Aktual.co.id – Archie dan Elton Kohr sering dianggap orang yang mempopulerkan frozen custard di Amerika Serikat. Pada tahun 1919, mereka memperkenalkan hidangan penutup beku yang unik, lebih padat, dan lebih lembut di Coney Island, New York.
Inovasi ini menambahkan kuning telur dan mengurangi kadar udara menciptakan produk yang tetap beku lebih lama dan memiliki tekstur yang berbeda.
Hal ini menjadikannya sangat populer, terutama pada musim panas, meletakkan dasar bagi popularitas frozen custard yang meluas.
Ide pembuatan custard bukanlah hal baru, melainkan cukup kuno. Gagasan memasak susu dengan telur untuk mengentalkannya sudah ada setidaknya sejak zaman Romawi.
Pada abad ke-17, krim buah mulai populer dan custard mulai dibuat sebagai hidangan atau mangkuk terpisah, bukan hanya sebagai isian atau lapisan dasar.
Meskipun custard cukup mirip dengan es krim, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mewajibkan produk custard beku mengandung setidaknya 10% lemak susu dan 1,4% padatan kuning telur.
Tahun 1919, frozen custard (es krim custard beku) ditemukan di Coney Island, New York. Dua penjual es krim bernama Archie dan Elton Kohr menyadari menambahkan kuning telur ke es krim, hasilnya adalah produk dengan tekstur yang lebih lembut dan membantu es krim tetap dingin lebih lama sehingga cocok untuk siang hari.
Pada akhir pekan pertama keduanya menjual frozen custard dan berhasil menjual 18.640 cone di sepanjang jalan tepi pantai.
Es krim custard beku mendapatkan popularitas yang besar di seluruh Midwest dan Milwaukee, Wisconsin, bahkan dikenal sebagai ibu kota es krim custard beku dunia yang tidak resmi.
Hari Es Krim Custard jatuh tepat di bulan-bulan musim panas, menjadikannya hidangan penutup yang sempurna untuk dinikmati guna mengalahkan panas.
Cara membuatnya sederhana dan mudah ditemukan di toko-toko lokal. Jadi, di hari ini, ambil semangkuk es krim custard dan nikmati kelezatannya. (ndi/national today)
