• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mengenal Gunung Carstensz yang Dikenal Ekstrim
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Mengenal Gunung Carstensz yang Dikenal Ekstrim

Redaktur III Senin, 3 Maret 2025
Share
1 Min Read
Puncak Gunung Carstenszsaat tertutup salju/ Foto : wikipedia
Puncak Gunung Carstenszsaat tertutup salju/ Foto : wikipedia

Aktual.co.id –  Puncak Jaya atau Piramida Carstensz mempunyai ketinggian 4.884 mdpl dan di sekitarnya terdapat gletser dengan nama yang sama yakni gletser Carstensz.

Gletser Carstensz adalah satu-satunya gletser tropika di Indonesia yang tersisa dan secara perlahan mulai menipis akibat pemanasan global. Puncak ini merupakan gunung tertinggi di Indonesia dan ke-7 tertinggi di Asia Tenggara.

Gunung Carstensz, tidak seperti gunung berapi, dia memiliki kapur dan dolomit yang tajam. Gunung ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Lorentz yang diakui situs warisan dunia oleh UNESCO tahun 1999.

Taman nasional ini menjadi tempat tinggal bagi suku asli Papua seperti Suku Nduga, Dani Barat, Amungme, Sempan, dan Asmat. Pendakian ke Gunung Carstensz dikenal termahal di dunia. Biaya untuk mendaki gunung ini dapat mencapai sekitar Rp 25 juta per orang.

Baca Juga:  Perbaikan Jalur Pendakian Menuju Gunung Rinjani

Biaya ini faktor akses yang sulit serta biaya yang tidak menentu. Untuk mendaki gunung ini pendaki wajib memiliki persiapan yang matang, baik fisik maupun perlengkapan. Ketinggian 4,884 MDPL menjadikan puncak tersebut memiliki cuaca ekstrim.

Pada tahun 1963, puncak ini berganti nama menjadi Puncak Soekarno, setelah itu kemudian diganti menjadi Puncak Jaya. Nama Piramida Carstensz sendiri masih digunakan di kalangan para pendaki. (ndi/ berbagai sumber)

SHARE
Tag :CartenszFiersa BesariJayawijayaPapua
Ad imageAd image

Berita Aktual

Lokasi gempa bumi di Jepang/ Foto: NHK
KBRI Tokyo Mengimbau WNI Mengikuti Arahan Otoritas Jepang Terkait Gempa
Selasa, 28 Juli 2026
Titik gempa bumi di Prefektur Kumamoto, Jepang/ Foto: Vietnam
Gempa Bumi Memaksa Lebih dari 150 Ribu Orang Mengungsi di Jepang
Selasa, 28 Juli 2026
Lokasi gempa bumi di Jepang/ Foto: NHK
Gempa Bumi Magnitudo 7,1 Berpotensi Tsunami Terjadi di Jepang
Selasa, 28 Juli 2026
Tangkapan layar - Lembar salinan dokumen Perpres RI Nomor 40 Tahun 2026/ Foto: ANTARA
Presiden Prabowo Terbitkan Perpres Tujuh Kejaksaan Negeri Baru
Selasa, 28 Juli 2026
Aplikasi Gojek/ Foto: Ist
Layanan Dompet GoPay dan GoFood Mengalami Gangguan Sistem
Selasa, 28 Juli 2026

Mental Health

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Topan Noul Memaksa 700 Ribu Orang Mengungsi di Guangdong

Kemenkes: Peningkatan Kasus HIV Karena Keberhasilan Perluasan Deteksi Dini di Sidoarjo

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 5,5 Mengguncang Kab Kupang

Satu Korban Meninggal Dunia Dampak Bentrokan di Menteng Jakarta Pusat

More News

Ilustrasi daging/ Foto: freepik

Hari Tasyrik Umat Islam Dilarang Berpuasa untuk Menikmati Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026
Masyarakat Badui yang masih menyimpan tradisinya / Foto : capture ANTARA

Warga Badui Laksanakan Seba Tanggal 2 – 4 Mei 2025

Minggu, 20 April 2025
Kue kering pertapa/ Foto: national today

Asal Mula Kue Kering Dipercaya Karena Kesalahan Mengatur Suhu Oven

Sabtu, 15 November 2025
Warga memadati kampungBaduy untuk melihat dari dekat Saba Baduy Lebak, Banten / Foto : capture ANTARA

Pengunjung Padati Saba Badui di Lebak, Banten

Senin, 12 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id