• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kebiasaan Malam Orang yang Tetap Tenang dan Puas
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kebiasaan Malam Orang yang Tetap Tenang dan Puas

Redaktur III Kamis, 22 Mei 2025
Share
4 Min Read
Melakukan yoga bisa meredakan stres di malam hari / Foto : freepik
Melakukan yoga bisa meredakan stres di malam hari / Foto : freepik

Aktual.co.id – Terkadang melihat orang-orang yang tetap tenang dan puas tidak peduli seberapa kacau kehidupan sering menjadi pertanyaan, bagaimana cara mengelolanya ?

Psikolog Isabella Case memberikan gambaran bagaimana pola hidup orang yang tetap tenang di malam hari. Tips ini bisa membantu menenangkan pikiran ketika dalam himpitan.

Mengakhiri dengan Ritual Rutin

Terakhir, orang-orang yang tetap tenang saat stres sering kali mengambil langkah yang disengaja saat mendekati waktu tidur.

Bisa dilakukan meredupkan lampu, menyalakan lilin, memutar musik lembut, atau melakukan rutinitas perawatan kulit cepat. Isyarat konsisten ini membantu tubuh mengenali saatnya melepaskan kekhawatiran di siang hari.

Menumbuhkan Hubungan yang Bermakna

Prang-orang yang tenang dan puas sering kali meluangkan waktu di malam hari untuk menjalin hubungan yang autentik. Entah itu berbicara dari hati ke hati dengan pasangan, menelepon teman, atau bermain permainan papan yang santai bersama keluarga.

Orang ini melihat malam hari sebagai kesempatan sempurna untuk bersantai bersama, berbagi cerita tentang hari itu atau sekadar menikmati kehadiran satu sama lain. Bukan berarti memaksakan percakapan mendalam setiap malam, namun mengutamakan kegiatan kebersamaan.

Baca Juga:  Melupakan Rasa Sakit Karena Dighosting

Mengembangkan Pendekatan Penuh Perhatian Terhadap Makan Malam.

Banyak orang yang tenang memperhatikan makan di larut malam. Orang ini tidak mengikuti diet ketat, melainkan menjaga pola makan malam agar seimbang.

Berusaha untuk tidak terburu-buru saat makan sambil dengan tidak menggulirkan ponsel maupun mengkhawatirkan esok hari.

Sebaliknya, mengunyah perlahan dan menikmati rasanya, mengubah waktu makan menjadi ritual yang menenangkan daripada sekadar perhentian untuk mengisi tenaga.

Mengembangkan Hobi untuk Menyalurkan Kreativitas

Malam hari dapat menjadi waktu terbaik untuk melakukan kegiatan yang menenangkan pikiran dan memicu kegembiraan.

Melukis, merajut, memainkan alat musik, atau membaca karya penulis favorit dapat memulihkan tenaga, terutama seharian penuh dengan kewajiban pekerjaan.

Hobi-hobi ini bukan tentang performa atau kesempurnaan. Hobi-hobi ini tentang melibatkan indra dan menenangkan obrolan mental.

Baca Juga:  Dermatitis, Gatal Akibat Tekanan Depresi dan Kecemasan

Mempersiapkan Hari Berikutnya dengan Tidak Terburu-buru

Praktik umum lainnya adalah menghabiskan beberapa menit untuk mengatur hari berikutnya. Mungkin melibatkan pencatatan tugas-tugas utama, menyiapkan pakaian, atau menyiapkan makan siang terlebih dahulu.

Orang-orang yang melakukan ini tidak berusaha untuk tetap terjebak dalam “mode produktivitas.” Orang ini hanya meredakan potensi ketegangan di pagi hari, sehingga dapat bangun dengan satu hal yang sedikit kekhawatiran.  Kebiasaan ini juga membantu mereka secara mental menutup hari ini.

