Aktual.co.id – Layanan kereta api jalur MRT Timur Laut kembali beroperasi pada sore hari tanggal 12 Agustus 2025 setelah gangguan selama tiga jam akibat gangguan listrik di Singapura.
Gangguan ini dimulai pada pagi hari dan mempengaruhi sebagian besar jalur sehingga mengganggu penumpang saat perjalanan siang hari.
Dalam pembaruan Facebook yang diunggah pukul 14.15, operator kereta SBS Transit mengonfirmasi bahwa layanan telah dimulai kembali, tetapi memperingatkan bahwa kereta masih bertahap kembali ke jadwal”.
Untuk membantu penumpang yang terdampak, layanan bus reguler dan bus penghubung gratis tetap tersedia di halte-halte bus yang telah ditentukan.
Sebelumnya, gangguan listrik berdampak pada layanan LRT di jalur Sengkang-Punggol. SBS Transit mengumumkan di akun X pukul 14.19 bahwa layanan LRT belum tersedia dan belum memberikan informasi kembali beroperasi.
Gangguan Jalur Timur Laut kali pertama diumumkan oleh SBS Transit di X pukul 11.17 pagi dengan gangguan yang memengaruhi 11 stasiun antara Farrer Park dan Punggol Coast.
Penyebab gangguan listrik belum diungkapkan kepada publik.
Penumpang LRT dapat naik bus gratis di halte-halte yang ditentukan di stasiun LRT Sengkang-Punggol. Layanan bus gratis serupa di sepanjang Jalur Timur Laut (NEL) telah dihentikan setelah layanan kereta di sana kembali beroperasi.
“Gangguan di NEL dimulai sekitar pukul 11 pagi dan memengaruhi layanan kereta antara Farrer Park dan Punggol Coast, bentangan 11 stasiun,” kata kepala eksekutif grup SBS Transit, Jeffrey Sim, dalam sebuah posting Facebook sekitar pukul 3 sore di hari yang sama.
Layanan dipulihkan pada pukul 12.50 siang antara Farrer Park dan Buangkok dan dinyatakan kembali sepenuhnya pada pukul 2.10 siang.
Merujuk The Straits Times, Jeffrey Sim memposting di media sosialnya bahwa layanan bus gratis dan reguler tersedia di stasiun-stasiun terdampak dan beberapa persimpangan bus selama gangguan terjadi.
Ia menambahkan, tim layanan penumpang operator juga berada di stasiun-stasiun terdampak untuk membantu dan memandu para penumpang.
“Kami mohon maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami menanggapi masalah ini dengan sangat serius dan sedang menyelidiki penyebab insiden tersebut,” ujarnya. (ndi)
