• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Perilaku Orang Menggunakan Tidur Sebagai Pelarian Masalah
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Perilaku Orang Menggunakan Tidur Sebagai Pelarian Masalah

Redaktur III Rabu, 26 Maret 2025
Share
3 Min Read
TIdur biasa dijadikan untuk pelarian masalah/ Foto : Freepik
TIdur biasa dijadikan untuk pelarian masalah/ Foto : Freepik

Aktual.co.id – sebagian orang tidur digunakan untuk beristirahat agar bugar besuk harinya. Namun ada yang menggunakan tidur sebagai pelarian dari masalah. Berikut perilaku orang yang menggunakan tidur sebagai pelarian berdasar analisa penulis sekaligus psikolog Farley Ledgerwood.

Durasi Tidur Lebih Lama

Dalam bidang psikologi, tidur sering diartikan sebagai mekanisme penanggulangan. Ketika dihadapkan dengan masalah yang besar atau emosi yang menyusahkan, sebagian orang menemukan pelipur lara dalam bentuk tidur yang damai.

Namun jika melihat seseorang secara konsisten menghabiskan lebih banyak waktu tidur dari biasanya atau mencari waktu tidur sepanjang hari, bisa jadi indikasi bahwa menggunakan tidur sebagai pelarian.

Kesulitan Bangun Tidur

Perilaku ini diamati banyak psikolog. Orang yang menggunakan tidur sebagai pelarian, sering kesulitan bangun tidur. Mereka memencet tombol tunda berulang kali agar bisa kembali tidur nyenyak.

Baca Juga:  Alasan Orang Kesulitan Meminta Dukungan Emosional

Bagi individu yang menggunakan tidur sebagai pelarian, keadaan tidak sadar seperti tidur bisa menjadi tempat tinggal yang aman daripada masalah dunia nyata.

Keinginan Kuat untuk Menyendiri

Orang yang menggunakan tidur sebagai pelarian sering kali menunjukkan kecenderungan untuk mengisolasi diri. Perilaku ini bukan tentang mencari kedamaian, melainkan menghindari konfrontasi dengan masalah mereka.

Saat seseorang mencari tempat perlindungan dalam tidur, mereka menghindari interaksi sosial atau rangsangan eksternal apa pun yang dapat mengganggu pelarian mereka.

Perubahan Nafsu Makan

Dalam konteks ini, individu yang menggunakan tidur sebagai pelarian juga menunjukkan perubahan dalam kebiasaan makan sebagai bentuk mengatasi masalah.

Baca Juga:  Kegiatan Malam Agar Tetap Bersemangat dan Bahagia Esok Hari

Jika mengamati perubahan drastis dalam nafsu makan seseorang bersamaan dengan peningkatan durasi tidur, mungkin merupakan indikasi menggunakan tidur sebagai mekanisme penanggulangan.

Kurangnya Motivasi

Orang yang menggunakan tidur sebagai pelarian sering kali menunjukkan kurangnya motivasi. Tingkat energi menurun dan tampak tidak tertarik pada aktivitas yang pernah dinikmati. Kelesuan ini tidak hanya bersifat fisik; tetapi juga emosional dan mental.

Jika melihat seseorang kehilangan minat pada hobinya atau kekurangan energi untuk menjalani hidup, ditambah meningkatnya waktu tidur, mungkin tanda menggunakan tidur sebagai pelarian dari masalah.

Lonjakan Energi Tak Terduga

Baca Juga:  Kepribadian Orang yang Hampir Mendapatkan Apa yang Diinginkan

Maksud ledakan energy tidak terduga adalah diarahkan pada aktivitas yang tidak melibatkan banyak tenaga emosional atau mental, seperti menonton acara TV secara berlebihan atau melakukan tugas yang berulang-ulang.

Fase-fase energi ini dapat dilihat sebagai bentuk perlawanan terhadap masalah yang dihadapi. Padahal mencoba mengalihkan pikiran dan menjauhkan diri dari masalah.

Meningkatnya Rasa Jengkel

Meningkatnya rasa jengkel bisa jadi pertanda seseorang menggunakan tidur untuk melarikan diri dari masalah. Tekanan psikologis bisa bermanifestasi sebagai sumbu pendek. Gangguan kecil yang sebelumnya diabaikan tiba-tiba bisa tak tertahankan.

Jadi, jika melihat seseorang lebih banyak tidur dan lebih banyak marah, mungkin cara mengatasi masalah yang mendasarinya. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan mentalMental healthPsikologTidur

Berita Aktual

Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026
Aktifitas pemandaman kebakaran hutan dan lahan/ Foto: vietnam
Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia
Sabtu, 17 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gn Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer
Sabtu, 17 Oktober 2026
Triton Aviation / Foto: vn
Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme

Letjen TNI Kristomei Sianturi Dilanti Menjadi Kepala BNPB

Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT

More News

Orang sukses akan meninggalkan hasrat dalam hati / Foto : Freepik

Kalimat “Ikuti Hasrat Anda” Dianggap Mantra Keliru untuk Menuju Kesuksesan

Sabtu, 26 April 2025
Ilustrasi/ Foto: freepik

Cara Berkelas Agar Orang Menyesal Dan Gelisah Karena Kehilangan

Jumat, 3 April 2026
Sejumlah wanita menyembunyikan kerentanannya untuk mendapatkan validasi / Foto : freepik

Tanda Wanita yang Hidupnya Tampak Sempurna Namun Tidak Bahagia

Sabtu, 24 Mei 2025
Ilustrasi pasangan dengan ponsel / Foto : Freepik

Pasangan yang Bahagia Tidak Perlu Posting Kegiatannya di Media Sosial

Kamis, 24 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id