• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kebiasaan Buruk Akibat Pola Asuh Masa Kecil yang Berdampak di Usia Dewasa
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Uncategorized

Kebiasaan Buruk Akibat Pola Asuh Masa Kecil yang Berdampak di Usia Dewasa

Redaktur III Rabu, 2 April 2025
Share
4 Min Read
Pola asuh bisa menciptakan kebiasaan masa kecil. / Foto : Freepik
Pola asuh bisa menciptakan kebiasaan masa kecil. / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Kadang pola yang diperoleh di masa kanak-kanak dapat membuat seseorang mendapatkan hasil yang kurang memuaskan saat dewasa. Minh Tran seorang penulis sekaligus praktisi mindfulness, memberikan tanda seseorang memiliki pola asuh yang kurang teredukasi sehingga berpengaruh ketika dewasa.

Selalu Mengutamakan Orang Lain

Sering diajarkan jika mementingkan kepentingan golongan dibanding kepentinga pribadi adalah hal baik. Ketahuilah prinsip tersebut bisa merubah pola pemikiran ketika dewasa.

Ketahuilah dengan memperhatikan perasaan dan kebutuhan diri sendiri, dapat melepaskan diri kebiasaan mengutamakan orang lain. Langkah ini untuk mendapatkan kehidupan yang layak untuk diri sendiri bahkan lingkungan.

Tidak Percaya pada Harga Diri

Banyak yang salah mengartikan bahwa kerendahan hati adalah menurunkan harga diri. Pola ini bisa menjerumuskan seseorang menjadi tidak percaya diri dan cenderung menurukan harga dirinya.

Baca Juga:  Baik di Depan Kamera Tapi Kejam Saat Sendiri, Memiliki Perilaku Seperti Ini

Meskipun kerendahan hati merupakan suatu kebajikan, namun bukan berarti menurunkan harga diri. Ketika mendapatkan pekerjaan seringkali menentukan gaji tidak sesuai dengan standart yang dimiliki karena tidak dilatih untuk meningkatkan harga diri.

Kesulitan Mengekspreskan Perasaan

Di beberapa keluarga, mengekspresikan emosi tidak dianjurkan. Anak-anak diminta “berhenti menangis” atau “menjadi kuat,” yang menyebabkan menekan perasaannya.

Penekanan ini dapat berlanjut hingga dewasa, sehingga sulit bagi individu untuk mengekspresikan emosi secara efektif. Penelitian menunjukkan kurangnya ekspresi emosi dapat berdampak negatif pada kesehatan mental seseorang.

Ketika sulit mengekspresikan perasaan bisa berlatih mindfulness dengan mengakui emosi tanpa menghakimi. Ini dapat membantu menjadi lebih selaras dengan perasaan sehingga lebih nyaman dalam mengekspresikan.

Sulit Mengatakan Tidak

Tidak mungkin menyenangkan semua orang sepanjang waktu, dan terus-menerus mencoba melakukannya yang dapat membuat kelelahan.

Baca Juga:  The ride-hailing app had been facing a driver shortage driver shortage

Mulailah berlatih mengatakan tidak dalam hal-hal kecil dan tingkatkan secara bertahap ketingkat yang lebih tinggi. Seiring berjalannya waktu, akan menemukan orang menghormati batasan dan merasa lebih berdaya dalam kehidupan.

Takut Gagal

Tidak sedikit berpendapat bahwa “Lebih baik tidak mencoba daripada mencoba dan gagal.” Ketahuilah ketakutan menjadi bagian menghentikan dari mengejar impian dan ambisi seseorang.

Untuh melatih hal tersebut perlu kesadaran bahwa setiap kesalahan adalah kesempatan belajar untuk tumbuh. Ingatlah, gagal itu wajar, yang penting adalah bangkit, membersihkan diri, dan terus maju meraih impian tanpa dikekang oleh rasa takut.

Mencari Validasi Orang Lain

Jika mendapati seseorang mencari persetujuan dari orang lain, mungkin sudah waktunya mempraktikkan cinta diri. Diawali dengan mengakui pencapaian, sekecil apa pun, dan berikan validasi ini yang selama ini mencari dari orang lain.

Baca Juga:  Berhasil Rebut 10 Medali di Debut Perdana, Bukti Pembinaan Efektif GIDO Taekwondo Malang

Tidak Memprioritaskan Perawatan Diri

Jika mengutamakan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan diri sendiri dan mengabaikan perawatan diri, menjadi tanda bahwa menerima sesuatu yang kurang dari yang seharusnya.

Perawatan diri bukan hanya tentang mandi busa dan spa. Perawatan diri adalah menjaga kesehatan fisik, emosional, dan mental dengan menetapkan batasan, menghargai perasaan dan memberi diri izin untuk beristirahat.

Filsafat Timur dan kesadaran mengajarkan untuk bersikap baik kepada diri sendiri dan meluangkan waktu menyehatkan tubuh dan pikiran. Sadarilah merawat diri sendiri bukanlah hal yang egois, kebiasaan ini penting untuk kesejahteraan secara keseluruhan.

Semua berhak merawat diri sendiri, beristirahat, mengisi ulang tenaga, menyembuhkan diri, dan menjalani hidup yang dipenuhi dengan kegembiraan, kedamaian, dan kepuasan. (ndi)

SHARE
Tag :Mental healthmental sehatpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

iPhone 17 / Foto: GSM Arena
Menurut Rumor Bobot iPhone 18 Pro Lebih Tebal 2 Milimeter
Jumat, 10 Juli 2026
Jet tempur F-16 / Foto: anadolu
Pesawat Jet Tempur F-16 Milik Angkatan Udara Yunani Mengalami Kebakaran Saat Terbang
Jumat, 10 Juli 2026
Joko Widodo/ Foto: ANTARA
Joko Widodo Bertakziah ke Rumah Duka Rachmat Gobel di Jakarta
Jumat, 10 Juli 2026
Rahmat Gobel/ Foto: Kompas
Almarhum Rahmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta
Jumat, 10 Juli 2026
IU dan Lee Jong Suk/ Foto: soompi
IU dan Lee Jong Suk Dikabarkan Putus
Jumat, 10 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Polisi Menyita Batangan Emas, Mata Uang Asing dan Uang Tunai Rp479 Miliar dari Rumah Sentul

Nadiem Makarim Resmi Mendaftarkan Pengajuan Banding Kasus Chromebook ke PN Jakpus

Militer AS Kembali Melakukan Serangan Terhadap Obyek Vital di Iran

Johnson Menghadiri Pemutaran Perdana Film Moana Bersama Keluarga

Harga Emas Antam Mengalami Penurunan Rp2.643 Juta Per Gram

More News

Ilustrasi perceraian orang tua / foto : freepik

Perceraian Orang Tua Tidak Serta Merta Membuat Anak Menjadi Depresi

Sabtu, 12 Juli 2025
Mengakui sedang bersedih adalah tahapan terapi saat dighosting

Melupakan Rasa Sakit Karena Dighosting

Senin, 10 Februari 2025

Orang Cerdas Tetapi Memiliki Sedikit Teman Menampilkan Perilaku Seperti Ini

Selasa, 3 Juni 2025
Ilustrasi demensia / Foto : Freepik

Penelitian : Risiko Pikun Bisa Dimulai pada Masa Remaja

Rabu, 18 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id