• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Merasa Sibuk Terus-Menerus Namun Tidak Pernah Maju, Bisa Jadi di Sini Masalahnya
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Merasa Sibuk Terus-Menerus Namun Tidak Pernah Maju, Bisa Jadi di Sini Masalahnya

Redaktur III Jumat, 30 Mei 2025
Share
4 Min Read
Perlu pendelegasian untuk menyelesaikan pekerjaan / Foto : Freepik
Perlu pendelegasian untuk menyelesaikan pekerjaan / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Kesibukan bisa terasa seperti produktif, tetapi tidak selalu demikian. Bahkan, sering kali berarti hanya membuang-buang waktu.

Dalam artikel ini, akan membahas mengapa seseorang merasa kewalahan dan bagaimana mengubah kebiasaan kerja untuk menjadi kunci maju.

Kurangnya Organisasi

Ruang kerja yang berantakan atau alur kerja yang tidak teratur dapat menyebabkan terbuangnya waktu dan menurunnya produktivitas. Jika terus-menerus mencari dokumen, kehilangan jejak tugas, atau melupakan tenggat waktu penting, kebiasaan kerja bisa menjadi penyebabnya.

Berinvestasi waktu untuk menata barang dapat membuahkan hasil dalam jangka panjang. Baik itu merapikan ruang kerja fisik, menerapkan sistem manajemen tugas, atau menyiapkan pengingat untuk tenggat waktu penting, sedikit penataan barang dapat memberikan manfaat besar.

Takut Mendelegasikan

Banyak yang berpikir jika dikerjakan sendiri adala sesuatu yang benar. Pola pikir ini menyebabkan menumpuk pekerjaan. Meskipun selalu sibuk, tampaknya tidak pernah membuat kemajuan dalam proyek-proyek selama ini.

Baca Juga:  Berikut Cara Percepatan untuk Adaptasi dengan Kebiasaan Baru

Belajar mendelegasikan tugas tidaklah mudah, tetapi itu perlu. Mempercayai tim dan membagi beban kerja tidak hanya meringankan beban, tetapi memungkinkan orang lain untuk berkembang dan memungkinkan mencapai tujuan tim.

Jika terjebak dalam siklus kesibukan yang konstan, mungkin ada baiknya memeriksa keterampilan delegasi. Membagi beban kerja tidak berarti kurang kompeten melainkan pemimpin cerdas yang memahami nilai kerja sama tim

Mengabaikan Perawatan Diri Sendiri

Dalam mengejar kesuksesan, sering melupakan komponen penting, yaitu diri sendiri. Mengabaikan perawatan diri dapat berdampak buruk pada produktivitas.

Bila tidak menjaga kesehatan fisik dan mental, hal itu dapat memengaruhi kemampuan untuk fokus, membuat keputusan, dan berpikir kreatif. Mungkin akan mendapati diri sibuk, tetapi tidak pernah membuat kemajuan yang berarti.

Baca Juga:  Mondar - Mandir saat Sedang Menelepon, Berikut Psikologi Kepribadiannya

Menetapkan Tujuan yang Tidak Realistis

Semua ingin meraih hal hebat sehingga menetapkan ekspektasi yang tinggi bagi diri sendiri. Namun, ketika ekspektasi ini menjadi tujuan yang tidak realistis, ekspektasi tersebut menjadi hambatan.

Bila menetapkan tujuan yang terlalu tinggi atau ambisius, hal itu dapat menyebabkan kelelahan mental sehingga hasil menjadi tidak maksimal.

Istirahat Bermanfaat

Beristirahat secara teratur meningkatkan produktivitas. Otak manusia tidak dirancang untuk fokus pada satu tugas selama berjam-jam. Setelah sekitar 90 menit fokus yang intens, perhatian mulai berkurang dan produktivitas menurun drastis.

Dengan memasukkan waktu istirahat singkat ke dalam rutinitas kerja, memberi otak kesempatan beristirahat dan mengisi ulang tenaga.

Hal ini dapat meningkatkan tingkat produktivitas, meningkatkan keterampilan memecahkan masalah, dan meningkatkan kualitas kerja secara keseluruhan.

