Aktual.co.id – Sempat down pada pukul 09.00 sampai dengan 11.30 WIB pada Minggu 3 Maret 2025, akhirnya situs pintar Bi bisa diakses oleh publik. Begitu bisa diakses, publik langsung menyerbu situs tersebut untuk mendapatkan penukaran uang buat lebaran.
Dalam BI PINTAR, Bank Indonesia menyediakan banyak titik penukaran uang baru di sejumlah kota. Di mana kuotanya dibatasi sebanyak 1.000 orang penukar setiap harinya di setiap kas keliling BI.
Setelah melakukan pendaftaran PINTAR BI, masyarakat dapat melakukan penukaran uang baru dengan kurun waktu 17-21 Maret 2025. Adapun, jam layanan untuk tukar uang baru PINTAR BI pukul 09.00-12.00 WIB di puluhan titik kas keliling BI dan perbankan.
Masyarakat wajib hadir di lokasi, tanggal, dan waktu sesuai yang tertera di bukti pemesanan dilengkapi dengan membawa KTP asli atau elektronik saat menukar uang.
Namun yang menjadi menarik dari penukaran uang untuk lebaran ini adalah munculnya jasa titip di akun Pintar BI tersebut. “Orang Indo tuh kebisaan buruk, sudah berhasil war bi pintar bukanya out gantian sama yang lain malah open jastip YA ALLAH,” ketik @yelllowrise.

“Siapa ituuuu kakkk, aku yang war dari pagi sampe jam setengah 12 dapet. Tapi, pas mau unduh bukti pesanan muter – muter terus. Ternyata ada jastipnya,” balas cici.cico @sagegreen_92.
Tidak sedikit warga yang mengeluh kesulitan untuk mendapatkan akses nomor antraian karena menduga ada jasa titipan tukar uang. “Kok bisa yang joki dipermudah yaa. Aku yang sekali login mau login lagi buat bude kudu antre lama banget,” jelas tyaaaaw @tyaaaaw1.
Akun Kiki Safitri @kikisafitri96 juga mengeluh banyaknya jasa titip dalam war penukaran uang ini. “Banyak banget calo, open jastip, dsb jadi mempersulit warga dg sistem pintar bi ini @bank_indonesia,” ketiknya.
Sementara akun pintar BI ini masih mengalami perawatan kembali seperti yang diposting akun BI di media sosial. “Hai, #SobatRupiah. Aplikasi PINTAR sedang memproses permintaan akses yang tinggi saat ini. Silakan menunggu proses antrian atau mencoba kembali apabila belum mendapat akses. Terima kasih.” (ndi)
