• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Perilaku Pria yang Menarik Namun Beracun dan Manipulasi. Berikut Ciri Menurut Psikologi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Perilaku Pria yang Menarik Namun Beracun dan Manipulasi. Berikut Ciri Menurut Psikologi

Redaktur III Kamis, 5 Juni 2025
Share
3 Min Read

Aktual.co.id – Semua orang pernah bertemu dengan pria yang tampak menarik untuk dipandang.

Namun untuk membangun masa depan dengan pria tersebut harus pikir dahulu. 

Karena ada pria menarik bukan tidak untuk diajak komitmen. Berikut tanda karakternya berdasar analisa psikolog Olivia Reid. 

Pria Ini Menolak Akuntabilitas

Pria yang menarik secara tampilan namun tidak layak dijadikan pendamping yakni tidak memiliki akuntabilitas.

Artinya pria ini tidak memiliki kesungguhan untuk membangun komitmen. 

Penelitian menunjukkan bahwa individu yang mempraktikkan akuntabilitas yang tulus seperti mengakui kesalahan dan aktif bekerja untuk memperbaiki kerusakan bisa dihandalkan ketika hidup bersamanya.

Memanipulasi Teman Secara Halus 

Tampilan pria seperti ini memang meyakinkan karena bisa merebut simpati banyak orang.

Karena memiliki humor, suka memuji, serta gaya bicara yang menarik. Namun dibalik itu semua adalah topeng untuk memanipulasi teman di lain waktu. 

Baca Juga:  Ciri Pemilik Kepribadian Racun yang Menguras Emosi Orang Lain

Hati hati jika mendapati pria yang suka memuji karena bentuk jebakan masuk ke dalam jaring manipulasinya. 

Ketika masuk dalam jaring manipulasi ya, pria ini akan menunjukkan sifat aslinya yang kejam terhadap kesehatan mental. 

Tidak segan akan merendahkan pasangan jika sudah dekat dengan dirinya. 

Fokus pada Sensasi Jangka Pendek

Pria ini bisa jadi dekat dengan siapa saja karena memiliki trik untuk menarik banyak orang.

Bisa jadi akan mengajak jalan bersama namun tidak pernah diskusi tentang arah jangka panjangnya. 

Dia menyukai petualangan kecil tanpa pernah memikirkan kehidupan jangka panjang. 

Orang ini akan melakukan perjalanan secara mendadak dan mencari aktivitas yang memompa andrenaline untuk mendapatkan validasi dari lingkungannya. 

Baca Juga:  Tanda Saling Memiliki Keterikatan Emosional Menurut Psikolog

Mengandalkan Ketertarikan Fisik daripada Keintiman Emosional 

Bisa jadi pria ini mengajak makan bersama beberapa kali, namun tidak pernah membicarakan tentang jangka panjang. 

Pria ini memang menarik untuk dipandang dan diajak ngobrol, namun tidak untuk hidup bersama. 

Dia mengandalkan ketertarikan fisik daripada ikatan emosional. Kesehariannya sibuk bagaimana penampilannya bisa menarik banyak perhatian. 

Melakukan Kegiatan Besar tapi Kurang Konsisten

Bisa jadi tiba tiba membawa hadiah yang mengejutkan. Cara ini membuat banyak orang terpesona dengan pemberian hadiahnya.

Semua tampak romantis, dan pada awalnya memang begitu. Namun pola ini tidak bertahan lama, karena setelahnya akan menunjukkan sifat aslinya yang manipulasi. 

Maka untuk mengukur akuntabilitas bisa diukur dari ketepatan terhadap janji. 

Apakah dia menghormati terhadap pasangan? Jika semua tidak terjawab, maka berhati hatilah terhadap kepribadian ini. 

Baca Juga:  Suka Setting Ponsel Model Senyap? BIsa Jadi Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Menghindari Percakapan Lebih Dalam

Penelitian menunjukkan bahwa penghindaran emosional terkadang dikaitkan dengan kecemasan atau ketakutan akan kerentanan.

Dengan kata lain, dia tidak hanya bosan, mungkin secara tidak sadar melindungi dirinya dari tanggung jawab yang datang dengan keintiman.

Jika tidak mau melangkah ke zona lebih dalam, tandanya dia tidak memiliki kesungguhan dalam keintiman emosional. 

Memprioritaskan Pengejaran Daripada Koneksi yang Tulis

Di awal pria ini seolah – olah membutuhkan seseorang, namun setelah didekati dia menjauh seolah tidak peduli. 

Pria ini menyukai pengejaran petualangan cinta namun tidak untuk komitmen bersama.

Baginya moment pengejaran adalah tahapan paling menantang namun bukan untuk keberlangsungan jangka panjang. (ndi)

 

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthPsikologPsikologi Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Lokasi gempa bumi di Kota Bogor/ Foto: BMKG
Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat
Kamis, 15 Oktober 2026
Doddy Katamsi/ Foto: Ist
Vokalis Elpamas Doddy Katamsi Meninggal Dunia
Kamis, 15 Oktober 2026
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak/ Foto: youtube setpres
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT
Kamis, 15 Oktober 2026
Ahmad Hidayat/ Foto: dok AHa
Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme
Kamis, 15 Oktober 2026
Letjen TNI Kristomei Sianturi / Foto: Ist
Letjen TNI Kristomei Sianturi Dilanti Menjadi Kepala BNPB
Kamis, 15 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menangkap 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB

KPK Menahan Lima Orang Tersangka Hasil OTT di Lingkungan BNPB

Bahlil: Kendaraan Antrian BBM Diduga Karena Isu Distribusi di Bali

Dampak Polusi Udara Karhutla Terhadap Kesehatan Respirasi

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

More News

Skrol media sosial memicu perasaan sepi/ Foto : Freepik

Penelitian Menyebutkan Skrol Media Sosial Menjebak Siklus Kesepian.

Senin, 24 Maret 2025
Kerja sama dalam rumah tangga bisa meningkatkan kebahagiaan./ Foto : freepik

Berikut Kebiasaan yang Bisa Membuat Langgeng Kehidupan Rumah Tangga

Selasa, 11 Maret 2025
Suka mode senyap pada ponsel memiliki kepribadian yang unik/ Foto : Freepik

Suka Setting Ponsel Model Senyap? BIsa Jadi Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Jumat, 25 April 2025
Ilustrasi konsumsi kafein pada kopi dan depresi / Foto : Freepik

Penelitian Ada Keterkaitan Antara Kafein dan Tingkat Depresi

Kamis, 29 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id