• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Hal yang Harus Ditinggalkan Jika Ingin Menyelamatkan Mental Supaya Tetap Sehat
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Hal yang Harus Ditinggalkan Jika Ingin Menyelamatkan Mental Supaya Tetap Sehat

Redaktur III Selasa, 28 Oktober 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi terhubung dengan orang menguras mental / Foto : Freepik
Ilustrasi terhubung dengan orang menguras mental / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Semua orang suka berpikir bahwa ingin dihargai dan menghargai diri sendiri. Tetapi kenyataannya, untuk mendapatkan harga diri terkadang harus bertarung dengan keadaan lingkungan sosial.

Menurut Lachlan Brown, menjaga harga diri sering kali berarti memilih ketidaknyamanan untuk menjaga kedamaian di kemudian hari. Berikut adalah delapan hal yang harus segera tinggalkan jika sungguh-sungguh menghargai harga diri.

Jauhi Orang yang Tidak Menghormatimu

Ketika seseorang terus meremehkanmu, mengabaikan batasanmu, atau berbicara seolah-olah kamu lebih rendah dari mereka, kamu harus mengambil tindakan.

Menghindar tidak selalu berarti membanting pintu dan menghilang. Bisa dilakukan melepaskan diri secara emosional, menetapkan batasan yang tegas, dan menolak terlibat dalam siklus ketidakhormatan yang sama.

Jauhi Situasi yang Mengharuskan Mengemis Rasa Hormat

Baca Juga:  Cara Orang Cerdas Emosional Menangani Suasana Hati Orang Lain yang Buruk

Hubungan yang sehat, baik romantis, profesional, maupun keluarga, dibangun atas dasar saling mengakui kemanusiaan satu sama lain. Orang tidak perlu memperjuangkan kesopanan atau membuktikan harga diri.

Secara psikologis, ketika berada di lingkungan seperti itu, seseorang mulai menginternalisasi pesan bahwa harus mendapatkan rasa hormat. Seiring waktu, hal itu mengikis kepercayaan diri dan menciptakan rasa dendam.

Tinggalkan Pekerjaan yang Menghancurkan Jiwa

Jika pekerjaanmu terus-menerus menguras tenaga, membuatmu cemas, atau memaksamu mengorbankan integritas, itu bukan ambisi. Itu penghancuran diri yang lambat.

Pergi menjauh mungkin menakutkan, tetapi menghabiskan puluhan tahun dalam kesengsaraan yang tenang juga menakutkan.

Jauhi Hubungan yang Cintanya Bersyarat

Jika terus-menerus berusaha mempertahankan persetujuan seseorang, akan kehilangan diri sendiri. Dan ketika kehilangan jati diri, tidak ada hubungan yang benar-benar dapat memuaskan. Menjauh bukanlah kegagalan, melainkan mengingat siapa dirimu tanpa terikat oleh syarat orang lain.

Baca Juga:  Tanda Saatnya Seseorang Detok dari Media Sosial Menurut Psikologi

Jauhi Gosip dan Hal Negatif

Saat bergosip atau menjatuhkan orang lain, sesaat seolah merasa terhubung tetapi koneksi tersebut dibangun atas dasar penilaian. Harga diri tumbuh ketika memilih diam daripada validasi murahan.

Jauhi Kebiasaan yang Merusak Diri

Entah itu minum alkohol menonton berita buruk sampai jam 2 pagi, atau terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain secara daring semua punya kebiasaan yang menggerogoti rasa kendali.

Mindfulness mengajarkan bahwa kebebasan sejati dimulai ketika kita berhenti bertindak karena paksaan dan mulai bertindak karena kesadaran. Setiap kali memilih kesadaran akan memperkuat rasa percaya diri.

Baca Juga:  Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Jauhi Orang-Orang yang Membuatmu Merasa Bersalah

Jika seseorang membuatmu merasa bersalah karena berkembang, itu pertanda jelas bahwa mereka lebih peduli dengan kepatuhanmu daripada kebahagiaanmu. Harga diri berarti berdiri teguh dalam transformasi bahkan ketika orang lain mencoba menarik kembali ke versi lama.

Jauhi Mengejar Persetujuan

Banyak yang membangun harga diri berdasarkan apa yang orang lain pikirkan tentang kita. Mengejar pujian, suka, dan validasi karena jauh di lubuk hati, yakin akan mengisi kekosongan di dalam diri. Namun, persetujuan eksternal adalah target yang terus berubah. Target tersebut tidak akan pernah mencapainya. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kecemasankesehatan jiwaMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Presiden Prabowo melihat motor listrik nasional/ Foto: setneg
Motor Listrik Nasional Perkuat Kemandirian Transportasi Dalam Negeri
Kamis, 13 Agustus 2026
Pegawai Negeri Sipil/ Foto: Ist
Anggota Komisi III DPR RI Indrajaya Minta Pembayaran PPPK Harus Tuntas
Kamis, 13 Agustus 2026
Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost
Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi
Kamis, 13 Agustus 2026
Gun-il/ Foto: Soompi
Gun-il dari Xdinary Heroes Secara Resmi Meninggalkan Grup
Kamis, 13 Agustus 2026
Ilustrasi kekeringan/ Foto: freepik
BMKG Mengingatkan Agar Lebih Bijak Memanfaatkan Air di Musim Kemarau
Kamis, 13 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Ciptakan Inovasi Kelola Sampah, Mahasiswa UPNVJT Hadirkan Teknologi Bottle Press di Bali

MUI Kecam Aksi Tantangan Booth Minuman Keras Newport di Jakarta

Bangunan Tiga Lantai Runtuh Total Akibat Gempa Magnitudo 7,4 di Cali

Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,4 Menyebabkan 111 Korban Meninggal di Kolombia

Harga Emas Antam Naik Rp20.000 Jadi Rp2,710 Juta Per Gram

More News

Ilustrasi mendengarkan/ Foto: freepik

Cara Menghadapi Orang Yang Memiliki Sikap yang Menguras Energi Mental

Selasa, 3 Maret 2026
Pemimpin narsisitik cenderung menyembunyikan sifat aslinya / Foto : freepik

Penelitian Psikologi, CEO yang Narsisistik Cenderung Memalsukan Emosi Ketika Merasa Kesepian.

Jumat, 30 Mei 2025
Ilustrasi tua bahagia/ Foto: freepik

Seni Menikmati Hidup Saat Menjelang Usia Tua

Selasa, 9 Juni 2026

Perilaku Pria yang Menarik Namun Beracun dan Manipulasi. Berikut Ciri Menurut Psikologi

Kamis, 5 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id