Baca Juga:  Tanda Wanita Menguasai Seni Harga Diri, Menurut Psikolog

Masalah Prioritas

Begitu mulai memprioritaskan tugas-tugas dengan berfokus pada tugas yang paling berdampak terlebih dahulu segalanya mulai berubah. Tiba-tiba, hari kerja terasa lebih mudah dikelola, dan mulai membuat kemajuan pada proyek-proyek.

Jika selalu sibuk tetapi tidak pernah maju, perhatikan memprioritaskan tugas-tugas. Mungkin sudah waktunya untuk menilai ulang dan memfokuskan kembali usaha-usaha selama ini.

Mengerjakan Banyak Tugas Sekaligus

Dalam dunia kerja, kemampuan mengerjakan banyak tugas dianggap suatu kehormatan. Namun masalahnya  otak manusia tidak dirancang mengerjakan banyak tugas sekaligus dengan baik.

Faktanya, mengerjakan banyak tugas dapat menyebabkan penurunan produktivitas hingga 40% dan peningkatan tingkat stres.

Melakukan banyak tugas membuat merasa mampu menyelesaikan lebih banyak hal, tetapi justru menjdi penghambat untuk memperoleh target. (ndi)

 

SHARE
Tag :Gangguan KejiwaanMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Zeda Salim (paling kanan)/ Foto: IG
Zeda Salim Memutuskan Lepas Hijab untuk Bekerja Menafkahi Anak
Jumat, 17 April 2026
Jisoo BLACKPINK (kiri), Kim (Kanan) / Foto: Allkpop
Saudara Laki-Laki Jisoo BLACKPINK Terlibat Persoalan Kriminal Asusila
Jumat, 17 April 2026
Kapal Tanker di Selat Hormuz/ Foto: the guardian
Selat Hormuz Dibuka Penuh oleh Iran Selama Gencatan Senjata
Jumat, 17 April 2026
Poster The Legend of Aang: The Last Airbender / Foto: Ist
Berikut Curahan Animator Film The Legend of Aang: The Last Airbender yang Kecewa Film Bocor
Jumat, 17 April 2026
Mekkah / Foto : Ist
Polri Minta Warga Berhati-hati Praktik Penipuan Penyelenggara Haji
Jumat, 17 April 2026

Mental Health

Ilustrasi penyakit Chagas/ Foto: national today

Mengenal Penyakit Chagas yang Diperingati 14 April untuk Menekan Penyebaran

Main games strategi bisa meningkatkan kinerja otak/ Foto: freepik

Begini Cara Meningkatkan Kerja Otak Menjadi Maksimal

Ilustrasi cara melihat orang lain / Foto: freepik

Berikut Melihat Karakter Seseorang dari Cara Bersikap

ILustrasi sombong/ Foto: freepik

Berikut Cara Menghadapi Orang yang Sombong

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Bocor Secara Online

Jembatan Suramadu Ditutup Sementara untuk Uji Beban Bentang Tengah

Ketua Ombudsman RI Ditetapkan Tersangka Korupsi Tambang oleh Kejakgung RI

Ford Reorganisasi dengan Meninggalkan Doug Field Sosok Dibalik Kesuksesan Kendaraan Listrik

Meski Sempat Pingsan Anwar Usman Mengaku Lega Purna MK

More News

Doktrin minum air 8 gelas sehari tidak seluruhnya benar/ Foto : Freepik

Aturan Kesehatan yang Diakui Umum, Namun Salah Kaprah Menurut Penelitian

Sabtu, 22 Maret 2025
Ilustrasi sikap menjengkelkan / Foto : Freepik

Kebiasaan Kecil yang Membuat Orang Tidak Disukai Seketika

Minggu, 22 Juni 2025
Tetap tersenyum dan berbuat baik meski sudah disakiti/ Foto: freepik

Cara Elegan Bikin Orang yang Menyakiti Tersungkur

Jumat, 23 Januari 2026
Ilustrasi fokus pada pekerjaan/ Foto: freepik

Kendali Diri untuk Tidak Mudah Dimanipulasi dan Tidak Menguras Energi

Senin, 9 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id