Aktual.co.id – Semangat membangun harmoni dalam keberagaman digaungkan mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Merajut Toleransi, Memperkuat Persatuan Melalui Moderasi Beragama” di MAN 1 Surabaya, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan yang diikuti puluhan siswa kelas XI-G itu berlangsung hangat dan interaktif. Sosialisasi ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran yang dibimbing oleh Drs. Saifudin Zuhri, M.Si, dosen UPN Veteran Jatim. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya menanamkan pentingnya nilai moderasi beragama sebagai fondasi toleransi dan perekat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Sebelum penyampaian materi, para peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal mereka tentang konsep moderasi beragama. Hasilnya menunjukkan sebagian besar siswa telah memiliki dasar pengetahuan yang baik. Namun, mahasiswa tetap mengajak peserta untuk memperdalam pemahaman melalui diskusi dan contoh-contoh aktual dalam kehidupan sekolah maupun masyarakat.
Materi kemudian disampaikan dengan gaya interaktif dan ringan, dikemas menggunakan media presentasi dan permainan edukatif agar mudah diterima oleh siswa. Suasana kelas semakin hidup ketika sesi tanya jawab dibuka. Berbagai pertanyaan kritis muncul dari peserta, mulai dari cara menerapkan sikap moderat dalam pergaulan hingga upaya menghindari sikap intoleran di media sosial.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin siswa memahami bahwa moderasi beragama bukan sekadar konsep, tetapi cara hidup yang menumbuhkan empati, saling menghargai, dan menjaga persatuan,” ujar Saifudin Zuhri, dosen pembimbing kegiatan dari UPN Veteran Jatim.

Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa memberikan hadiah simbolis kepada siswa yang aktif selama kegiatan. Di akhir acara, mereka menyerahkan modul pembelajaran cetak kepada pihak sekolah. Modul tersebut berisi ringkasan materi, nilai-nilai moderasi beragama, serta panduan sederhana agar siswa dapat belajar secara mandiri di rumah.
Dosen pendamping kegiatan, Drs. Saifudin Zuhri, M.Si, menambahkan bahwa kegiatan semacam ini merupakan wujud nyata penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga mengaplikasikan ilmunya secara langsung di tengah masyarakat. Melalui sosialisasi ini, mereka belajar berinteraksi, berkomunikasi, sekaligus menebarkan pesan toleransi dan kebersamaan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respon positif dari seluruh peserta. Harapannya, kegiatan ini menjadi pengalaman bermakna yang menumbuhkan kesadaran pentingnya hidup rukun dalam perbedaan. Dengan semangat moderasi beragama, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perdamaian dan menjaga persatuan bangsa di masa depan. (Penulis: Saifudin Zuhri)
