Aktual.co.id – Semua orang suka berpikir bahwa ingin dihargai dan menghargai diri sendiri. Tetapi kenyataannya, untuk mendapatkan harga diri terkadang harus bertarung dengan keadaan lingkungan sosial.
Menurut Lachlan Brown, menjaga harga diri sering kali berarti memilih ketidaknyamanan untuk menjaga kedamaian di kemudian hari. Berikut adalah delapan hal yang harus segera tinggalkan jika sungguh-sungguh menghargai harga diri.
Jauhi Orang yang Tidak Menghormatimu
Ketika seseorang terus meremehkanmu, mengabaikan batasanmu, atau berbicara seolah-olah kamu lebih rendah dari mereka, kamu harus mengambil tindakan.
Menghindar tidak selalu berarti membanting pintu dan menghilang. Bisa dilakukan melepaskan diri secara emosional, menetapkan batasan yang tegas, dan menolak terlibat dalam siklus ketidakhormatan yang sama.
Jauhi Situasi yang Mengharuskan Mengemis Rasa Hormat
Hubungan yang sehat, baik romantis, profesional, maupun keluarga, dibangun atas dasar saling mengakui kemanusiaan satu sama lain. Orang tidak perlu memperjuangkan kesopanan atau membuktikan harga diri.
Secara psikologis, ketika berada di lingkungan seperti itu, seseorang mulai menginternalisasi pesan bahwa harus mendapatkan rasa hormat. Seiring waktu, hal itu mengikis kepercayaan diri dan menciptakan rasa dendam.
Tinggalkan Pekerjaan yang Menghancurkan Jiwa
Jika pekerjaanmu terus-menerus menguras tenaga, membuatmu cemas, atau memaksamu mengorbankan integritas, itu bukan ambisi. Itu penghancuran diri yang lambat.
Pergi menjauh mungkin menakutkan, tetapi menghabiskan puluhan tahun dalam kesengsaraan yang tenang juga menakutkan.
Jauhi Hubungan yang Cintanya Bersyarat
Jika terus-menerus berusaha mempertahankan persetujuan seseorang, akan kehilangan diri sendiri. Dan ketika kehilangan jati diri, tidak ada hubungan yang benar-benar dapat memuaskan. Menjauh bukanlah kegagalan, melainkan mengingat siapa dirimu tanpa terikat oleh syarat orang lain.
Jauhi Gosip dan Hal Negatif
Saat bergosip atau menjatuhkan orang lain, sesaat seolah merasa terhubung tetapi koneksi tersebut dibangun atas dasar penilaian. Harga diri tumbuh ketika memilih diam daripada validasi murahan.
Jauhi Kebiasaan yang Merusak Diri
Entah itu minum alkohol menonton berita buruk sampai jam 2 pagi, atau terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain secara daring semua punya kebiasaan yang menggerogoti rasa kendali.
Mindfulness mengajarkan bahwa kebebasan sejati dimulai ketika kita berhenti bertindak karena paksaan dan mulai bertindak karena kesadaran. Setiap kali memilih kesadaran akan memperkuat rasa percaya diri.
Jauhi Orang-Orang yang Membuatmu Merasa Bersalah
Jika seseorang membuatmu merasa bersalah karena berkembang, itu pertanda jelas bahwa mereka lebih peduli dengan kepatuhanmu daripada kebahagiaanmu. Harga diri berarti berdiri teguh dalam transformasi bahkan ketika orang lain mencoba menarik kembali ke versi lama.
Jauhi Mengejar Persetujuan
Banyak yang membangun harga diri berdasarkan apa yang orang lain pikirkan tentang kita. Mengejar pujian, suka, dan validasi karena jauh di lubuk hati, yakin akan mengisi kekosongan di dalam diri. Namun, persetujuan eksternal adalah target yang terus berubah. Target tersebut tidak akan pernah mencapainya. (ndi)
