• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penelitian Bahwa Kepribadian Narsistik Cenderung Memiliki Sedikit Anak
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penelitian Bahwa Kepribadian Narsistik Cenderung Memiliki Sedikit Anak

Redaktur III Selasa, 27 Mei 2025
Share
2 Min Read
Ilustrasi Narsisistik yang sering menyalahkan orang lain / Foto : Freepik
Ilustrasi Narsisistik yang sering menyalahkan orang lain / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Sebuah studi yang dilakukan di Serbia menemukan bahwa individu dengan tingkat narsisme yang lebih tinggi cenderung memiliki sedikit anak.

Individu-individu ini melaporkan motivasi negatif yang lebih kuat untuk tidak memiliki anak. Pola ini terlihat jelas yang memiliki tingkat narsisme rentan. Studi ini dipublikasikan dalam Evolutionary Psychological Science .

Narsisme adalah sifat kepribadian yang ditandai dengan keegoisan, rasa penting, dan kesulitan berempati. Narsisme umumnya dibagi menjadi dua bentuk utama: narsisme muluk dan narsisme rentan.

Narsisme muluk melibatkan rasa percaya diri yang berlebihan, dominasi, hak istimewa, dan keinginan untuk dikagumi dan berkuasa.

Baca Juga:  Cara Bergaul dengan Orang Keras Kepala

Orang yang memiliki narsisme muluk sering kali berani dan karismatik dalam bersosialisasi, tetapi juga bisa eksploitatif dan meremehkan orang lain.

Sebaliknya, narsisme rentan ditandai oleh rasa tidak aman, kepekaan terhadap kritik, penarikan diri dari pergaulan, dan harga diri yang rapuh. Individu ini tampak rendah hati atau pemalu tetapi sering kali memendam perasaan superioritas dan kebencian internal.

Sementara narsisis yang muluk menyalahkan orang lain dan mencari perhatian, narsisis yang rentan lebih rentan terhadap kecemasan dan depresi.

Kedua bentuk tersebut memiliki inti yang sama yaitu mementingkan diri sendiri tetapi berbeda dalam cara mempertahankan harga diri dan cara terhubung dengan orang lain.

Baca Juga:  Cara Pria Lemah Menguras Energi Wanita Tanpa Disadari

Penulis studi Janko Međedović dan Nikoleta Jovanov bertujuan mengeksplorasi bagaimana narsisme berhubungan dengan kesuburan, yang didefinisikan jumlah anak biologis yang dimiliki  orang dengan narisisisme.

Individu dengan tingkat narsisme yang lebih tinggi memiliki lebih sedikit anak secara rata-rata. Individu ini juga melaporkan motivasi negatif yang lebih kuat untuk menghindari peran sebagai orang tua. Hubungan ini khususnya kuat di antara yang memiliki tingkat narsisme yang rentan.

Tingkat narsisme yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan ikatan romantis yang kurang aman. Individu dengan tingkat narsisme yang lebih tinggi cenderung memiliki hubungan romantis yang lebih pendek.

Baca Juga:  Lima Kalimat yang Membuat Orang Kurang Cerdas Menurut Psikologi

Studi ini menyoroti hubungan antara narsisme dan kesuburan. Akan tetapi, perlu dicatat bahwa mayoritas peserta studi tidak memiliki anak, yang berarti variabilitas indikator ini sangat terbatas. Selain itu, desain studi tidak memungkinkan kesimpulan kausal apa pun diambil dari hasil tersebut. (ndi)

SHARE
Tag :NarsisistikNarsisistik Personality DisorderNPD
Ad imageAd image

Berita Aktual

Rismon dan Gibran sesaat setelah saling memaafkan/ Foto : courtesy ANTARA
Rismon Sianipar Mendatangi Gibran Meminta Maaf Soal Ijazah Jokowi
Jumat, 13 Maret 2026
Ilustrasi advocat/ Foto: Freepik
Menjaga Etika Profesi Advokat di Tengah Tantangan Hukum Modern
Jumat, 13 Maret 2026
Yaqut Cholil Qoumas / Foto: Ist
KPK Menduga Yaqut Cholil Qoumas Menerima Uang Percepatan Haji Khusus
Jumat, 13 Maret 2026
ilustrasi depresi dengan ponsel/ Foto: freepik
Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan
Jumat, 13 Maret 2026
Warga berkumpul di sekitar gedung kantor polisi yang rusak di pusat kota Teheran, Iran/ Foto: aljazeera
Pemimpin Tertinggi Iran Menyerukan Pengkalan Militer AS untuk Ditutup atau Diserang
Jumat, 13 Maret 2026

Mental Health

ilustrasi depresi dengan ponsel/ Foto: freepik

Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan

Pemimpin narsisitik cenderung menyembunyikan sifat aslinya / Foto : freepik

Berikut Alasan Psikologis NPD Panik Ketika Titik Lemah Tersetuh

Ilustrasi berbuka dengan kurma/ Foto; Ist

Peneliti Sepakat Puasa Baik untuk Kesehatan dan Penurunan Berat Badan

Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Jisoo BLACKPINK Akan Menerima Penghargaan Madame Figaro Rising Star Award di Cannes

Google Gemini Akan Meluncurkan Prediksi Bencana Banjir Bandang

Pemimpin Tertinggi Iran Menyerukan Pengkalan Militer AS untuk Ditutup atau Diserang

Menjaga Etika Profesi Advokat di Tengah Tantangan Hukum Modern

Harga Emas Antam Turun Rp21 Ribu

More News

Makanan bisa menyebabkan sakit kepala / Foto : Freepik

Makanan Pemicu Sakit Kepala dan Migrain Parah

Jumat, 28 Maret 2025
Kecerdasan emosi mempengaruhi kemampuan membaca pada anak / Foto : Freepik

Kecerdasan Emosional Membantu Anak-Anak Menjadi Pembaca Lebih Baik

Kamis, 10 April 2025
Ilustrasi membaca / Foto : freepik

Membaca Fiksi Melawan Kesepian dan Membangun Otak Lebih Sehat

Rabu, 25 Juni 2025
Ilustrasi tetap dalam ketenangan/ Foto: freepik

Prinsip Stoicisme Membantu Mengurangi Kecemasan dan Stress

Sabtu, 8 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id