• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Ghibli Style dan Kartu Lebaran AI: Siapa yang Untung dan Buntung?
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Big Data

Ghibli Style dan Kartu Lebaran AI: Siapa yang Untung dan Buntung?

Redaktur Minggu, 30 Maret 2025
Share
2 Min Read
Salah satu contoh hasil dari Ghibli Style/Dok.aktual.co.id
Salah satu contoh hasil dari Ghibli Style/Dok.aktual.co.id

Aktual.co.id – Awalnya saya bahkan tak tahu apa itu “Ghibli style.” Nama Hayao Miyazaki terdengar asing, apalagi Studio Ghibli. Tapi mendekati Idul Fitri, lini masa saya penuh dengan kartu ucapan bergaya animasi Jepang yang hangat, penuh nuansa nostalgia, dengan sentuhan magis yang khas. Ternyata itulah yang disebut gaya Ghibli.

Yang menarik gambar-gambar indah itu bukan buatan tangan animator Jepang, melainkan hasil olahan AI seperti ChatGPT atau Midjourney, hanya bermodal foto keluarga dan prompt “Ghibli style.” Indah, viral, dan mudah. Tapi di balik tren ini muncul pertanyaan besar: siapa sebenarnya yang diuntungkan, dan siapa yang dirugikan?

Baca Juga:  Media Massa di Era Network Society: Antara Simbolisme, Disorientasi, dan Peluang Komunikasi Big Data

Studio Ghibli yang dibangun oleh Miyazaki dengan idealisme tinggi, dikenal sangat menjaga kualitas, orisinalitas, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam karyanya. Miyazaki sendiri adalah sosok yang terkenal anti-AI, pernah menyebut karya AI sebagai “sebuah penghinaan terhadap kehidupan itu sendiri.” Tapi kini, tanpa izin, tanpa royalti, gaya visualnya dipanen dan dipoles menjadi konten massal. Di sinilah ironi muncul.

Untung dan Buntung

Bagi pengguna tentu ini keuntungan besar. Siapa sangka bisa punya kartu lebaran sekelas film My Neighbor Totoro? Bagi platform AI jelas ini ladang cuan—konten Ghibli-style menaikkan engagement, traffic, dan pengguna. Tapi bagi Miyazaki dan Studio Ghibli? Mereka tak mendapat apa-apa kecuali distorsi gaya dan potensi hilangnya kontrol atas estetika mereka.

Baca Juga:  Kesenjangan Sosial: Antara Konten, Curhat, dan Realitas

Namun menariknya efek viral ini justru bisa membawa keuntungan tak langsung. Nama Ghibli semakin dikenal, film-film lawas dicari ulang, dan generasi baru mulai menelusuri jejak Miyazaki. Dengan kata lain AI mempopulerkan sesuatu yang sebelumnya mungkin hanya dikenal oleh kalangan tertentu.

Kapitalisme Digital dan Ironi Estetika

Gaya Ghibli yang lahir dari semangat anti-kapitalisme, kini jadi komoditas baru dalam ekosistem kapitalisme digital. Sebuah estetika yang dibuat dengan penuh cinta dan ketekunan, kini diduplikasi dalam hitungan detik demi konten viral. Apakah ini bentuk penghargaan atau justru eksploitasi?

Mungkin di sinilah letak paradoks zaman kita: kita mengagumi sesuatu justru saat ia kehilangan konteks aslinya.

Baca Juga:  Bahlil Minta Maaf Terkait Kericuhan Elpiji 3 Kg

Dr. Irwan Dwi Arianto, M.I.Kom.

Pengasuh Rubrik Big Data di Aktual.co.id

Kepala Laboratorium Integrated Digital – FISIBPOL – UPN “Veteran” Jatim

Founder ASIGTA Group

SHARE
Tag :Big DataGhibli style
Ad imageAd image

Berita Aktual

Selai kacang dan coklat/ Foto: Ist
Selai Kacang dan Coklat Belum Ada yang Mengetahui Asal Usulnya
Kamis, 23 Juli 2026
Hotman Paris Hutapea/ Foto: Jawa Pos
Pengacara Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Kamis, 23 Juli 2026
Tesla model Y / Foto: Arena EV
Tesla Melaporkan Penurunan Pendapatan karena Persaingan Kendaraan Listrik
Kamis, 23 Juli 2026
Gubernur Khofifah bersama anak-anak/ Foto; ANTARA
Khofifah Mendorong Pemenuhan Perlindungan Anak Melalui Lingkungan Ramah Anak
Kamis, 23 Juli 2026
Emas Antam/ Foto: pajak
Harga Emas Antam Naik Rp2.640 Juta Per Gram
Kamis, 23 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Andy Burnham Resmi Menjadi Perdana Menteri Inggris

Sirkulasi Siklonik Utara Papua Memicu Awan Hujan di Sebagian Indonesia

Galeri Apollo Museum Louvre Akan Dibuka Namun Tidak Memamerkan Perhiasan

Lee Jun Young Mendaftarkan Wajib Militer dengan Posting Potong Rambut Militer

Kemenkes Venezuela Umumkan Tiga Kematian Akibat Hantavirus

More News

Presiden Prabowo Subianto/istimewa

Prabowo Reshuffle Kabinet Hari Ini, Mendiktisaintek Dicopot?

Rabu, 19 Februari 2025
Sugiri Sancoko/ Foto: ANTARA

Bupati Ponorogo Tetangkap Tangan KPK Terkait Mutasi Jabatan

Jumat, 7 November 2025
Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Mohammad Jumhur Hidayat dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH)/ Foto: Setneg

Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Sebagai Menteri Lingkungan Hidup

Senin, 27 April 2026
Kapal MV Hondius di lepas pantai Praia, Tanjung Verde. Sepasang suami istri dari Belanda termasuk di antara tiga orang yang meninggal akibat dugaan hantavirus/ Foto: the guardian

Hantavirus Dikabarkan Merebak di Sebuah Pelayaran Kapal MV Hondius

Selasa, 5 Mei 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id