• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Orang Rendah Hati Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Orang Rendah Hati Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.

Redaktur III Jumat, 21 November 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi dua orang mengobrol/ Foto: freepik
Ilustrasi dua orang mengobrol/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Dalam tiga penelitian, peneliti menemukan kerendahan hati intelektual berhubungan positif dengan akurasi empati, khususnya terhadap anggota kelompok luar.

Temuan tersebut menunjukkan kerendahan hati intelektual dapat meningkatkan perhatian empati tanpa memperbesar tekanan pribadi.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa kerendahan hati dapat meningkatkan sikap memaafkan, dan toleransi terhadap perspektif yang berbeda.

“Kerendahan hati intelektual seperti pemahaman bahwa kita tidak tahu segalanya, adalah kebajikan yang penting dan langka,” kata penulis studi Michal Lehmann , seorang rekan peneliti pascadoktoral di Universitas Carnegie Mellon dalam jurnal  Personality and Social Psychology Bulletin.

Untuk penelitiannya, Lehmann dan rekan-rekannya melakukan tiga studi pra-terdaftar yang melibatkan total 533 partisipan, semuanya orang dewasa Yahudi Israel.

Studi tersebut berfokus pada empati kognitif, atau kemampuan mengidentifikasi secara akurat apa yang dirasakan orang lain, dan empati emosional, yang mencakup perhatian empatik dan tekanan pribadi.

Baca Juga:  Orang Penyuka Hujan Sering Kali Menunjukkan Kepribadian Unik Ini

Dalam penelitian ini para peserta menonton klip video pendek berisi individu-individu yang menceritakan pengalaman pribadi yang emosional. Para peneliti membandingkan penilaian para peserta terhadap emosi dari film tersebut dengan keadaan emosional.

Dalam studi pertama, 212 peserta mengunjungi laboratorium atau berpartisipasi melalui Zoom karena pembatasan COVID-19. Setiap peserta menonton delapan video. Saat menonton video, peserta menilai emosi pemeran video secara langsung menggunakan skala geser.

Peserta juga menyelesaikan pengukuran tambahan untuk menilai reaksi emosional, serta kuesioner yang mengukur kerendahan hati intelektual. Temuan dari studi ini menunjukkan kerendahan hati intelektual memprediksi akurasi empati yang lebih besar, terutama ketika peserta menonton video pembicara Palestina-Israel.

Baca Juga:  Berikut Alasan Orang Tidak Tahan Diperintah Saat Bertambah Usia

Peserta yang memiliki kerendahan hati intelektual lebih tinggi akurat mengenali emosi anggota kelompok luar dibandingkan yang tidak memiliki kerendahan hati intelektual. Hubungan ini lebih lemah atau bahkan terbalik ketika mengevaluasi kelompoknya sendiri.

Peserta dengan kerendahan hati intelektual yang lebih tinggi juga melaporkan perhatian empatik yang lebih besar. Kombinasi perhatian tinggi dan tekanan rendah inilah yang disebut para peneliti sebagai “ketahanan empatik.”

Studi kedua mereplikasi temuan ini dengan kelompok baru yang terdiri dari 112 peserta. Kali ini, para peneliti menyertakan ukuran motivasi untuk berempati, dengan meminta peserta memilih antara terlibat dengan perasaan sendiri atau mencoba membayangkan perasaan orang lain

Baca Juga:  Kendali Diri untuk Tidak Mudah Dimanipulasi dan Tidak Menguras Energi

Seperti dalam studi pertama, kerendahan hati intelektual dikaitkan dengan akurasi empati yang lebih besar menggunakan salah satu dari dua metrik empati. Sekali lagi, yang memiliki kerendahan hati yang lebih tinggi menunjukkan kesenjangan yang lebih lebar antara perhatian empati dan tekanan pribadi.

Untuk menguji apakah kerendahan hati intelektual dapat ditingkatkan secara eksperimental, para peneliti melakukan studi ketiga menggunakan desain antar-subjek dengan 209 partisipan.

Satu kelompok ditugaskan untuk membaca materi dan menjawab pertanyaan yang dirancang untuk menumbuhkan kerendahan hati intelektual, sementara kelompok lain dihadapkan pada konten yang menekankan keyakinan intelektual. “Kerendahan hati intelektual memiliki nilai penting, terutama saat situasi dan hubungan sedang sulit,” kata Lehmann. (ndi)

 

SHARE
Tag :gangguan kecemasankesehatan jiwaMental healthpsikologi

Berita Aktual

Nunung Srimulat/ Foto: courtesy KOMPAS
Nunung Kembali Mengindap Kanker Ganas dan Segera Menjalani Operasi
Jumat, 6 November 2026
Emas Antam/ Foto: pajak
Harga Emas Antam Naik Rp8.000,- Menjadi Rp2.565 Juta Per Gram
Jumat, 6 November 2026
Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto / Foto: ANTARA
Kapolri: Pengungkapan Kasus Penyadapan Murni Penegakan Hukum
Kamis, 5 November 2026
Moment saat Joko Widodo menunjukkan ijazah di depan pengunjung sidang PN Jakarta Timur/ Foto: courtesy Kompas
Joko Widodo Menunjukkan Ijazah SD sampai Sarjana di Depan Pengunjung Sidang
Kamis, 5 November 2026
Logo WhatsApp / Foto: capture Gizmochina
WhatsApp Menerbitkan Saran untuk Menerbitkan Foto dan Stiker
Kamis, 5 November 2026

Mental Health

Ilustrasi bermain gim bersama teman/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Bermain Bersama Teman Mengurangi Kecanduan Gim Video

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gudang Pendingin Layanan Darah Prancis Berhasil Dibobol oleh Peretas

Joko Widodo Datang dengan Membawa Ijazah di PN Jakarta Timur

Commposition 2026 Jadi Momentum Kupas Tuntas Branding hingga Peluncuran S3 Ilmu Komunikasi

Observatorium Swift Milik NASA Sedang Jatuh Menuju Kawasan Dekat Indonesia

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tersangka Penyadapan Ilegal Nomor Telepon Presiden

More News

Penyuka hujan memiliki banyak kepribadian unik yang bisa diselami / Foto : Freepik

Orang Penyuka Hujan Sering Kali Menunjukkan Kepribadian Unik Ini

Minggu, 27 April 2025
Emosi yang tidak terprediksi bisa karena pengalaman masa kecil/ Foto : Freepik

Perilaku Orang yang Tumbuh dalam Rumah Tangga yang Kacau

Sabtu, 15 Maret 2025
Ilustrasi pendidikan anak usia dini / Foto : Freepik

Pendidikan Orang Tua Bisa Mendorong Kepribadian Narsisisme di Usia Dewasa

Rabu, 11 Juni 2025
Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: Freepik

Penelitian Menunjukkan Bahwa Musik Bisa Meredam Rasa Nyeri

Minggu, 19 Oktober 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id