• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Obrolan Palsu yang Dapat Membuat Seseorang Kurang Disukai
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Obrolan Palsu yang Dapat Membuat Seseorang Kurang Disukai

Redaktur III Sabtu, 5 April 2025
Share
3 Min Read
Obrolan perlu ilmu etika agar tidak membuat orang kesal / Foto : Studiorg
Obrolan perlu ilmu etika agar tidak membuat orang kesal / Foto : Studiorg

Aktual.co.id – Boomerasking, mengajukan pertanyaan hanya untuk berbicara tentang diri sendiri, dinilai orang kurang disenangi. Akun studyfinds menyuguhgan hasil penelitian yang diterbitkan oleg beberapa jurnal.

Contoh boomerasking misalnya rekan kerja bertanya, “Apa yang dilakukan akhir pekan ini?,” kemudian dijawab sendiri “ Baru saja mendapat pekerjaan dari pimpinan untuk mengawal proyek penting.” .

Penelitian internasional yang dipublikasikan Journal of Experimental Psychology: General telah melakukan penelitian terhadap perubahan percakapan basa basi seperti ini.

Seperti bumerang, pertanyaan disampaikan cepat kemudian kembali ke orang yang menanyakannya. Studi ini membahas orang melakukan boomerask, bagaimana bisa memengaruhi orang lain, dan mengapa merusak interaksi sosial.

Baca Juga:  Berikut Self Healing untuk Meredam Rasa Kecewa

Boomerasking adalah  orang mengajukan pertanyaan kemudian menunggu jawaban. Namun menjawab pertanyaan yang diajukan sendiri, mengalihkan pembicaraan kepada diri sendiri.

Para peneliti menguraikan tiga versi umum:

“Bagaimana liburanmu?” Kemudian dijawab sendiri “Liburanku menyenangkan. Aku pergi ke Italia selama dua minggu!”

Mengeluh bertanya: “Bagaimana pekerjaanmu?” yang diikuti jawaban, “Ugh, minggu ini aku mengalami minggu terburuk.”

Mengapa orang melakukan ini? Studi menemukan bahwa para pelaku boomerasker percaya cara ini adalah kesopanan. Dengan mengajukan pertanyaan terlebih dahulu dianggap peduli untuk membuka pembicaraan.

Dalam serangkaian eksperimen yang melibatkan ribuan peserta, para peneliti menemukan boomerasking meninggalkan kesan yang buruk, terutama pada orang-orang yang menjadi penerima.

Baca Juga:  Tanggal 1 Agustus Hari Kekasih Nasional Bentuk Apresiasi Persahabatan Perempuan

Dalam studi pertama, para peserta diminta mengingat percakapan di mana pernah melakukan boomerasking atau menerima boomeraking.

Kebanyakan orang pernah melakukan keduanya di suatu waktu. Sementara para boomerasking menganggap interaksi itu menyenangkan, sementara para penerima melaporkan sebaliknya.

Percakapan ini kurang menyenangkan dan menjengkelkan, meskipun para boomerasking menganggap hal yang wajar.

Ketidakcocokan bisa merusak manfaat sosial bagi yang mengajukan pertanyaan. Penelitian sebelumnya menunjukkan mengajukan pertanyaan tindak lanjut membuat orang tampak lebih tertarik, bijaksana, dan menyenangkan.

Temuan lain pengungkapan jika publik lebih menerima jika seseorang langsung menceritakan diri sendiri tanpa boomerasking.

Peserta diperlihatkan percakapan yang sudah ditulis. Dalam satu versi dilontarkan kalimat, “Saya baru mendapat pekerjaan di Google.” Versi lain dilontarkan pertanyaan, “Bagaimana pekerjaanmu?” dan kemudian berkata, “Keren, saya baru mendapat pekerjaan di Google.”

Baca Juga:  Tanda Kecemasan Status Berdasarkan Analisa Psikolog

Meskipun informasinya sama, versi kedua, dinilai kurang tulus dan kurang disukai. Hal ini terjadi di berbagai topik dan skenario. Bahkan dalam konteks romantis, seperti kencan pertama dianggap kurang tulus.

Singkatnya, orang-orang tampaknya lebih menyukai sikap langsung, meski terkesan sombong namun memiliki keterusterangan daripada sikap sopan terasa tidak tulus.

Para peneliti menyebutkan, jika publik lebih nyaman mendapat cerita langsung daripada diserang dengan boomerasking. (ndi)

 

SHARE
Tag :Mental healthpsikologisehat jiwa
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi pertambangan minyak/ Foto: anadolu
Harga Emas Melonjak Sementara Harga Minyak Turun Pasca Perdamaian AS dan Iran
Senin, 15 Juni 2026
Kapal tangker di Selat Hormuz/ Foto: Aljazeera
Kesepakatan Perdamaian AS dan Iran Tercapai dengan Pembukaan Selat Hormuz
Senin, 15 Juni 2026
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier beserta Ibu Negara Jerman Elke Büdenbender menuruni tangga pesawat di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta/ Foto: capture ANTARA
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Berkunjung ke Indonesia
Senin, 15 Juni 2026
EJAE/ Foto: Allkpop
EJAE Mendapat Respon Positif Saat Memakai Sepatu Kets di Pembukaan Piala Dunia 2026
Senin, 15 Juni 2026
Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik
Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat
Senin, 15 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik

Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

DJI Menggugat Insta360 Luna Ultra Karena Memiliki Kemiripan dengan DJI Osmo Pocket 4P

BMKG Memperkirakan Hujan Ringan di Wilayah Indonesia

Hujan Ringan dan Lebat Masih Terjadi Periode 12 sd 18 Juni 2026 di Indonesia

Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,7 Juta Per Gram

AS Klaim Akan Ada Perjanjian Perdamaian dengan Iran dan Pembukaan Selat Hormuz

More News

Ilustrasi peduli hepatitis / Foto : freepik

Langkah Mencegah Paparan dan Penularan dari Hapatitis

Senin, 28 Juli 2025
Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Sabtu, 16 Mei 2026
Iustrasi mengambil napas dalam / foto : freepik

Latihan Pernapasan dapat Meningkatkan Kontrol Emosi, Menurut Penelitian

Minggu, 6 Juli 2025
Ilustrasi terhubung dengan orang menguras mental / Foto : Freepik

Hal yang Harus Ditinggalkan Jika Ingin Menyelamatkan Mental Supaya Tetap Sehat

Selasa, 28 Oktober 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id