Aktual.co.id – Ada orang yang menawan di tengah keramaian, tetapi saat sendirian bersama orang seperti ini, justru suka mengontrol bahkan menyakiti mental. Menurut psikologi, ada ciri yang biasanya ditunjukkan oleh orang-orang ini. Mengindentifikasi perilaku seperti ini akan menyelamatkan seseorang dari manipulasi mental.
Tindakan dan Perkataan Sering Tidak Sejalan
Hal terpenting yang perlu diingat tentang orang-orang ini adalah tindakan dan perkataan sering tidak selaras. Suatu saat mengatakan satu hal di depan umum, tetapi begitu di balik pintu menceritakan kisah yang berbeda.
Ketika di depan berbuat baik kepada pasangan, namun ketika intensitas sendiri, orang ini akan melakukan manipulasi. Ketidakkonsistenan ini merupakan tanda bahaya terhadap orang yang menyenangkan namun untuk kamuflase sifatnya yang buruk.
Kurang Memiliki Empati
Empati adalah kemampuan untuk memahami dan berbagi perasaan orang lain. Sayang sekali sifat ini kurang dimiliki oleh orang-orang ini.
Orang ini akan mengabaikan perasaan, meremehkan kekhawatiran, atau tidak menunjukkan pengertian saat marah. Kurangnya empati ini tidak hanya menyakitkan, tetapi juga tanda sifat yang buruk bagi orang yang berpenampilan menyenagkan di awal pertemuan.
Memiliki Suasana Hati Tidak Terduga
Satu menit awal tersenyum dan tertawa, menit berikutnya dingin dan menjauh. Menghadapi perubahan suasana hati yang tidak terduga dapat menguras emosi.
Sifat tidak terduga ini adalah sifat umum individu yang menawan di depan umum tetapi suka mengendalikan diri. Ini adalah cara membuat orang didekatnya merasa tidak nyaman dan terganggu secara emosional.
Menggunakan Cinta Sebagai Senjata
Ini mungkin salah satu sifat yang paling menyakitkan yakni menggunakan cinta sebagai senjata. Orang ini tahu cara menghujani kasih sayang, membuat merasa disayangi dan dihargai.
Namun secara cinta yang diucapkan untuk mengendalikan dan memanipulasi orang terdekatnya. Mengenali sifat ini sangat penting, karena dapat membantu melindungi diri dari berbagai trik manipulasi.
Ahli Peran Sebagai Korban
Ketika dihadapkan pada perilaku menyakitkan, orang-orang ini jarang mau bertanggung jawab. Sebaliknya, ahli dalam mempermainkan korban.
Orang seperti ini tahu cara memutarbalikkan cerita agar seolah-olah dirinya yang dirugikan. Mengenali sifat ini penting. Bila seseorang terus-menerus berperan sebagai korban menjadi pertanda orang tersebut punya sikap suka mengatur.
Ahli dalam Gaslighting
Gaslighting, istilah yang diambil dari film Gaslight tahun 1944, adalah bentuk manipulasi yang berbahaya. Hal ini melibatkan upaya membuat seseorang meragukan ingatan, persepsi, atau kewarasannya sendiri.
Orang seperti ini tahu cara memutarbalikkan situasi dan percakapan untuk membuat orang lain mempertanyakan pemahaman atau perasaannya sendiri.
Seiring berjalannya waktu, tindakan gaslighting ini dapat menyebabkan kebingungan dan keraguan pada diri sendiri. Penting mengenali perilaku ini karena dapat merusak kesehatan mental.
Terlalu Kritis
Orang-orang ini punya bakat untuk menemukan dan menunjukkan ketidaksempurnaan seseorang. Kritikan terus-menerus ini membuat orang terpuruk dan memengaruhi harga diri saya.
Menurut psikologi, kritik yang berlebihan merupakan sifat umum pada individu seperti itu. Cara ini diigunakan alat untuk meremehkan orang lain dan menegaskan dominasinya. Mengenali sifat ini sangat penting dalam menjaga kesehatan mental saat berhadapan dengan individu seperti itu.
Melakukan Drama
Orang-orang ini mampu memikat banyak kalangan. Orang ini adalah pemain drama, mampu menyesuaikan kepribadian dirinya agar sesuai dengan kehendak banyak orang lain.
Dalam lingkungan sosial, sering memainkan peran sebagai individu yang menyenangkan dan karismatik. Namun saat penonton sudah pergi, pertunjukan pun berakhir. Tiba-tiba, perilakunya menjadi suka mengontrol, suka memanipulasi, dan suka menyakiti. (ndi)