Menggerakkan Tubuh dengan Cara Lembut

Ini bisa berupa rutinitas yoga yang lambat dan penuh perhatian, jalan kaki sebentar di sekitar blok, atau peregangan dasar.

Orang ini tidak mengincar latihan dengan intensitas tinggi, yang terlalu menstimulasi. Sebaliknya, memilih aktivitas ringan yang meredakan ketegangan seharian.

Sesi peregangan sederhana dapat melepaskan ketegangan di bahu atau punggung, tempat stres biasanya berada.

Menetapkan Batasan dengan Teknologi

Banyak orang paling tenang tidak melarang teknologi, tetapi membuat batasan penggunaan di malam hari. Bentuknya bisa menonaktifkan notifikasi di ponsel atau beralih ke “mode membaca” yang lebih sederhana.

Baca Juga:  Cara Menghindari Orang Manipulatif dengan Cara Elegan

Menghindari menelusuri media sosial dengan pikiran pesimis, karena menyadari berita sensasional atau perbandingan tanpa akhir dapat meningkatkan kecemasan sebelum tidur.

Beberapa orang bahkan menyimpan perangkatnya di luar kamar tidur dan mengisi dayanya di tempat terpisah.

Merenungkan Kemenangan Kecil dan Melupakan Penyesalan

Refleksi singkat tentang momen-momen positif hari itu  seperti pencapaian, interaksi yang baik, atau sekadar matahari terbit yang indah yang saksikan di pagi hari bisa dilakukan menjelang istirahat.

Dengan fokus pada kemenangan-kemenangan kecil ini, orang ini mengubah pola pikir ke arah rasa syukur, mengingatkan diri bahwa hari-hari yang sulit sekalipun menyimpan harapan. Ini tidak berarti mengabaikan kesulitan, tetapi membawa keseimbangan pada sorotan mental. Melepaskan penyesalan adalah bagian sebelum melakukan istirahat. (ndi)

 

SHARE
Tag :kesehatan mentalMental healthPsikologterapi cemas
Ad imageAd image

Berita Aktual

Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id
UPN Veteran Jatim Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan WhatsApp Marketing Berbasis AI di Malang
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi pertobatan/dok.aktual.co.id
Refleksi Sebuah Fenomen: Perlukah Pertobatan Nasional?
Rabu, 29 April 2026
Tangkapan layar google translate/ Foto: engagatged
Google Translate Ulang Tahun ke-20 Dirayakan Penggunaan AI untuk Pengucapan
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi bugar/ Foto: freepik
Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup
Rabu, 29 April 2026
Logo YouTube/ Foto: Techcrunch
YouTube Menggunakan AI untuk Kebutuhan Perjalanan Pengguna Aplikasi
Selasa, 28 April 2026

Mental Health

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Ada Surat dari Kedutaan Besar AS Terkait Kasus Bang Si Hyuk

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

M Qodari Dilantik Sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI

Pakar Meminta Meningkatkan Kewaspadaan Megagempa di Jepang

China Blokir Akuisisi Meta Atas Terhadap Pengembang Agen AI Manus

More News

Ilustrasi fokus untuk menetapkan tujuan / Foto : freepik

Visualisasi yang Bisa Mengubah Otak Meraih Kesuksesan

Jumat, 30 Mei 2025
Seorang jago percakapan akan menaikkan empati./ Foto : Ist

Hal yang Dilakukan Pembicara Hebat yang Tidak Dilakukan Kebanyakan Orang.

Jumat, 14 Maret 2025
Ilustrasi seseorang membuka kulkas / Foto: freepik

Berikut Kepribadian Orang yang Membuka Kulkas Tanpa Mengeluarkan Apapun

Jumat, 24 Oktober 2025
Mandi sauna bisa menciptakan rasa bahagia Foto: Freepik

Pengguna Sauna Rutin Melaporkan Kesehatan Membaik dan Kebahagiaan yang Lebih Besar

Minggu, 30 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id