• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Dua Tentara AS Tewas dan Satu Hilang Pasca Serangan Iran di Yordania
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Dua Tentara AS Tewas dan Satu Hilang Pasca Serangan Iran di Yordania

Redaktur III Minggu, 19 Juli 2026
Share
4 Min Read
Cuplikan layar yang diambil dari rekaman IRGC menunjukkan sebuah rudal diluncurkan ke arah target AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain/ Foto: the guardian
Cuplikan layar yang diambil dari rekaman IRGC menunjukkan sebuah rudal diluncurkan ke arah target AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain/ Foto: the guardian

Aktual.co.id – Dua tentara AS tewas dan satu hilang di Yordania setelah Iran melancarkan serangkaian serangan terhadap sekutu AS di Timur Tengah.

Serangan Iran terjadi ketika serangan AS terhadap Iran memasuki minggu kedua dan pertempuran meningkat di Selat Hormuz.

Dikabarkan The Guardian, militer AS melakukan serangan malam ketujuh berturut-turut terhadap Iran sejak presiden Donald Trump menyatakan perjanjian gencatan senjata telah berakhir. Tanda tangan pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, juga tidak berharga dan tidak sah.

Serangan Iran terhadap sekutu AS di kawasan itu merupakan tanggapan terhadap serangan AS terhadap infrastruktur sipil, termasuk jembatan dan fasilitas pembangkit listrik.

Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk mengutuk serangan Iran terhadap Kuwait, dan mengatakan serangan terhadap infrastruktur sipil sama dengan kejahatan perang.

“Tindakan Iran merupakan eskalasi yang berbahaya, pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta kejahatan perang yang membutuhkan pertanggungjawaban dan penuntutan internasional, mengingat penargetan yang disengaja terhadap infrastruktur dan fasilitas sipil,” kata Jasem Mohamed al-Budaiwi dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:  Presiden AS Donald Trump Puji Pidato Presiden Prabowo

Laporan menunjukkan bahwa Iran menargetkan fasilitas minyak di Kuwait, yang mengakibatkan sejumlah orang terluka dan kerugian material yang signifikan demikian disampaikan Kuwait Petroleum Corporation kepada wartawan.

“Penargetan berulang terhadap fasilitas-fasilitas vital ini menunjukkan pendekatan permusuhan sistematis yang menargetkan lokasi sipil dan infrastruktur vital yang membahayakan nyawa dan keselamatan warga sipil,” kata Kementerian Luar Negeri Kuwait.

Pada Jumat malam, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan dua kapal tanker minyak yang diarahkan oleh badan intelijen Amerika telah meledak setelah menabrak ranjau di Selat Hormuz. Militer AS mengatakan klaim itu salah.

Baca Juga:  Pernikahan Putra Netanyahu Dibatalkan karena Bentrokan dengan Iran

IRGC mengatakan bahwa pemerintahan mereka telah menghentikan empat kapal yang mencoba melintasi jalur air penting tersebut, dan menghancurkan dua pesawat tempur AS dan tiga pesawat lainnya selama serangan rudal dan drone pada Sabtu pagi di pangkalan AS di Azraq, Yordania.

Menurut IRGC, sebuah pusat dukungan militer AS di Camp Arifjan di Kuwait terkena serangan dan fasilitas radar AS di pangkalan udara Ali Al Salem di negara itu hancur.

IRGC juga menargetkan sebuah lokasi di Bahrain tempat pesawat tempur AS berkumpul di pangkalan udara Sheikh Isa dan sebuah pusat data intelijen, menurut laporan media pemerintah Iran.

Komando Pusat AS mengatakan bahwa serangan mereka, yang dimulai pukul 7 malam pada hari Jumat, dirancang untuk “terus melemahkan kemampuan militer Iran”.

Baca Juga:  Trump Berlakukan Tarif 32% untuk Ekspor Indonesia ke Amerika Serikat

Militer AS mengatakan pada Sabtu pagi bahwa AS berhasil menyerang situs pengawasan, infrastruktur logistik militer, penyimpanan senjata bawah tanah, dan kemampuan maritim Iran semalam.

Media Iran melaporkan adanya ledakan atau serangan yang terjadi di kota-kota Sirik, Ahvaz, dan Yazd. Serangan AS menewaskan 50 orang dan melukai lebih dari 500 orang sejak permusuhan kembali berlanjut, menurut kementerian kesehatan Iran.

Mayor Jenderal Mohsen Rezaee, penasihat militer senior untuk pemimpin tertinggi Iran, mengatakan Teheran akan melanjutkan “operasi ofensif skala penuh” jika serangan AS terhadapnya berlanjut selama dua atau tiga hari lagi.

“Iran tidak akan lagi membatasi diri pada respons balasan yang setara dan tidak ada perbatasan politik yang akan aman,” kata Rezaei, menurut kantor berita Iran IRIB. (ndi/the guardian)

SHARE
Tag :Amerika SerikatIranYordania
Ad imageAd image

Berita Aktual

Wali Kota London Sadiq Khan / Foto: anadolu
Walikota London Didakwa Bersalah Karena Tidak Membayar Pajak Mobil
Rabu, 2 September 2026
Kelapa/ Foto: Ist
Konsumsi Air Kelapa untuk Menunjang Kesehatan Badan
Rabu, 2 September 2026
Ilustrasi AI/ Foto: vietnam
Diperkirakan Sebanyak 20 Brangkas Berisi Uang Milik Bank Hanyut Banjir di Nepal
Rabu, 2 September 2026
Rumor pilihan warna iPhone 18 Pro
Beredar Rumor iPhone 18 Pro yang Terdiri Tiga Warna Pilihan
Rabu, 2 September 2026
Suasana siswa keracunan MBG di Sidorajo/ Foto: TikTok
Seluruh Pihak Berkonsentrasi Kejadian Keracunan MBG di Kabupaten Sidoarjo
Rabu, 2 September 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Diperkirakan 20 Orang Dinyatakan Hilang dalam Banjir Bandang di Grand Canyon

Sophia KATSEYE Dipastikan Tidak Ikut dalam Tur Dublin Karena Masalah Kesehatan

Tim Penyelamat Berupaya Menjangkau 900 Orang Terjebak Terowongan di Banjir Nepal

Grup E’LAST Mengakhiri Aktivitasnya Setelah Enam Tahun Berkarir

Kemenhut Menutup Sementara 9 Pendakian Taman Nasional di Indonesia

More News

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani / Foto : capture ANTARA

Sri Mulyani Posting di Instagram: Kami Mohon Maaf Pasti Banyak Kekurangan

Senin, 1 September 2025
Bupati Pati Sudewo di atas kendaraan taktis / Foto : capture ANTARA

Bupati Pati Sudewo Dinilai Terlalu Arogan Langsung Dibina oleh Partai Gerindra

Kamis, 14 Agustus 2025
Bendera Nahdlatul Ulama/ Foto: Ist

Forum Rois Syuriyah PCNU Jatim Usul Muktamar Digelar di Lirboyo Kediri

Sabtu, 9 Mei 2026
Presiden AS Donald J Trump / Foto : US Ambessy

Trump Klaim di Media Sosial Telah Hancurkan Tiga Lokasi Nuklir di Iran

Minggu, 22 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id