• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kecemasan yang Membuat Penderiatanya Merasa Tersiksa
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kecemasan yang Membuat Penderiatanya Merasa Tersiksa

Redaktur III Kamis, 1 Mei 2025
Share
4 Min Read
Kecemasan butuh pendampingan untuk latihan meredam gejolak dalam pikirannya / Foto : Freepik
Kecemasan butuh pendampingan untuk latihan meredam gejolak dalam pikirannya / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Orang – orang yang mengalami gangguan kecemasan, mengaku tersiksa dengan kondisinya. Suasana batin tidak menentu membuat kualitas hidupnya menjadi tidak stabil.

Berikut tanda kecemasan yang diarangkum oleh psikolog Issabela Chase yang membuat penderitanya terganggu oleh kehidupan kesehariannya.

Berpikir Berlebihan

Berpikir berlebihan itu seperti angin puyuh. Begitu mulai berputar, sulit untuk menghentikannya.  Bagi pemilik gangguan cemas, ini adalah wilayah yang sangat mengganggu.

Penderita cemas sering menganalisis secara berlebihan setiap percakapan, setiap gerakan, setiap keheningan. Pertanyaan pertanyaan yang berlebihan berseliweran di benaknya sehingga membuatnya menjadi tidak nyaman.

Selalu Mencari Kepastian

Kebutuhan untuk diyakinkan muncul di dalam pemikiran penderita cemas. Hal ini kondisi yang sangat melelahkan.

Beberapa kali orang cemas ingin menanyakan kepastian kepada siapapun yang dipikirkannya. Kecemasan ini membuatnya tidak stabil sehingga memunculkan pemikiran yang berlebihan terhadap yang dihadapi.

Baca Juga:  Alasan Orang Menghindari Kedekatan dengan Orang Lain, Memiliki Pengalaman Masa Kecil Seperti Ini.

Takut Ditinggalkan

Orang-orang yang memiliki keterikatan yang cemas sering kali bergulat dengan ketakutan ini. Dirinya khawatir orang-orang yang dicintai akan meninggalkannya. Ketakutan ini dapat merasuki tindakan dan perilakunya.

Memahami ketakutan ini dan sangat penting dalam mengelolanya. Ini membangun kepercayaan dalam hubungan dan mengingatkan diri sendiri bahwa tidak semua orang akan meninggalkannya. Ini adalah proses yang menantang, tetapi ingatlah, setiap langkah maju adalah kemajuan.

Menghindari Konflik dengan Segala Cara

Bagi yang memiliki  gangguan cemas, konflik dapat terasa seperti ancaman terhadap hubungan dengan dirinya. Dalam pikirannya ada khawatir setiap perselisihan atau pertengkaran menyebabkan putusnya suatu hubungan.

Belajar menghadapi konflik dengan cara yang sehat merupakan bagian penting dalam menjaga hubungan yang kuat. Ingat, ini bukan tentang menang atau kalah dalam pertengkaran, tetapi tentang memahami satu sama lain dengan lebih baik dan menemukan solusi bersama.

Baca Juga:  Awas Berikut Kalimat Racun Dipakai untuk Merendahkan Mental Pasangan

Meminta Maaf Secara Berlebihan

Meminta maaf secara berlebihan, salah satu tanda yang dimiliki orang dengan gangguan cemas. Beberapa orang akan merasa tidak nyaman dengan perilaku ini, namun begitulah kondisi orang dengan cemas.

Memang tidak mudah untuk menghentikan kebiasaan mengatakan “Maaf” sepanjang waktu, tetapi penting untuk diingat bahwa tidak semuanya salah diri sendiri. Terkadang, tidak apa-apa untuk tidak meminta maaf.

Memberikan Kompensasi Berlebihan

Bagi yang memiliki keterikatan yang cemas sering kali berusaha keras menunjukkan cintanya. Orang ini akan terus-menerus menghujani pasangannya dengan pujian, hadiah, atau perhatian, dengan harapan dapat meyakinkan diri sendiri tentang perasaan pasangannya.

Baca Juga:  Orang Memonopoli Pembicaraan Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Namun, ungkapan kasih sayang yang berlebihan ini terkadang terasa memberatkan bagi orang lain. Hal itu dianggap tidak tulus sehingga orang dengan kecemasan dianggap terlalu berlebihan.

Berjuang Menikmati Waktu Sendirian

Perjuangan menghadapi kesendirian ini dapat bermula dari rasa takut akan ditinggalkan. Dirinya khawatir jika dilupakan atau digantikan.

Butuh pendampingan dan pemahaman agar bisa menerima fakta sesungguhnya. Belajar menikmati kebersamaan merupakan bagian penting dari pertumbuhan pribadi dan hubungan yang sehat.  Mengabaikan Batasan Pribadi

Batasan adalah garis tak kasat mata yang menentukan antara seseorang dengan orang lain. Batasan penting untuk menjaga hubungan yang sehat.

Orang yang memiliki cemas sering kali kesulitan menetapkan batasan. Dirinya mengatakan jika menetapkan batasan maka akan terhindar dengan orang yang selama ini dicintai. (ndi)

SHARE
Tag :anxietyGangguan CemaskecemasanMental health

Berita Aktual

Austrian Airlines/ Foto: Ist
Austrian Airlines Menerima Ancaman Bom Usai Lepas Landas dari Tel Aviv Israel
Senin, 19 Oktober 2026
Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini
Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi
Senin, 19 Oktober 2026
Ilustrasi konsultasi KPU dan DPR RI/ foto: gemini
Pasal Selundupan PKPU dan Ujian Pengawasan DPR
Senin, 19 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia

Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka

Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer

Sekjen PBB Antonio Guterres Akan Berkunjung ke Indonesia

More News

Tujuh Cara Mengatasi Kecemasan

Selasa, 4 Februari 2025
Kepribadian narsissistik lebih banyak menggunakan media sosial untuk aktualisasi diri/ foto : Freepik

Kepribadian Narsissisme Dekat dengan Media Sosial untuk Validasi Diri

Senin, 17 Maret 2025
Orang yang memilki mental kuat tidak mudah vialidasi ekseternal/ Foto: freepik

Berikut Ciri Orang yang Mimiliki Stabilitas Mental Dalam Diri

Selasa, 10 Februari 2026
Ilustrasi/ Foto: freepik

Memaafkan Langkah Menyehatkan Mental Seutuhnya

Senin, 16 Maret 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id