Aktual.co.id – Banyaknya isu kenaikan harga yang beredar di masyarakat, anggota legislatif Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya Budi Leksono meminta agar pemerintah dan tokoh masyarakat memberikan penjelasan secara gamblang kepada masyarakat agar tidak memunculkan kecemasan.
“Mulai pemerintah sampai tokoh masyarakat jangan sampai memberikan pemberitaan yang membuat masyarakat semakin cemas. Maka penjelasan yang sebenarnya harus disampaikan dengan baik kepada rakyat,” kata Budi Leksono saat dijumpai di DPRD Surabaya (8/3).
Menurut Budi, jangan sampai pemberitaan tentang kenaikan harga dimainkan oleh pelaku bisnis untuk menimbun barang.
“Misalnya kenaikan harga BBM, maka ada pelaku bisnis yang nakal melakukan penimbunan kemudian dijual pada saat harga semakin tinggi. Ini kan menyulitkan masyarakat,” katanya.
Kalaupun jika ada kenaikan harga, katanya, maka peran pemerintah harus hadir di tengah masyarakat untuk meredam ketakutan.
Dia berharap, jangan sampai pemerintah ikut panik atau membuat masyarakat bingung terkait kenaikan harga yang memicu ada pebisnis nakal yang memainkan isu tersebut.
“Ada kepentingan politik maupun unsur kepemimpinan pemerintahan seolah-olah ada permainan dalam setiap kebijakan, sehingga masyarakat memandang negatif terhadap pemimpin pemerintah,” ungkapnya.
Jangan sampai isu kenaikan harga, tambah Budi, harus disikapi dengan hati-hati jangan sampai menjadi bola liar yang sulit dikendalikan.
“Pemerintah dan pemangku kebijakan harus cek kelapangan jika ada permainan dalam kenaikan harga sanksi harus ditegakkan. Di sinilah peran pemerintah serta tokoh masyarakat bersama-sama meredam isu kenaikan harga,” ungkap anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya ini.
Kehadiran pemerintah bentuknya bisa berbagai macam, katanya, mulai cek harga di pasar serta melihat secara jeli tentang adanya penimbunan yang dilakukan pebisnis nakal.
“Dikhawatirkan setiap kenaikan harga bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk keuntungan sepihak. Termasuk kenaikan harga plastik, harus dipastikan kenaikan di kelas berapa, sebab plastic memiliki golongan yang berbeda-beda,” katanya.
Jangan sampai kenaikan harga ini menjadi gejolak yang membuat suasana menjadi tidak nyaman. Di sinilah peran pemerintah untuk hadir ke lapangan untuk mencek harga tersebut kemudian penindakan hukum jika ada yang melakukan pelanggaran permainan harga maupun penimbunan. (ndi)
