Aktual.co.id – Terkait peristiwa mobil Bakan Gizi Gratis yang nyelonong di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta, Kepala Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Kota Administrasi Jakarta Utara Munarsi Hutapea memastikan tidak ada korban meninggal dunia.
Sebanyak 16 korban mendapat perawatan medis di RSUD Cilincing dan 5 korban di RSUD Koja. Berdasarkan informasi terkini, 14 korban yang ditangani di RSUD Cilincing sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat terapi healing pada Kamis siang.
Sedangkan dua korban lainnya di RSUD Cilincing menjalani rawat inap dan lima korban yang ditangani di RSUD Koja juga menjalani rawat inap. “Dari 21 korban itu, 20 korban merupakan siswa dan seorang korban, seorang guru,” ujar Muniarsi.
Mengutip dari ANTARA, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan seluruh biaya pengobatan 21 korban insiden tersebut ditanggung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Saat ini fokus utamanya memastikan seluruh korban mendapat penanganan terbaik dan memantau perkembangan kondisi secara berkala.
Pemprov DKI Jakarta juga menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab insiden tersebut. “Saya sudah sampaikan kepada Direktur RSUD dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, seluruh biaya pengobatan harus gratis. Semua tindakan, termasuk bedah dan perawatan lanjutan ditanggung pemerintah,” ucap Pramono. (ndi/ANTARA)
