• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penelitian Menyoroti Kebencian Salah Satu Pendorong Teori Konspirasi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penelitian Menyoroti Kebencian Salah Satu Pendorong Teori Konspirasi

Redaktur III Minggu, 1 Juni 2025
Share
3 Min Read
Kekecewaan memberkan keinginan untuk konspirasi / Foto : freepik
Kekecewaan memberkan keinginan untuk konspirasi / Foto : freepik

Aktual.co.id – Serangkaian penelitian baru yang diterbitkan dalam Journal of Social Issues menunjukkan bahwa dendam dapat membantu seseorag tertarik pada teori konspirasi.

Penelitian yang dilakukan psikolog di Staffordshire University dan University of Birmingham ini menemukan bahwa perasaan tidak diuntungkan secara kompetitif memicu pola pikir dendam, yang membuat orang mudah menerima teori konspirasi.

Dalam tiga studi pra-terdaftar yang melibatkan sampel representatif orang dewasa di Inggris, para peneliti menemukan bahwa perasaan tidak berdaya atau tidak dihargai secara sosial dikaitkan dengan meningkatnya pemikiran konspirasi.

Hasilnya menunjukkan dendam merupakan benang merah psikologis yang menghubungkan motif-motif rasa kecewa tersebut. Teori konspirasi memiliki konsekuensi serius. Teori ini dapat merusak kepercayaan pada sains, mendorong perpecahan sosial, dan menghambat tindakan kolektif terhadap isu-isu perubahan iklim atau kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Orang yang Terampil Menyembunyikan Rasa Tidak Aman Sering Menggunakan Kalimat Ini.

“Sebagai seorang psikolog, saya mengikuti perkembangan penelitian terbaru dan memberikan kuliah tentang subjek tersebut selama bertahun-tahun. Dari sana merasa telah menemukan area topik yang belum dieksplorasi,” kata penulis studi David Gordon , seorang dosen senior di University of Staffordshire .

Dendam, dalam konteks ini, didefinisikan keinginan menyakiti orang lain meskipun tindakan tersebut akan merugikan pribadi. Meskipun perilaku ini tidak rasional, namun para ahli teori evolusi berpendapat bahwa dendam dapat berfungsi sebagai fungsi kompetitif.

Para peneliti berhipotesis bahwa teori konspirasi dapat berfungsi sebagai saluran budaya untuk motivasi dendam ini. Dengan menolak otoritas atau keahlian lembaga yang berkuasa, para penganut agama secara simbolis dapat “menyeimbangkan kedudukan.”

Baca Juga:  Penelitian : Pemimpin Radikal Meningkatkan Loyalitas pada Pendukung

Untuk menguji apakah dendam dapat menyebabkan pemikiran konspirasi, para peneliti melakukan studi ketiga dengan 405 orang. Peserta mendapat tugas untuk membayangkan skenario di mana karakter yang diidentifikasi ditolak secara sosial demi pesaing yang lebih populer.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa keterbukaan terhadap kepercayaan teori konspirasi merupakan produk dari kekhawatiran yang lebih biasa (tetapi penting), khususnya seputar perasaan dirugikan dalam berbagai aspek kehidupan.

Artinya seseorang harus mencoba berempati terhadap teman atau anggota keluarga yang terjerumus ke dalam lubang kelinci itu. Hal tersebut juga menyerukan secara otomatis menolak ‘garis resmi’ untuk berhenti sejenak dan merenungkan apakah tindakan tersebut bisa mengancam diri sendiri.

Baca Juga:  Kegiatan Introvert yang Kurang Menyenangkan Bagi Ekstrovert

Para peneliti menyarankan bahwa penelitian di masa mendatang dapat menggunakan paradigma ekonomi perilaku seperti permainan kompetitif yang memunculkan perilaku dengki.

Para peneliti juga mengusulkan untuk mengklarifikasi apakah skala dengki menggambarkan keadaan sementara atau sifat kepribadian yang stabil. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadiankesehatan mentalMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

iPhone 17 / Foto: GSM Arena
Menurut Rumor Bobot iPhone 18 Pro Lebih Tebal 2 Milimeter
Jumat, 10 Juli 2026
Jet tempur F-16 / Foto: anadolu
Pesawat Jet Tempur F-16 Milik Angkatan Udara Yunani Mengalami Kebakaran Saat Terbang
Jumat, 10 Juli 2026
Joko Widodo/ Foto: ANTARA
Joko Widodo Bertakziah ke Rumah Duka Rachmat Gobel di Jakarta
Jumat, 10 Juli 2026
Rahmat Gobel/ Foto: Kompas
Almarhum Rahmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta
Jumat, 10 Juli 2026
IU dan Lee Jong Suk/ Foto: soompi
IU dan Lee Jong Suk Dikabarkan Putus
Jumat, 10 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Polisi Menyita Batangan Emas, Mata Uang Asing dan Uang Tunai Rp479 Miliar dari Rumah Sentul

Nadiem Makarim Resmi Mendaftarkan Pengajuan Banding Kasus Chromebook ke PN Jakpus

Militer AS Kembali Melakukan Serangan Terhadap Obyek Vital di Iran

Johnson Menghadiri Pemutaran Perdana Film Moana Bersama Keluarga

Harga Emas Antam Mengalami Penurunan Rp2.643 Juta Per Gram

More News

Selebritas dekat dengan narsisistik / foto : pyspost

Penelitian : Kekaguman Terhadap Selebritas Bisa Mempengaruhi Narsisistik

Rabu, 6 Agustus 2025
Jarang bertanya memilikiciri khas pada kepribadian seseorang / Foto : Freepik

Jika Seseorang Tidak Pernah Bertanya, Menurut Psikologi Menyimpan Sifat Berikut Ini

Rabu, 28 Mei 2025
Tetap aktif dan menghargai diri bisa menghindarkan stres / Foto : Freepik

Perilaku Agar Kehidupan Menjadi Damai dan Bebas Stres

Sabtu, 5 April 2025
Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Stres Kronis Bisa Melepaskan Sel Imun yang Ada di Tengkorak

Minggu, 21 September 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id