Aktual.co.id – OpenAI resmi meluncurkan GPT -5 dan menyebutnya sebagai model kecerdasan buatan yang paling kuat dan mumpuni hingga saat ini.
Model generasi berikutnya ini tersedia untuk semua pengguna ChatGPT, termasuk pengguna versi gratis, dan memperkenalkan serangkaian peningkatan dibandingkan GPT-4, terutama di bidang-bidang seperti penalaran, responsivitas, dan keamanan.
Seperti yang ditulis Hindustan Times, peluncuran ini penting bagi strategi aksesibilitas OpenAI dengan pengguna gratis yang kini memperoleh akses ke model yang mampu bernalar kali pertamanya.
Salah satu perbedaan paling mencolok antara GPT-5 dan GPT-4 adalah kemampuan penalaran model yang ditingkatkan.
OpenAI menyatakan bahwa GPT-5 telah dilatih untuk berpikir sebelum merespons, terlibat dalam rangkaian pemikiran internal untuk menghasilkan jawaban yang lebih akurat dan sesuai konteks.
GPT-5 menghasilkan lebih sedikit informasi dibandingkan GPT-4. Model ini telah dilatih mengenali ketika suatu tugas tidak lengkap, menghindari spekulasi, dan menjelaskan batasannya dengan jelas.
Hal ini mengurangi halusinasi dan meningkatkan transparansi. Dalam kasus kueri yang berpotensi berisiko, GPT-5 menggunakan teknik baru yang disebut ‘penyelesaian aman’ yang menawarkan jawaban tingkat tinggi dalam batasan aman tanpa menolak untuk merespons.
Michelle Pokrass, pemimpin pasca-pelatihan di OpenAI, mengatakan kepada outlet bahwa fokusnya adalah mengurangi klaim yang tidak didukung sekaligus membuat model lebih bermanfaat dan jelas.
Menurut OpenAI, GPT-5 juga jauh lebih cepat daripada GPT-4. Model ini tidak unggul dalam penulisan, pengkodean, pendidikan, dan kasus penggunaan terkait layanan kesehatan.
Dalam sebuah demonstrasi, GPT-5 diminta membangun aplikasi web pembelajaran bahasa Prancis dengan kartu flash dan kuis berdasarkan perintah tertulis saja.
Dalam hitungan detik, model tersebut menghasilkan aplikasi yang berfungsi penuh dengan beragam tema, yang menunjukkan peningkatan kemampuan desain dan pengembangannya.
GPT-5 ini mengintegrasikan semua perangkat OpenAI utama. Pengguna kini dapat mengakses pencarian web, pembuatan gambar, kemampuan suara, dan perangkat kreatif canggih seperti Canvas dalam satu antarmuka.
GPT-5 juga sedang diterapkan di seluruh produk Microsoft seperti Microsoft 365 Copilot dan Azure AI Foundry. Selain itu, tiga varian model tersedia melalui API OpenAI: GPT-5, GPT-5-mini, dan GPT-5-nano, yang dirancang untuk persyaratan kinerja dan biaya yang berbeda.
GPT-5 saat ini dapat diakses semua tingkatan penggunaan. Pengguna tingkat gratis memiliki akses ke GPT-5 hingga mencapai batas penggunaan, setelah itu berhak mendapatkan GPT-5 mini.
Pengguna tingkat plus menikmati batas penggunaan yang lebih tinggi, sementara akses tak terbatas ke GPT-5 Pro diberikan kepada pengguna tingkat Pro. Selain itu, akses API tersedia untuk pengembang, tambah laporan CNBC.
Menurut blog peluncuran pengembang, GPT-5 akan dikenakan biaya sebesar $1,25 (Rp20 Ribu) /1 juta bagi pengembang yang menggunakan API untuk token input dan $10 (Rp163 ribu)/1 juta untuk token output.
Sebagai perbandingan, pengembang sering menggunakan Gemini 2.5 Flash dan Flash-Lite karena harganya yang sangat murah: GPT-5 nano sekarang lebih murah. (ndi/Hindustan Time)
