• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Berikut Kebiasaan Menyebalkan yang Merasa Berhak Atas Waktu dan Energi Seseorang
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Berikut Kebiasaan Menyebalkan yang Merasa Berhak Atas Waktu dan Energi Seseorang

Redaktur III Kamis, 19 Juni 2025
Share
4 Min Read
Perilaku racun sering kali mengajak untuk berdebat dan bertengkar / Foto : freepik
Perilaku racun sering kali mengajak untuk berdebat dan bertengkar / Foto : freepik

Aktual.co.id – Tidak sedikit kepribadian seseorang memiliki pengaruh terhadap kesehatan mental di lingkungan sosial.

Semula perilaku ini tidak tampak berbahaya, namun bisa menyedot energi mental teman atau pasanngan.

Dampak jangka panjang perilaku ini bisa menggerogoti kepercayaan diri, harga diri, dan kesejahteraan. Menurut Zayda Slabbekoorn penulis bidang psikologi di yourtango, wajib hati-hati menghadapi orang seperti ini.

Mencari Perhatian dan Mencoba Mengalahkan dalam Kelompok

Orang yang merasa berhak mendapatkan perhatian selalu ingin mengalahkan orang lain terutama di lingkungan sosial.

Orang ini membutuhkan perhatian khusus sehingga tidak menghargai hubungan apapun dan menghalangi seseorang untuk bertumbuh.

“Selalu mencari validasi dan menegaskan superioritas atas orang lain untuk mengimbangi kekurangan yang dirasakan dan meringankan perasaan tidak mampu,” ungkap psikolog Mark Travers, PhD

Berulang Kali Mengabaikan Batasan

Batasan adalah cara yang sehat melindungi kedamaian seseorang terutama saat menghadapi anggota keluarga, teman, atau siapa pun yang berperan dalam hidup.

Baca Juga:  Fakta Orang Introvert Adalah Berfikir Lama Sehingga Asing dengan Teman Dekat

Namun orang yang merasa berhak cenderung melampaui batas dan memikirkan diri sendiri. Batasan orang lain sering kali dianggap sebagai hal sekunder untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

Mudah Menyalahkan Orang Lain

Orang ini mudah sekali menyalahkan orang lain selama perselisihan atau pertengkaran. Karena pada dasarnya orang ini kesulitan untuk menerima kesalahan yang dilakukan.

Orang ini sering kali berusaha membuat orang lain merasa tidak aman, tidak benar, atau tidak dianggap benar.

Orang ini dapat memicu konflik karena mengajak berdebat meski hanya persoalan kecil. Maka untuk menghadapinya menjadi orang dewasa dengan tidak meladeni setiap argument yang diucapkan serta melindungi kedamaian mental.

Mengharapkan Dukungan Tapi Tidak Pernah Memberikan Balasan

Orang-orang ini membicarakan masalahnya menjadikan situasi sebagai korban, tetapi membuat sulit melampiaskan kepadanya.

Kebutuhan akan dukungan tanpa pernah memberikan imbalan apa pun adalah salah satu kebiasaan orang-orang yang merasa berhak atas waktu dan energi ini.

Baca Juga:  Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Dengan menceritakan pengalaman traumatis, orang tidak memberi ruang bagi orang lain untuk didengarkan.

Memicu Perasaan Cemas

Pada kasus kecemasan, tanda-tanda dapat meliputi peningkatan denyut jantung, sakit kepala, ketegangan otot, dan kelelahan.

Orang ini menyebarkan terror dan rasa takut sehingga memunculkan perasaan cemas kepada individua atau lingkungan sosial.

Perilaku ini membuat orang menjadi tidak nyaman serta membuat lingkungan serba canggung. Jika perilakunya menjadikan kecemasan, para ahli menyarankan untuk menghindari demi keselamatan mental psikologis seseorang.

Memanipulasi dan Menghukum Jika Tidak Mendapat yang Diinginkan

Orang-orang dengan pola pikir sok berhak merasa pantas mendapatkan perhatian atau perlakuan khusus dari orang-orang di sekitarnya.

