Aktual.co.id – Setelah menjadi pembicaraan di media sosial, DJ Panda buka suara usai disebut-sebut pria yang diduga menghamili Erika Carlina.
Melalui media sosial Instagram, DJ Panda menyampaikan klarifikasi sekalgus permintaan maaf kesemua pihak atas keriuhan yang selama ini terjadi.
“Sebelumnya saya minta maaf kepada semua pihak yang terkait dalam masalah ini. Kenapa saya baru bicara sekarang? Karena nama saya sudah disebut. Sebagai laki-laki, saya sudah berusaha bertanggung jawab. Maka izinkan saya untuk menceritakan kronologi dan meluruskan beberapa hal,” ujar pria yang bernama Giovanni Surya Saputra ini
Awal mulanya dirinya kenal Erika melalui live tiktok, kemudian lanjut DM, kemudian lama kehilangan kontak, sampai di bulan November kemarin janjian untuk main bilyar.
Selesai dari main biliar lanjut karaoke. Karena posisi mabuk, kemudian dilanjutkan ke salah satu tempat hingga diajak pulang ke rumah Erika.
“Kemudian, sama Erika dilarang pulang untuk menginap di rumahnya,” katanya. Besuknya DJ Panda ada event di Batam dan ditemani oleh Erika.
Besuknya berangkat ke Jambi kemudian Erika pulang ke Jakarta. Beberapa hari di sana masih intens chat dan video call.
Namun tiba – tiba ada perubahan pada diri Erika, akhirnya DJ Panda mencoba chat panjang terhadap Erika agar membalas chat tersebut.
Kemudian beberapa hari berikutnya Erika memberikan informasi jika dirinya hamil dan DJ Panda segera menginformasikan kepada orang tuanya. “Selanjutnya sama seperti yang diceritakan dalam podcast tersebut,” katanya.
Mendapat konfirmasi dari DJ Panda tersebut Erika kembali memberikan penjelasan lewat media sosial. Ia tampak memberikan respons lewat tulisan yang ada di Broadcast Message Instagramnya. Meski tak menyebut nama secara langsung, tulisan itu diduga ditujukan untuk DJ Panda.
“Nasehat aja ya, kalo mau ngarang cerita boleh. Asal pas buktinya keluar, jangan di ganti lagi ceritanya. Nanti kelihatan banget pembohongnya,” tulis Erika Carlina.

Kemudian Erika melanjutkan dalam story Instagramnya. “Kalo kalian tanya, kenapa Erika tidak diproses hukum saja?,” ketiknya.
Sudah dari awal dirinya meminta perlindungan hukum, cuma proses hukum harus disesuaikan dengan dirinya yang bolak balik ke rumah sakit.
“Untuk usia kandungan 9 bulan, aku harus pikirin fisik dan mentalku juga. Dan sengaja tidak posting apa apa tentang prosesnya. Tapi proses tetap berjalan kok, aku serahkan kepada pihak berwajib,” ungkap dalam postingan story tersebut. (ndi)
