Aktual.co.id – Palang Merah Belanda mengeluarkan peringatan bahwa cuaca ekstrem terkait fenomena El Nino dapat mengancam ketahanan pangan dan berisiko menyebabkan kekurangan air di seluruh dunia.
“Cuaca ekstrem selalu paling berdampak buruk pada orang-orang yang paling miskin. Mereka akan terkena dampak tiga kali lebih parah akibat kekeringan, banjir, atau panas ekstrem. Hal itu hanya akan meningkatkan risiko kekurangan pangan dan penyakit,” kata Harm Goossens, direktur Palang Merah Belanda, dalam sebuah pernyataan tertulis dikutip Anadolu.
Goossens mencatat kekeringan dapat menyebabkan gagal panen dan menaikkan harga pangan, sekaligus menyebabkan kerawanan pangan yang parah di Sudan, Sudan Selatan, dan Timur Tengah.
“Dengan bertindak lebih cepat, kita dapat mencegah banyak penderitaan, dan pada akhirnya, bantuan akan lebih murah dan lebih efektif,” lanjutnya.
Goossens menekankan bertindak tepat waktu untuk mencegah cuaca ekstrem meningkat menjadi bencana kemanusiaan besar. “Keuntungan terbesar terletak pada persiapan,” tambah Goossens.
Organisasi Meteorologi Dunia baru-baru ini memperingatkan ada kemungkinan 80% El Nino akan muncul selama periode Juni-Agustus, dengan probabilitas berlanjut hingga November mencapai hampir atau di atas 90%. (ndi/Anadolu)
