Aktual.co.id – Berdasarkan psikologi, ada beberapa perilaku pria yang menunjukkan diam-diam menderita dalam pernikahannya. Artikel yang ditulis oleh Farley Ledgerwood ini menyebutkan beberapa ciri pria yang tertekan dalam pernikahan
Keterlepasan Emosional
Salah satu tanda pertama seorang pria yang diam-diam sengsara dalam pernikahannya adalah keterlepasan emosional. Terkadang, bukan pertengkaran atau perdebatan yang menandakan masalah melainkan tetapi keheningan. Keheningan yang mengungkapka tanpa kata-kata.
Terlalu Banyak Waktu Terpisah
Tanda lain dari seorang pria yang sengsara dalam pernikahan adalah ketika menghabiskan waktu untuk berpisah. Jadi, jika pasangan terus-menerus mencari kesendirian, mungkin waktunya melakukan percakapan yang terbuka dan jujur tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Kurangnya Keintiman
Keintiman, baik fisik maupun emosional, adalah perekat yang menyatukan hubungan. Ketika mulai memudar, kedua belah pihak bisa merasa terisolasi dan tidak dicintai. Ini bukan hanya tentang seks. Tapi berupa berpegangan tangan atau bahkan menghindari kontak mata.
Meningkatnya Kenegatifan
Tanda signifikan lain adalah meningkatnya kenegatifan. Hal ini terwujud dalam bentuk kritik, sarkasme, atau penghinaan.
Sebuah studi University of Washington dan dipublikasikan dalam Journal of Marriage and Family menemukan bahwa interaksi negatif yang konsisten dalam pernikahan dapat meningkatkan perceraian.
Tidak Ada Rencana Masa Depan
Jika seorang pria menghindari perencanaan masa depan dengan pasangannya, bisa jadi mematikan terhadap rasa sakit dalam pernikahan.
Ini adalah kenyataan yang sulit, tetapi memahami perilaku ini dapat membuka diskusi yang diperlukan tentang apa yang salah dan bagaimana diperbaiki.
Bersikap Berlebihan di Depan Umum
Pasangan yang membuktikan baik – baik saja menjadi petunjuk ada kerentanan dalam pernikahannya. Ini bisa jadi topeng untuk menutupi masalah. Ini seperti plester yang menempel pada luka yang mungkin menutupi sementara, tetapi tidak akan menyembuhkan.
Menghindari Teman dan Keluarga
Seorang pria yang menjauhkan diri dari situasi sosial untuk menghindari pertanyaan atau percakapan tentang hubungan. Mengenali tanda-tanda ini dapat menjadi langkah pertama untuk memahami dan memperbaiki hubungan. (ndi)
