• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Karyawan GOOGLE Warga Vietnam Membandingkan Negaranya dengan Singapura
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Business

Karyawan GOOGLE Warga Vietnam Membandingkan Negaranya dengan Singapura

Redaktur III Senin, 18 Agustus 2025
Share
2 Min Read
Ilustrasi Singapura dan Vietnam / Foto : Hindustani Time
Ilustrasi Singapura dan Vietnam / Foto : Hindustani Time

Aktual.co.id – Seorang warga negara Vietnam, Quang Do berbagi pengalaman ketika bekerja di GOOGLE Singapura dan kepindaghannya ke Saigon, Vietnam.

Kisahnya ini dibagikan di platform X dengan judul ‘Saya menghabiskan 3 tahun di GOOGLE Singapura, mengunjungi Vietnam setiap bulan untuk urusan pekerjaan. Setiap perjalanan mengungkapkan dua pola pikir yang sangat berbeda tentang hidup, pekerjaan, dan kepuasan.”

Pendirinya berbagi 11 perbedaan budaya utama yang ia temukan antara Singapura dan Vietnam. Menurutnya, di Singapura, segala sesuatunya harus dilakukan dengan akurasi sempurna.

Satu kesalahan ketik atau kesalahan kecil dapat merusak keseluruhan proyek. Sistem ini menuntut presisi 100%. Sementara di Vietnam, semuanya berbeda. Orang-orang menyukai pekerjaan yang cepat, namun tingkat kesempurnaannya hanya sekitar 80%.

Baca Juga:  Meta Mengatur Fitur untuk Obrolan dengan Pihak Ketiga di Whatsapp
Tangkapan layar postingan Quang Do di paltform X / Foto: X
Tangkapan layar postingan Quang Do di paltform X / Foto: X

Orang Singapura memercayai sistem dan aturan. Mereka percaya bahwa orang asing akan mematuhi hukum dan perjanjian. Di Vietnam, orang-orang memulai dengan hati-hati dan saling mengingatkan untuk berhati-hati.

Di Singapura, harga dan aturan sudah ditetapkan. Tidak ada ruang untuk negosiasi. Vietnam justru sebaliknya; hampir semuanya terbuka untuk diskusi dan tawar-menawar.

Berjalan-jalan di Vietnam, terlihat jelas bahwa banyak orang sedang berjuang, memulai bisnis baru, berjualan, dan berkreasi.

Di Singapura, gaji yang tinggi membuat lebih sedikit orang yang berani mengambil risiko untuk memulai bisnis sendiri.

Do mengatakan gedung-gedung tinggi dan perusahaan-perusahaan global di Singapura dapat membuat seseorang merasa kecil dan seperti bagian kecil dari sebuah mesin raksasa. Sebaliknya, Vietnam menawarkan rasa kemungkinan.

Baca Juga:  Ide Google Dulu Namanya Googol Karena Salah Ketik

Komunikasi di Singapura bersifat langsung dan terdokumentasi. Sementara di Vietnam, komunikasinya fleksibel. Singapura menghargai perpaduan multikultural, sementara Vietnam menghargai akar budaya.

Ia menjelaskan bahwa mencoba menjalani sistem Singapura di Vietnam atau sebaliknya bisa melelahkan. Kuncinya adalah belajar beralih di antara dua cara berpikir tersebut.

Beradaptasi dengan setiap pola pikir menggunakan ketepatan saat dibutuhkan dan fleksibilitas saat berfungsi paling baik adalah kunci membangun hubungan yang kuat dan mencapai kesuksesan di kedua dunia. (ndi/Hindustan Times)

SHARE
Tag :GoogleSingapuraVietnam
Ad imageAd image

Berita Aktual

Wakil Menteri (Wamen) Imigrasi dan Pemasyarakatan (Impas) Silmy Karim / Foto: capture ANTARA
Wamen Impas Silmy Karim Diburu KPK Terdeteksi Masih di Wilayah Jakarta
Rabu, 3 Juni 2026
Lisa BLACKPINK di belakang kemudi Ferrari/ Foto: allkpop
Lisa BLACKPINK Posting Foto Aksi di Atas Mobil Ferrari
Rabu, 3 Juni 2026
Dadan Hidayana saat digiring oleh Kejakgung/ Foto: ANTARA
Kejakgung: Mantan Kepala BGN Menunjuk Yayasan SPPG yang Terafiliasi Melawan Hukum
Rabu, 3 Juni 2026
Dadan Hindayana saat diamankan oleh Kejakgung / Foto: capture Tribun
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan oleh Kejaksaan Agung
Rabu, 3 Juni 2026
Hyundai Ioniq 9/ Foto: Carscoops
Penjualan Mobil Hybrid Mengalami Peningkatan Dampak Harga Minyak yang Melonjak
Rabu, 3 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pengidolaan terhadap selebriti/ Foto: psypost

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Ilustrasi makan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Makan Secara Teratur Bisa Meredam Gejala Depresi

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

BTS Rilis Jadwal FIESTA 2026 di Media Sosial Resminya

Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Dua Lipa Menikahi Callum Turner dalam Upacara Sederhana di London.

Nadiem Makarim Akan Membacakan Pledoi Pembelaan Atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

More News

Budi Leksono / Foto: Aktual

Budi Leksono: Isu Kenaikan Harga Pemerintah Harus Hadir di Masyarakat

Rabu, 8 April 2026
Ilustrasi Cullinary Class Wars / Foto: allkpop

Netflix Membuka Pendaftaran ‘Cullinary Class Wars’ untuk Grup di Musim ke 3

Jumat, 16 Januari 2026
Sennheiser HDB 630 / Foto: gizmochina

Headphone Sennheiser HDB 630 dengan Suara Berkualitas Tinggi

Rabu, 8 Oktober 2025
Kim Kadarsian / Foto: Hindustani Time

Produk Shapewear SKIMS Miliki Kim Kadarsian Dianggap Warganet Masih Mahal

Rabu, 15 Oktober 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id