Aktual.co.id – Menurut laporan di media Belanda, peristiwa cuaca ekstrem di seluruh negeri selama akhir pekan menyebabkan pembatalan festival dan konser, banjir, dan kerusakan di berbagai daerah.
Menurut data dari Institut Meteorologi Kerajaan Belanda (KNMI), lebih dari 300.000 sambaran petir terdeteksi di negara tersebut antara pukul 02.00 pagi hari Sabtu, 27 Juni dan pukul 02.00 pagi hari Minggu, 28 Juni 2026.
Jumlah totalnya mungkin lebih tinggi karena badai yang terjadi setelah pukul 02.00 belum dimasukkan dalam perhitungan.
Meskipun lebih dari 100.000 sambaran petir telah tercatat dalam beberapa tahun terakhir, peristiwa ini hanya terjadi beberapa kali.
Peringatan telah dikeluarkan bahwa kejadian ekstrem seperti curah hujan lebat dan badai hebat mungkin terjadi lebih sering selama bulan-bulan musim panas akibat dampak perubahan iklim.
Pihak berwenang meyakini bahwa aktivitas petir yang intens ini mungkin merupakan salah satu yang tertinggi yang tercatat sejak tahun 2004.
Di ibu kota Amsterdam, hujan lebat menyebabkan jalanan tergenang banjir. Pasukan keamanan setempat telah meminta agar saluran telepon darurat tidak disibukkan secara tidak perlu. (ndi/Anadolu)