Aktual.co.id – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart resmi membeli saham PT Lancar Wiguna Sejahtera (Lawson) dari PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi).
AMRT mengakuisisi 1,4 miliar lembar saham PT Lancar Wiguna Sejahtera dengan nilai transaksi Rp 200,45 miliar dari PT Midi Utama Indonesia Tbk atau Alfamidi.
Transaksi jual-beli itu disampaikan melalui laman resmi Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/5).
“Perseroan melakukan penandatanganan akta jual beli pembelian 1.484.855.160 lembar saham dalam PT Lancar Wiguna Sejahtera dari PT Midi Utama Indonesia dengan harga pelaksanaan sebesar Rp135 per lembar saham atau setara dengan nilai transaksi sebesar Rp200.455 juta,” kata Corporate Secretary AMRT, Tomi Widian.
Transaksi ini bukan transaksi benturan kepentingan sehingga tidak memerlukan persetujuan terlebih dahulu melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagaimana diatur dalam POJK 42/2020, serta tidak termasuk transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020.
Sebelumnya, Alfamidi mengatakan penjualan saham Lawson ke Alfamart diputuskan dengan mempertimbangkan penerapan strategi bisnis yang lebih efektif dan efisien. Penjualan saham ini diharapkan dapat membuat perseroan fokus pada portofolio bisnis di bidang perdagangan eceran.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang perdagangan eceran, per 31 Desember 2024 perseroan telah mengoperasikan 2.368 gerai minimarket dengan merek Alfamidi, 62 gerai supermarket dengan merek Alfamidi super, dan 5 gerai buah dengan merek Midi fresh.
Sedangkan Lawson sebagai entitas anak, mengoperasikan 374 gerai convenience store dengan merek Lawson yang penjualannya sebagian besar merupakan produk makanan siap saji
Pemilik saham Lawson sebelumnya adalah PT Midi Utama Indonesia Tbk alias Alfamidi (70 persen), PT Amanda Cipta Persada (20,34 persen), PT Cakrawala Mulia Prima (4,83 persen), dan PT Perkasa Internusa Mandiri (4,83 persen).
Namun, kini Alfamidi menjual seluruh sahamnya di Lawson ke Alfamart.
Terkait akuisis ini publik pun salah sangka jika selama ini Alfmart dikira kakak dari Alfamidi. Hal tersebut terbaca dalam berbagai status di media sosial terutama platform X terkait akusisi tersebut.
“Kirain Alfamart adeknya Alfamidi,” ungkap Faqih @faqihaab. Postingan ini pun mendapat banyak komentar karena hampir semua warganet mengira Alfamidi adalah adik dari Almafart
“Mayoritas saham ny MIDI punya PT sumber Alfaria Trijaya(Alfamart) masih satu naungan beda management aj wkwkwk mantan karyawan Alfa soalnya,” ungkap Nesa Nabil @NesaNabil90.
“Ini tu seperti kayak kakak jual mobil trus mobil itu dibeli adiknya,” jelas Hansmade @jembatanpaku.
Sementara akun Gaz @gerbongbagasi menjelaskan lebih detail kembali. “Alfamidi itu anak usahanya Alfamart. Mereka masih satu grup cuma beda perusahaan atau beda PT,” katanya.
Ditambahkan, jadi hal – hal yang terkait dengan pengelolaan dan keuangan tidak bisa disatuin dalam satu grup, dikelola per perusahaan.
“Ibarat kata KAI, KAI dalam satu grup kan anak usahanya ada banyak tuh, ada KAI Commuter, KAI Logistrik, KAI Services, dan lain lain. Mereka dianggap sebagai anak usaha karena sudah berdiri sendiri sebagai PT bukan divisi,” ungkapnya.
Terkait akuisis ini postingan tentang Alfamidi sebanyak 1,830 komentar, dan Lawson mengumpulkan 24 ribu postingan berbagai komentar dari warganet. Berita akusisi ini menjadi perhatian sejak Rabu 15 Mei 2025. (ndi)
