masyarakat.

Dengan dukungan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, upaya mitigasi musim kemarau 2026 diharapkan berjalan lebih efektif.

Langkah penting untuk meminimalkan risiko kekeringan, menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat, menjaga ketahanan pangan, serta memperkuat pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. (BMKG/ndi)

SHARE
Tag :BMKGEl NinoKekeringankemarau
Ad imageAd image

Berita Aktual

Xiaomi 17 Pro/ Foto: GSM Arena
Detail Kamera Xiaomi 18 Pro Max Bocor dengan Kamera 200MP
Jumat, 5 Juni 2026
Ilustrasi jaga lingkungan hidup/ Foto: freepik
Hari Lingkungan Hidup Mengajak Melindungi Alam
Jumat, 5 Juni 2026
Mark/ Foto: Yonhap
Mark Mantan NCT Mendirikan Agensi untuk Dedikasi di Bidang Kesenian
Jumat, 5 Juni 2026
Bendera Amerika Serikat/ Foto: anadolu
DPR AS Menyetujui Menghentikan Keterlibatan Tentara dalam Perang Iran
Jumat, 5 Juni 2026
emas antam / Foto: Ist
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 Jadi Rp2,770 Juta Per Gram
Jumat, 5 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pengidolaan terhadap selebriti/ Foto: psypost

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Ilustrasi makan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Makan Secara Teratur Bisa Meredam Gejala Depresi

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Kejakgung RI Geledah Kantor Badan Gizi Nasional

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan oleh Kejaksaan Agung

Penjualan Mobil Hybrid Mengalami Peningkatan Dampak Harga Minyak yang Melonjak

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim Resmi Tahanan KPK

More News

Ilustrasi gempa bumi / Foto : freepik

Gempa Gorontalo Terjadi pada Menjelang Subuh

Kamis, 24 Juli 2025
Puan Maharani bersalaman dengan Presiden Prabowo ketika menghadiri peresmian BPI Danantara

Puan Maharani : Danantara Harus Bermanfaat untuk Kepentingan Rakyat. Warga +62 : Publik Sudah Trust Issue Kepada Pemerintah

Selasa, 25 Februari 2025

Pengambilan PIN SPMB SMA / SMK di Jatim Sudah Dibuka

Senin, 2 Juni 2025
Tim Rescue membersihkan puing akibat gempa/ Foto: capture Al Jazeera

Sebanyak 5 Orang Tewas Dalam Gempa Bumi 5,5 Mag di Bangladesh

Sabtu, 22 November 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id