• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Dedi Mulyadi Menilai Kasus Penganiayaan Dampak Ketidakpedulian Sosial di Lingkungan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Dedi Mulyadi Menilai Kasus Penganiayaan Dampak Ketidakpedulian Sosial di Lingkungan

Redaktur III Rabu, 24 Juni 2026
Share
2 Min Read
Dedi Mulyadi / Foto : Dok
Dedi Mulyadi / Foto : Dok

Aktual.co.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan, kasus penyekapan dan penganiayaan wanita di tempat kos-kosan di Kabupaten Bandung dampak dari lingkungan masyarakatnya abai, sehingga tidak terdeteksi secara dini.

“Akan peka ketika viral, itu cermin lingkungan abai terhadap peristiwa,” kata Gubernur saat kunjungan kerjanya di Alun-alun Garut, Rabu dikutip ANTARA.

Pernyataan Gubernur Jabar menanggapi peristiwa keji kasus penyekapan dan penganiayaan dengan terduga seorang pria Taufik Hidayat (30) terhadap wanita berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung yang menyebabkan kondisi korban memprihatinkan.

Disampaikan agar masyarakat harus selalu peka terhadap kondisi di lingkungan sekitarnya dengan menanyakan identitas setiap warga baru di lingkungannya.

Baca Juga:  Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Ditahan di Sel Khusus Polda Jabar

Tujuannya untuk mengetahui warga tersebut pasangan suami istri atau bukan, dan tidak membiarkan setiap pasangan berada di tempat kos tanpa menunjukkan surat nikah.

Ia mengatakan sistem lingkungan yang baik yakni menerapkan wajib lapor 1×24 jam, dan kasus yang saat ini terjadi tidak menjalankannya untuk memberitahukan kepada pengurus RT/RW setempat.

Menurut dia perkembangan teknologi saat ini cukup mudah mencatat identitas kemudian melaporkan setiap warga baru dengan cukup memotret wajahnya kemudian memasukkan ke data penduduk sementara.

“Harusnya itu (pelaku dan korban) terdata, yang datang difoto wajahnya, setelah itu masukin dalam data penduduk sementara,” katanya.

Baca Juga:  Kemenkes Siaga Tren Kenaikan COVID-19 di RI

Diharapkan orang tua harus lebih aktif mengawasi anak-anak terutama anak perempuan untuk memastikan pergi ke mana dan dengan siapa, sehingga bisa terdeteksi keberadaannya.

Gubernur mempertanyakan terkait sistem pengamanan dan perizinan tempat usaha kos-kosan, karena selama ini diketahui tidak terdaftar oleh pemerintah daerah, kecuali yang tujuannya pungutan pajak.

Ditegaskan seluruh rumah yang dikontrakkan atau disewakan harus terdaftar sebagai unit usaha yang dapat dilakukan secara daring. (ANTARA)

SHARE
Tag :Kriminal KekerasanPenganiayaan
Ad imageAd image

Berita Aktual

Menhut Raja Juli Antoni / Foto: ANTARA
Menhut Raja Juli Sebut Helikopter Water Bombing Dioptimalkan Padamkan Kebakaran di Bromo
Minggu, 9 Agustus 2026
Joe Biden/ Foto: capture ANTARA
Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang
Minggu, 9 Agustus 2026
Penampakan Topan Dolpin/ Foto: Earth.nullscul
Tiongkok Status Siaga Topan Dolphin Hampir 100 Ribu Warga Dievakuasi
Minggu, 9 Agustus 2026
Kantor Amazon di Seattle, Washington US/ Foto: wikipedia
Amazon Akan Buka Pusat Data yang Berpotensi Sumber Polusi Iklim di AS
Minggu, 9 Agustus 2026
Awan cendawan akibat bom atom di Nagasaki/ Foto: wikipedia
Hari Peringatan Nagasaki Mengenang Bahaya Dampak Bom Atom
Minggu, 9 Agustus 2026

Mental Health

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Direktur Mossad Pecat 2 Pejabat Senior karena Gagal Gulingkin Rezim Iran

Polisi Temukan 996 Pucuk Senjata di Sebuah Sekolah Swasta di Pondok Pinang Jakarta Selatan

Seungmin Tidak Ikut Berpartispasi Promosi Stray Kids karena Pemulihan Sakit

Hari Frozen Custard yang Cocok Dikonsumsi pada Musim Panas

Thailand Akan Mengajukan RUU Kepemilikan Senjata Api Pasca Penembakan di Sekolah

More News

La Guaira, kota yang paling parah terkena gempa bumi di Venezuela/ Foto: anadolu

Jumlah Korban Meninggal Gempa Bumi Venezuela Mencapapi 2.645 Orang

Sabtu, 4 Juli 2026
Tampilan bibit siklon tropis di samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat/ Foto: BMKG

Bibit Siklon Terbentuk Menyebabkan Hujan di Beberapa Wilayah Indonesia

Kamis, 11 Desember 2025
Ilustrasi hujan lebat/ Foto: freepik

Sebagian Wilayah Diguyur Hujan Ringan Hingga Sedang di Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026
Rumah Sakit Indonesia di Gaza / Foto : Dok

Menko Polkam : dr Marwan al Sultan Sosok Pejuang Kemanusiaan

Jumat, 4 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id