Ketika tidak menerima perhatian itu, orang ini cenderung menyerang. Tidak jarang akan mencari kesalahan agar dirinya mendapat pengakuan dari lingkungan.

Baca Juga:  Tips Agar Tidak Diremehkan oleh Orang Lain

Bisa jadi orang ini memberikan hukuman kepada orang terdekatnya agar memberikan perhatian kepada dirinya dan terpuaskan kebutuhan mentalnya.

Menetapkan Ekspektasi yang Tinggi

Sikap perilaku orang yang merasa berhak atas waktu dan energi adalah menetapkan harapan yang tidak realistis.

Dia melakukan ini dengan sengaja, karena memungkinkan mendapatkan apa yang diinginkan sambil membuat merasa kurang meskipun sudah berusaha sebaik mungkin.

Dengan membuat tujuan yang tidak dicapai di sekitarnya, orang ini cenderung menerima pujian untuk tujuan dirinya sendiri.

Selalu Berutang Jawaban dan Penjelasan

Orang ini  memberikan terror berutang budi kepadanya hanya karena teman atau anggota keluarga, meskipun tidak ada berkewajiban untuk melakukannya.

Maka memberikan batasan adalah cara agar tidak menjadi alat manipulasi bagi orang seperti ini. Dengan memberikan batasan maka akan mengamankan mental bagi orang yang terancam mendapat serangan dari orang yang racun. (ndi)

SHARE
Tag :Gangguan narsisistikkesehatan jiwakesehatan mentalMental healthNarsisistic Personality Disorderpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Kepulan asap membubung dari area penyimpanan bahan bakar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi / Foto: Reuters
Militer Houthi Bertanggung Jawab Terhadap Serangan di Riyadh, Arab Saudi
Minggu, 20 September 2026
Tampilan ASUS/ Foto: GSM Arena
Muncul Asus Googlebook dengan Serangkian Gambar Jelang Peluncuran
Sabtu, 19 September 2026
Julia Prastini / Foto: Ist
Hasil Tes Urin Jule Positif Mengkonsumsi Etomidate dalam Cairan Vape
Sabtu, 19 September 2026
Julia Prastini / Foto: Ist
Selebgram Jule Tertangkap Polisi Terkait Penggunaan Etomidate pada Vape
Sabtu, 19 September 2026
Prediksi tampilan Galaxy S27/ Foto: gizmochina
Sebelum Diluncurkan Berikut Kemampuan Samsung Galaxy S27 Pro dan Galaxy S27 Ultra
Sabtu, 19 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Prabowo Teriakkan Free Palestine dalam Kesyukuran 100 Tahun Ponpes Darussalam Gontor Ponorogo

Sebelum Diluncurkan Berikut Kemampuan Samsung Galaxy S27 Pro dan Galaxy S27 Ultra

KPK Geledah Rumah Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah Kementrian ATR/BPN

Korps Garda Reolusi Iran Mengumumkan Menyita Sebuah Kapal Tanker di Selat Hormuz

Beredar Video yang Menunjukkan Mark Lee Turun Popularitas

More News

Ilustrasi dialog dengan sifat sombong/ Foto : freepik

Hati – Hati Sikap Seseorang yang Menyembunyikan Kekejaman Dibalik Kesopanan

Selasa, 9 Desember 2025
Ilustrasi anak dalam kecemasan peluk orang tua / Foto : freepik

Kecemasan dan Kemarahan Anak Dapat Dilihat dari Pola Asuh Orang Tua

Minggu, 22 Juni 2025
Meditasi salah satu cara melepaskan/ Foto: freepik

Seni Melepaskan Salah Satu Cara untuk Menyembuhkan Diri

Selasa, 3 Maret 2026
Orang sukses akan meninggalkan hasrat dalam hati / Foto : Freepik

Kalimat “Ikuti Hasrat Anda” Dianggap Mantra Keliru untuk Menuju Kesuksesan

Sabtu, 26 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id