• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Perceraian Orang Tua Tidak Serta Merta Membuat Anak Menjadi Depresi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Perceraian Orang Tua Tidak Serta Merta Membuat Anak Menjadi Depresi

Redaktur III Sabtu, 12 Juli 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi perceraian orang tua / foto : freepik
Ilustrasi perceraian orang tua / foto : freepik

Aktual.co.id – Banyak yang mengasumsikan bahwa anak yang diasuh orang tua bercerai selalu berakhir dengan depresi atau trauma.

“Harus disepakati dahulu bahwa keadaan kedua orang tua yang bercerai belum tentu menyebabkan seorang anak mengalami depresi,” kata dr. Hafid Algristian, Sp.KJ., M.H, psikiakter RSI Jemursari, Surabaya

Karena depresi sendiri, menurut dr.Hafid, suatu keadaan klinis yang memang bisa dihadapi oleh seorang anak di masa perjalanan hidupnya dengan atau tanpa stresor dari luar.

dr. Hafid Algristian, Sp.KJ., M.H.
dr. Hafid Algristian, Sp.KJ., M.H.

Sehingga seorang anak yang mengalami perceraian dari orang tuanya belum tentu dia berkembang menjadi keadaan depresi.

Perceraian orang tua tidak serta merta membuat anak menjadi depresi, bahwa ada kerentanan menjadi depresi memang ada.

Baca Juga:  Paparan Asbes Memiliki Risiko Penyebab Kanker Paru

Kalau mengalami keadaan perceraian orang tua biasanya anak akan kehilangan figur ayah ataupun ibu. Tapi selama mendapatkan grup support dari sekitarnya cukup baik, maka anak tersebut menjadi tangguh.

“Suportnya bisa didapatkan dari keluarga besar, guru, teman. Seperti contoh pasien saya yang berumur 7 tahun mengalami perceraian dari orang tua sejak umur 3 tahun.  Dalam perkembagannya dia cukup baik dirawat oleh kakek dan neneknya sehingga menjadi pribadi yang baik. Ketika kakeknya wafat, maka anak ini mulai goyah,” katanya.

Konsep ini tidak serta merta menjadikan perceraian membuat anak depresi. Melainkan memunculkan faktor kerentanan saja ketika anak tersebut mendapat figur pengganti dari kedua orang tuanya.

Baca Juga:  Jangan Pernah Menekan Kaum Introvert, Karena Memiliki Alasan Berikut Ini

Umumnya perceraian diawali dengan pertengkaran dalam rumah tangga. Sehingga ketika anak merasakan ada perang dingin antara kedua orang tuanya, itu suatu keadaan traumatis pada anak.

“Namun sebuah percerian belum tentu menyebabkan trauma pada anak. Jika tidak ada KDRT atau kekerasan lain, maka anak tersebut akan melewati dengan baik,” kata dr.Hafid.

Yang perlu diingat oleh masyarakat bahwa belum tentu seorang anak yang mengalami perceraian orang tua akan menjadi kenakalan remaja atau mencari validasi eksternal.

“Stigma ini yang harus diluruskan, bahwa perceraian ini bukan kemauan anak, justru perceraian menjadikan anak sebagai korban. Janganlah menimpakan stigma negatif pada anak,” ucap dr.Hafid.

Baca Juga:  Situasi dalam Hidup yang Bisa Membuka Sifat Asli Seseorang Terungkap

Banyak anak di lingkungan rumah tangga bercerai tumbuh dengan baik berprestasi terlebih mendapatkan perhatian dari guru, kakek nenek dengan baik.

Di sini yang perlu ditekankan adalah anak harus ada figure pengganti. Sebagai masyarakat perlu membantu seorang anak yang menjadi korban perceraian ini untuk tumbuh sesuai dengan fitrahnya.

“Hingga pada akhirnya mendapatkan prestasi terbaik yang dicapai oleh anak ini,” ungkap dr.Hafid. Sehingga ada istilah mengasuh anak membutuhkan peran serta satu kampung.

Tidak boleh mengkaitkan sikap anak ketika orang tua bercerai menjadikan dirinya depresi. “Bahwa ada kerentanan memang iya, tapi tidak boleh disimpulkan bahwa perceraian menyebabkan depresi,” tambahnya. (ndi)

SHARE
Tag :Gangguan KejiwaanGangguan MentalMental healthperceraian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Cole Tomas Allen saat diamankan Secret Service/ Foto: daily mail
Tersangka Penembakan Jamuan Makan Malam Presiden Trump Terancam 20 Tahun Penjara
Minggu, 26 April 2026
Huawei MatePad mini/ Foto: gizmochina
Bocoran Huawei MatePad Mini 2 Terungkap Dikabarkan Peningkatan Baterai
Minggu, 26 April 2026
Proyek Jalur Lingkar Barat Kota Surabaya/ Foto: capture ANTARA
PT SMI Menyalurkan Pembiayaan Rp885,85 Miliar Pembangunan JLLB Kepada Pemkot Surabaya
Minggu, 26 April 2026
Jaafar Jackson memerankan pamannya Michael Jackson/ Foto: variety
Film Michael Tembus Box Office dengan Penghasilan Rp681 Miliar di Awal Penayangan
Minggu, 26 April 2026
Logo ADOR dan Danielle (kanan) / Foto: allkpop
Mendadak Penasehat Hukum dari ADOR Mengundurkan Diri
Minggu, 26 April 2026

Mental Health

Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik

Berikut Kebiasaan yang Menyebabkan Kerusakan Otak

Ilustrasi banyak drama di kantor/ Foto: freepik

Berikut Tanda Seseorang Berada di Lingkungan Racun

Ilustrasi panik/Foto: freepik

Watak Asli Seseorang Akan Muncul Saat Mengalami Seperti Ini

Ilustrasi/ Foto: freepik

Cara Kendalikan Diri Ketika Menghadapi Situasi Penuh Emosi

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Drama Korea ‘Perfect Crown’ Menduduki Rating Tertinggi Paling Banyak Ditonton

Meta dan Microsoft Akan Melakukan Pengurangan Jumlah Karyawan untuk Efisiensi AI

Kantor Kejaksaan Korsel Menolak Permintaan Surat Perintah Penangkapan Bang Si Hyuk

Berikut Tanda Seseorang Berada di Lingkungan Racun

KPK: Masuk Anggota Parpol Bisa Menjadi Sumber Terciptanya Korupsi

More News

Kecemasan ditandai dengan tidak bisa tidur./ Foto : Freepik

Kurang Tidur pada Remaja Dikaitkan dengan Kecemasan dan Depresi

Kamis, 20 Maret 2025
Ilustrasi atasan racun/ foto: freepik

Cara Menghadapi Lingkungan Kerja yang Beracun

Selasa, 13 Januari 2026
Ilustrasi anak menggunakan media sosial/ Foto: freepik

Pemerintah Australia Melarang Anak Usia di Bawah Usia 16 Tahun Memiliki Akun Media Sosial

Kamis, 4 Desember 2025
Ilustrasi kepemimpinan / Foto: Freepik

Penelitian : Pemimpin Radikal Meningkatkan Loyalitas pada Pendukung

Sabtu, 13 September 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id