Aktual.co.id – Hari Keluarga Nasional (Harganas) diperingati setiap tahun pada tanggal 29 Juni. Peringatan ini merupakan momentum merefleksikan peran krusial keluarga sebagai fondasi dasar dalam membangun karakter bangsa, menciptakan ketahanan sosial, dan mendorong kemajuan Indonesia.
Pemilihan tanggal 29 Juni berakar dari dua peristiwa penting dalam sejarah bangsa. Pertama, pada 29 Juni 1949, para pejuang Tentara Republik Indonesia (TRI) kembali berkumpul dengan keluarga mereka di Yogyakarta setelah bergerilya mempertahankan kemerdekaan.
Momen itu menegaskan bahwa perjuangan bangsa tidak pernah lepas dari dukungan keluarga. Kedua, pada tanggal yang sama di tahun 1970, terjadi puncak kristalisasi semangat Gerakan Keluarga Berencana (KB) Nasional.
Peringatan Hari Keluarga Nasional diresmikan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 39 Tahun 2014. Peringatan digagas oleh Ketua BKKBN era Presiden Soeharto, Prof. Dr. Haryono Suyono.
Peringatan Hari Keluarga Nasional setiap tahun mengusung tema berbeda. Tahun 2026 ini bertemakan ‘Ayah Wajib Hadir’. Tema bermakna bahwa kehadiran Ayah dalam hal ini bukan sekadar ada secara fisik di rumah.
Diketahui, Keluarga berfungsi sebagai lingkungan pertama dan utama bagi seorang individu. Keluarga tempat pembentukan karakter yakni tempat nilai-nilai moral, etika, dan empati pertama kali diajarkan.
Keluarga juga menjadi dukungan moril dan mental bagi setiap anggotanya di tengah tantangan zaman. Keluarga yang berkualitas melahirkan generasi penerus yang cerdas, sehat, dan berdaya saing. (RRI)
