• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tak Berhenti di Seminar, UPN Veteran Jatim dan Kemenag Susun Modul Literasi Keuangan untuk Guru
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Tak Berhenti di Seminar, UPN Veteran Jatim dan Kemenag Susun Modul Literasi Keuangan untuk Guru

redaksi Senin, 3 Agustus 2026
Share
7 Min Read
Perwakilan dari UPN Veteran Jatim saat menyerahkan modul ke pihak Kemenag/dok.aktual.co.id
Perwakilan dari UPN Veteran Jatim saat menyerahkan modul ke pihak Kemenag/dok.aktual.co.id

Aktual.co.id – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama Kota Kediri dan Universitas Nusantara PGRI Kediri melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Transformasi Guru sebagai Agen Financial Patriotism melalui Implementasi Patriot Metric dalam Manajemen Keuangan Pribadi”, Sabtu (6/6/2026). Kolaborasi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Tidak hanya menyelenggarakan pelatihan, ketiga institusi tersebut juga mendorong penyusunan modul literasi dan manajemen keuangan secara bersama-sama yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran maupun penguatan karakter peserta didik. Penyusunan modul menjadi bentuk konkret implementasi SDG 4, karena pengetahuan yang diberikan tidak berhenti pada seminar, tetapi dikembangkan menjadi bahan ajar yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Ketua pelaksana kegiatan, Noer Aida Triandini, S.Si., M.M., M.Sc., menjelaskan bahwa kolaborasi perguruan tinggi dengan Kantor Kementerian Agama Kota Kediri diperlukan agar materi yang disusun sesuai dengan kebutuhan nyata para guru. Pendekatan tersebut sekaligus mencerminkan SDG 17, yang menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam menghadirkan solusi pendidikan yang aplikatif.

Kegiatan dibuka oleh Noer Aida Triandini dan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Kediri serta Universitas Nusantara PGRI Kediri. Keterlibatan pemerintah dan perguruan tinggi dalam satu forum diharapkan dapat memperluas jangkauan program literasi keuangan kepada sekolah dan madrasah, sejalan dengan target SDG 4 untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan yang relevan dan berkualitas.

Kolaborasi tersebut juga diperkuat melalui kesepahaman kelembagaan antara UPN “Veteran” Jawa Timur dan Kantor Kementerian Agama Kota Kediri. Kerja sama ini membuka peluang bagi pelaksanaan pelatihan lanjutan, pendampingan guru, penelitian bersama, serta penyusunan dan pengembangan modul pembelajaran, sebagai implementasi nyata SDG 17.

Baca Juga:  PCO : Reshuffle Kabinet Mungkin Bisa Terjadi

Modul yang akan dikembangkan diarahkan untuk membantu guru memahami sekaligus mengajarkan pengelolaan keuangan pribadi, pembedaan kebutuhan dan keinginan, penyusunan anggaran, kebiasaan menabung, pengelolaan risiko, dan konsumsi yang bertanggung jawab. Muatan tersebut berkaitan langsung dengan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Sejumlah akademisi dan praktisi terlibat sebagai pemateri, yaitu Prof. Dr. Indrawati Yuhertiana, M.M., Ak., CMA. dari Program Studi Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur; Dr. M. Anas, S.E., M.M., M.Si., Ak., C.A. dari Program Studi Akuntansi Universitas Nusantara PGRI Kediri; Dr. Eunike Rose Mita L., S.Pd., M.Pd. dari Program Studi Ekonomi Pembangunan UPN “Veteran” Jawa Timur; serta Noer Aida Triandini, S.Si., M.M., M.Sc. dari Program Studi Ekonomi Pembangunan UPN “Veteran” Jawa Timur. Kolaborasi multidisiplin tersebut memperkuat pelaksanaan SDG 17 sekaligus memperkaya substansi modul bagi guru.

Turut berperan dalam kegiatan itu Lilik Bopo Lelono, S.PAK., M.Si. dari Kantor Kementerian Agama Kota Kediri. Keterlibatan unsur Kementerian Agama diperlukan agar pengembangan modul dapat disesuaikan dengan karakteristik guru, sekolah, dan madrasah di lingkungan Kota Kediri, sehingga mendukung pemerataan kualitas pendidikan sebagaimana diarahkan dalam SDG 4.

Dalam materinya, Prof. Indrawati menempatkan literasi keuangan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan bela negara modern. Guru diharapkan mampu membekali peserta didik agar terhindar dari judi daring, pinjaman digital bermasalah, budaya flexing, penggunaan paylater yang tidak terkendali, dan rendahnya kebiasaan menabung. Upaya tersebut mendukung SDG 4 melalui pendidikan kecakapan hidup serta SDG 8 melalui pembentukan generasi yang produktif dan tangguh secara finansial.

Baca Juga:  Gelar Produk UPPKA Jadi Bukti Nyata Keberhasilan Pembinaan UMKM Perempuan di Surabaya

Prof. Indrawati juga memperkenalkan prinsip PATRIOT, yaitu produktif menghasilkan pendapatan, mengatur pengeluaran, menabung secara rutin, merencanakan investasi, mengingat risiko keuangan, mengoptimalkan aset, dan membangun ketangguhan finansial. Prinsip itu dapat menjadi salah satu kerangka dalam modul bersama karena selaras dengan SDG 8, khususnya peningkatan kapasitas individu dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Noer Aida Triandini memberikan penekanan pada praktik pengelolaan keuangan, mulai dari mengenali sumber pemasukan, mengelompokkan pengeluaran wajib dan tidak wajib, membedakan kebutuhan dengan keinginan, hingga menyusun tujuan keuangan yang spesifik, terukur, realistis, dapat dicapai, dan memiliki batas waktu. Materi tersebut mendukung SDG 12 karena mendorong konsumsi yang lebih terencana dan bertanggung jawab.

