Aktual.co.id – Delapan warga Palestina tewas dan 26 lainnya terluka di Jalur Gaza, sehingga jumlah korban tewas akibat serangan Israel di wilayah kantong yang diblokade itu sejak Oktober 2023 meningkat menjadi 73.066 orang, demikian disampaikan Kementerian Kesehatan pada Selasa 30 Juni 2026.
Dalam laporan statistik hariannya, kementerian tersebut mengatakan rumah sakit di Gaza menerima delapan jenazah dan 26 korban luka dalam 24 jam terakhir.
Dikutip dari Anadolu, kementerian tidak merinci situasi yang menyebabkan jatuhnya korban, sementara tentara Israel terus melanggar gencatan senjata Oktober 2025 melalui penembakan artileri dan tembakan senjata di berbagai wilayah Gaza.
Kementerian menambahkan sejumlah korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan-jalan, sementara tim ambulans dan pertahanan sipil belum dapat menjangkau mereka.
Menurut kementerian tersebut, jumlah korban tewas akibat pelanggaran Israel terhadap gencatan senjata meningkat menjadi 1.053 orang, sementara 3.406 lainnya terluka.
Kementerian menyatakan total korban akibat serangan Israel telah mencapai 73.066 orang tewas dan 173.514 lainnya terluka.
Selain korban jiwa dan luka, serangan tersebut menyebabkan kehancuran luas dengan merusak sekitar 90 persen infrastruktur sipil Gaza, sementara PBB memperkirakan biaya rekonstruksi mencapai sekitar 70 miliar dolar AS. (ndi/Anadolu)