• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Alasan Orang Cerdas yang Diam-diam Sering Kesulitan Tidur di Malam Hari
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Alasan Orang Cerdas yang Diam-diam Sering Kesulitan Tidur di Malam Hari

Redaktur III Selasa, 24 Juni 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi tetap beraktifitas di saat malam hari / Foto : yourtango
Ilustrasi tetap beraktifitas di saat malam hari / Foto : yourtango

Aktual.co.id – Orang yang sulit tidur sering menyalahkan pekerjaan atau kesibukan hidupnya. Tidak cukup tidur bukan hanya membuat stres, tetapi juga sangat berbahaya .

Namun, sebuah tulisan di yourtango menjelaskan bahwa tidak cukup istirahat berkaitan dengan tingkat kecerdasan yang tinggi.

Karena ada alasan yang sangat spesifik membuat orang yang cerdas sulit tidur. Pikirannya yang cemerlang membuatnya tidak bisa istirahat dengan baik.

Ingin Memanfaatkan Perdamaian

Sangat jarang orang brilian mendapat kesempatan untuk bernapas. Kecerdasannya memborbardir pikiran dan masalah yang perlu diselesaikan.

Ketika sampai di rumah ada keinginan untuk tidur, namun kenyataannya memilih bermain game untuk mengalihkan keruwetan yang ada di otaknya.

Maka para psikolog menyarakan untuk berdama pada saat sampai di rumah. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan seperti menulis jurnal tentang hal bisa disyukuri, atau bermeditasi untuk menyingkirkan pemikiran negatif.

Berpikir Berlebih

Orang-orang yang cerdas selalu memiliki sejuta skenario berbeda yang berputar-putar. Mulai dari mengkhawatirkan pekerjaan hingga bagaimana hubungan dengan orang lain.

Baca Juga:  Pelatihan AMC Metode Pengelolaan Pikiran Diserbu Peserta dari Berbagai Kota

Pikirannya terjebak pada kalimat bagaimana jika. Orang ini mengkhawatirkan segalanya, karena banyak orang yang mengandalkan pekerjaannya.

Menurut  American Psychological Association , stres memengaruhi semua sistem tubuh, yang berarti dapat menimbulkan konsekuensi yang luas.

Menganalisis dan memikirkan konsekuensi tindakan memang bagus, namun tidak perlu melibatkan kekhawatiran karena orang tidak bisa mengendalikan masa datang.

Merasa Bertanggung Jawab Atas Permasalahan Dunia

Otaknya terus bertanya apakah bisa membantu orang lain atau betapa buruknya segala sesuatu, yang menyebabkan dirinya kehilangan kendali.

Dan tanggung jawab yang besar ini pasti akan membuatnya terisolasi dan sulit disalahpahami. Menurut  Asosiasi Psikologi Amerika , isolasi menyebabkan depresi dan kualitas tidur yang buruk.

Jadi meskipun merasa hebat karena menjadi brilian, orang ini cenderung terlalu khawatir terhadap hal-hal yang berada di luar kendalinya.

Baca Juga:  Begini Agar Tidak Diremehkan oleh Orang Lain

Berkembang Karena Ketidakpastian

Psikolog klinis Angelica Shiels berteori bahwa  orang dengan IQ tinggi 130 cenderung melakukan hal-hal yang berisiko. Karena orang ini ingin lebih hidup, akibat kehidupan sehari-harinya dianggap tidak menantang.

Ketidakpastian seperti ini dapat menyebabkan stress. Perilaku ini perlu mendapat bantuan profesional. Banyak terapis yang mengkhususkan diri menangani orang-orang yang cerdas dan membantu menenangkan diri ketika dalam kedaan kacau.

Burung Hantu Malam

Tidak semua orang dirancang untuk bangun pagi atau bersemangat di pagi hari. Sebagian orang ada yang menjadi burung hantu malam, artinya suka begadang hingga dini hari.

Menurut sebuah  penelitian yang diterbitkan dalam BMJ Public Health , orang yang tidur larut malam cenderung memiliki fungsi kognitif yang lebih tinggi.

Sedangkan orang-orang yang cerdas lebih suka begadang di malam hari daripada bangun pagi. Keadaan ini tidak dibenarkan, istirahat pada malam hari sangat dibutuhkan untuk persiapan kebugaran esok hari.

Baca Juga:  Topeng Kemapaman yang Dianggap Keberhasilan Oleh Sebagian Orang

Terlalu Menganalisa Segala Hal

Orang-orang intelektual adalah orang yang paling suka berpikir berlebihan tentang segala hal. Dari pekerjaan hingga hubungan asmara, pikiran bekerja sangat cepat.

Lebih buruk lagi, berpikir berlebih ini berlangsung sampai malam hari. Orang ini kesulitan mematikan otaknya yang menganalisis berbagai hal.

Hal ini berbahaya, karena menurut jurnal healthcare,  kurang tidur menyebabkan peningkatan diabetes, obesitas, hingga kecelakaan di tempat kerja.

Kreativitas Mencapai Puncaknya di Malam Hari

Dalam sebuah  penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Psychology , para peneliti menemukan hubungan antara kreativitas dan kecerdasan tinggi.

Orang dengan kecerdasan di atas rata-rata cenderung lebih kreatif. Namun, ada sisi buruknya, pikiran-pikiran kreatif tersebut muncul pada saat menjelang istirahat malam.

Bagi yang  tidak dapat tidur di malam hari karena pikiran kreatif , mungkin ada baiknya untuk bangun dan menghabiskan 15 menit menuliskan pikiran. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadiankesehatan mentalMental healthpsikologiPsikologi Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak/ Foto: youtube setpres
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT
Kamis, 15 Oktober 2026
Ahmad Hidayat/ Foto: dok AHa
Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme
Kamis, 15 Oktober 2026
Letjen TNI Kristomei Sianturi / Foto: Ist
Letjen TNI Kristomei Sianturi Dilanti Menjadi Kepala BNPB
Kamis, 15 Oktober 2026
Mencuci tangan/ Foto: freepik
Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa
Kamis, 15 Oktober 2026
Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik
Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres
Kamis, 15 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menangkap 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Dirut PT Pertamina Meminta Maaf Atas Antrian Konsumen BBM di Bali

Pemerintah Thailand Mendorong Pensiun Dini Bagi Pegawai Negeri Sipil

Israel Menolak Penerbangan Ethiopian Airlines Tujuan Tel Aviv Kerena Pilot WNI

More News

Ilustrasi Narsisistik yang sering menyalahkan orang lain / Foto : Freepik

Penelitian Bahwa Kepribadian Narsistik Cenderung Memiliki Sedikit Anak

Selasa, 27 Mei 2025
Perfeksionis dan takut ditolak diakibatkan didikan masa anak - anak / Foto : freepik

Kepribadian Orang yang Tumbuh Dalam Pola Asuh Orang Tua yang Dingin

Kamis, 22 Mei 2025
Ilustrasi kontrol gula darah/ Foto: freepik

Banyak Orang Usia 15 Tahun Tidak Mengetahui Menderita Diabetes

Selasa, 9 September 2025
Perlu komunikasi ketika diabaikan

Menghadapi Orang yang Mengabaikan

Minggu, 9 Februari 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id