Melalui modul yang disusun bersama, guru nantinya dapat mengadaptasi materi tersebut ke dalam pembelajaran kontekstual, diskusi kelas, latihan membuat anggaran, pencatatan pengeluaran, serta simulasi pengambilan keputusan keuangan. Model pembelajaran itu memperkuat SDG 4 karena menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam membangun kecakapan finansial.

Sementara itu, Dr. Eunike Rose Mita L. membahas pengelolaan keuangan dari perspektif nilai, moral, dan pengendalian diri. Keputusan konsumsi, menurut materi yang disampaikan, tidak cukup hanya didasarkan pada kemampuan membeli, tetapi juga perlu mempertimbangkan kepatutan, empati, kepedulian, dan prinsip hidup secukupnya. Pendekatan tersebut memperkuat SDG 12, terutama dalam pembentukan perilaku konsumsi yang berkelanjutan.

Penggabungan perspektif ekonomi, akuntansi, pendidikan, karakter, dan nilai moral diharapkan membuat modul yang dihasilkan tidak hanya berisi teori keuangan. Modul tersebut juga akan memuat contoh kasus, latihan praktis, refleksi nilai, dan panduan penerapan yang mudah digunakan guru, sehingga mendukung SDG 4 melalui inovasi bahan ajar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Tontonan, UPN Veteran Jatim Ajak Siswa SMAN 6 Surabaya Melek Film

Penyusunan modul bersama sekaligus menjadi strategi agar luaran pengabdian memiliki manfaat jangka panjang. Guru yang telah mendapatkan pelatihan dapat menggunakan modul untuk mengedukasi peserta didik, sedangkan perguruan tinggi dan Kementerian Agama dapat melakukan evaluasi serta penyempurnaan materi secara berkala. Pola tersebut mencerminkan pelaksanaan SDG 17 melalui kemitraan yang berkesinambungan.

Pada saat yang sama, pembiasaan menabung, pengendalian utang konsumtif, penyusunan prioritas, dan perencanaan masa depan yang dimuat dalam modul diharapkan mendukung SDG 8. Literasi keuangan yang baik dapat membantu guru dan peserta didik membangun perilaku ekonomi yang produktif, mengurangi kerentanan finansial, serta meningkatkan ketahanan keluarga.

Adapun pembahasan mengenai pembelian berdasarkan kebutuhan, pengendalian belanja impulsif, dan penolakan terhadap tekanan gaya hidup digital memperkuat SDG 12. Dengan keterampilan tersebut, guru dapat berperan sebagai teladan sekaligus agen perubahan menuju pola konsumsi yang lebih bijak di sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Melalui kolaborasi UPN “Veteran” Jawa Timur, Kantor Kementerian Agama Kota Kediri, dan Universitas Nusantara PGRI Kediri, kegiatan pengabdian ini diarahkan untuk menghasilkan dampak yang lebih luas. Penyusunan modul bersama diharapkan menjadi fondasi program pendidikan finansial yang dapat digunakan, direplikasi, dan dikembangkan oleh guru secara berkelanjutan, sejalan dengan SDG 4, SDG 8, SDG 12, dan SDG 17.

Penulis : Noer Aida Triandini dan Eunike Rose Mita L.

SHARE
Tag :#sdg4upnvjtUPN Veteran Jawa Timur
Ad imageAd image

Berita Aktual

Menhut Raja Juli Antoni / Foto: ANTARA
Menhut Raja Juli Sebut Helikopter Water Bombing Dioptimalkan Padamkan Kebakaran di Bromo
Minggu, 9 Agustus 2026
Joe Biden/ Foto: capture ANTARA
Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang
Minggu, 9 Agustus 2026
Penampakan Topan Dolpin/ Foto: Earth.nullscul
Tiongkok Status Siaga Topan Dolphin Hampir 100 Ribu Warga Dievakuasi
Minggu, 9 Agustus 2026
Kantor Amazon di Seattle, Washington US/ Foto: wikipedia
Amazon Akan Buka Pusat Data yang Berpotensi Sumber Polusi Iklim di AS
Minggu, 9 Agustus 2026
Awan cendawan akibat bom atom di Nagasaki/ Foto: wikipedia
Hari Peringatan Nagasaki Mengenang Bahaya Dampak Bom Atom
Minggu, 9 Agustus 2026

Mental Health

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Polisi Temukan 996 Pucuk Senjata di Sebuah Sekolah Swasta di Pondok Pinang Jakarta Selatan

Seungmin Tidak Ikut Berpartispasi Promosi Stray Kids karena Pemulihan Sakit

Hari Frozen Custard yang Cocok Dikonsumsi pada Musim Panas

Thailand Akan Mengajukan RUU Kepemilikan Senjata Api Pasca Penembakan di Sekolah

Sebanyak 56 Jenasah Membusuk Ditemukan di Sebuah Rumah Duka di Chicago

More News

Ilustrasi gempa bumi / Foto : freepik

Gempa Rusia Merembet Peringatan Tsunami di Manokwari

Rabu, 30 Juli 2025
Petugas kesehatan sedang mengukur suhu badan warga/ Foto: anadolu

Jumlah Kasus Ebola Melampaui 300 di Republik Demokratik Kongo

Selasa, 2 Juni 2026
Tedros Adhanom Ghebreyesus / Foto: Anadolu

WHO Mengatakan Kasus Ebola Makin Mengkhawatirkan di Kongo

Sabtu, 23 Mei 2026
Pemerintah tidak menaikkan tarif PLN pada Juli - September 2025 / Foto : PLN

Pemerintah Memutuskan Tidak Menaikkan Tarif Listrik PLN pada Juli – September 2025

Minggu, 29 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id