• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Menu Belalang Tidak Bisa Dipaksakan di Semua Daerah
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Headline

Menu Belalang Tidak Bisa Dipaksakan di Semua Daerah

Redaktur III Sabtu, 1 Februari 2025
Share
3 Min Read

Aktual – Adanya statement dari Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana yang mengungkapkan bahwa belalang bisa menjadi menu makan bergizi gratis menuai banyak pendapat. Menjadikan belalang sebagai menu makan bergizi gratis harus disesuaikan ketersediaan serta kebiasaan masyarakat dalam mengkonsumsi belalang tersebut.

Menurut pakar gizi dari Fakultas Kedokteran dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dr Muhammad Fifin Kombih, M.Kes bahwa belalang halal untuk dimakan serta memiliki protein yang tinggi jika dikonsumsi. “Hanya saja penggunaan menu belalang tidak bisa digunakan di semua daerah karena ketersediaan belalang serta kebiasaan dari masyarakat tersebut,” katanya saat ditemui di FK Universitas NU Surabaya (30/1/25).

Baca Juga:  Asal Martabak dari India, Sedangkan Terang Bulan dari Keturunan Tionghoa

Di beberapa daerah seperti Maluku, Papua dan Gunung Kidul menu makanan ulat sagu dan belalang bisa ditemui namun tidak demikian dengan wilayah lain seperti di Jawa Timur khususnya Surabaya, tentu makanan belalang jarang sekali ditemui. Oleh sebab itu dr. Fifin mengungkapkan menu belalang hendaknya disesuaikan dengan kebiasaan dan ketersediaan di daerah masing – masing

Sementara kandungan protesin dalam belalang sendiri cukup tinggi. Per 100 gram belalang bisa mengandung protein 20 sampai 40 gram. Angka ini mengalahkan protein yang terkandung dalam ikan Tongkol hanya mengandung 24 gram protein dalam 100 gram. Tingginya protein inilah yang menjadi bahan pertimbangan dari Badan Gizi Nasional untuk menambahkan belalang sebagai menu makan bergizi gratis.

Baca Juga:  Kue Peppernuts Menjadi Kuliner Tradisi Natal Bagi Penduduk Jerman

Meski memiliki protein yang tinggi namun perlu menjadi pertimbanan adalah ada beberapa orang alergi dengan makanan ini.  Jadi perlu hati – hati agar yang memiliki alergi tidak mengkonsumsi belalang. Oleh sebab itu pihak penyelenggara hendaknya tidak memberatkan dalam pilihan menu makanan tersebut.

Harga belalang juga kategori mahal karena per 1 kilogram belalang dikenakan harga Rp 30 ribu. Hal ini perlu menjadi bahan pemikiran agar tidak memberatkan anggaran penyelenggaraan makan bergizi gratis.

Ada zat lain dalam belalang yang sangat penting adalah liktosan yang memiliki fungsi anti inflamasi. Fungsi anti inflamasi ini bisa berguna untuk meredam radang. Zat liktosan juga terkandung di dalam udang. Dalam kesimpulannya belalang terkandung banyak protein hanya saja tidak bisa dipaksakan di semua daerah. Tergantung ketersediaan belalang di wilayah tersebut. (ndi)

Baca Juga:  Libur Nasional Musim Gugur di Cina Diwarnai Pesta dan Menikmati Kue Bulan

 

SHARE
Tag :badan gizi nasionalbelalangfypkulinerMakan Bergizi Gratisviral
Ad imageAd image

Berita Aktual

Salah satu ilustrasi game miliki Sony/ Foto: engagatged
Sony Akan Melakukan Perubahan Multiplatform untuk Game PC dan PS5
Kamis, 5 Maret 2026
Tangkapan layar postigan youtube Isyana Saraswati/ Foto: youtube
Video Teaser Lagu Isyana Mendapat Tanggapan Negatif dari Warganet
Kamis, 5 Maret 2026
Kapal tanker di Selat Hormuz/ Foto: The Guardian
Penutupan Selat Hormuz Bisa Mengancam Ketersediaan Pertanian Pangan Dunia
Kamis, 5 Maret 2026
Tampilan cheez keju/ Foto: national today
Camilan Cheez Keju Akibat Kesalahan Pemanggangan yang Mendatangkan Makanan Enak
Kamis, 5 Maret 2026
Tampilan Mac Book Neo/ Foto: engagatged
MacBook Neo: Laptop Apple Seharga Rp10 Jutaan Sudah Terasa Sangat Hebat.
Kamis, 5 Maret 2026

Mental Health

ilustasi / Foto: freepik

Berikut Perbedaan Kepribadian Introvert dan Covert Narsisistik Personality Disorder (NPD)

Ilustrasi mendidik anak/ Foto: freepik

Perbedaan Anak Patuh dengan Anak yang Penuh Tantangan Kreativitas

Ilustrasi mendengarkan/ Foto: freepik

Cara Menghadapi Orang Yang Memiliki Sikap yang Menguras Energi Mental

Meditasi salah satu cara melepaskan/ Foto: freepik

Seni Melepaskan Salah Satu Cara untuk Menyembuhkan Diri

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tanggal 3 Maret 2026 Puncak Gerhana Bulan Merah yang Aman Disaksikan

Berikut Waktu Gerhana Bulan Merah yang Melintas di Indonesia

Seru dan Penuh Makna! Mahasiswi UPN “Veteran” Jatim Ajak Siswa SMK Al-Islah Belajar Moderasi Lewat Role Play

Gerhana Bulan Darah Menakjubkan Berlangsung di Beberapa Negara

Panduan Salat Gerhana Bulan yang Terjadi pada 3 Maret 2026

More News

Titiek Puspa Wafat Usia 87 Tahun / Foto : Instagram

Titiek Puspa Wafat di Usia 87 Tahun

Kamis, 10 April 2025
Salah satu kapal pengangkut warga dan wisatawan menuju Kepulauan Seribu / Foto : caption ANTARA

Operator Kapal Wisatawan Menuju Kepulauan Seribu Diminta Aman

Minggu, 27 April 2025
Ilustrasi setelah selesai pendidikan kuliah di kampus

#daruratpendidikan Riuh Menyambut Program Efisiensi oleh Pemerintah Presiden Prabowo

Jumat, 14 Februari 2025
Tradisi Peh Cun adalah memadikan perahu sesuai tradisi / Foto : dokumentasi Pemkot Tangerang

Masyarakat Tionghoa Gelar Ritual Sakral Peh Cun di Tangerang

Sabtu, 31 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id