• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penelitian Memberikan Rekomendasi Melindungi Diri dari Orang dengan Narsisistik
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penelitian Memberikan Rekomendasi Melindungi Diri dari Orang dengan Narsisistik

Redaktur III Jumat, 17 Oktober 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi Narsisistik yang sering menyalahkan orang lain / Foto : Freepik
Ilustrasi Narsisistik yang sering menyalahkan orang lain / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Istilah “narsisis” dapat merujuk pada orang dengan tingkat kepribadian yang tinggi, tidak harus berarti memiliki diagnosis klinis gangguan kepribadian narsistik. Secara umum ada dua tipe : megah dan rentan.

Berdasarkan artikel yang diposting oleh Psypost, narsisis yang megah biasanya memandang dirinya sebagai orang yang istimewa dan lebih unggul dari orang lain dan membanggakan prestasinya.

Narsisis yang rentan cenderung sadar diri, peka terhadap kritik sekecil apa pun dan memiliki kebutuhan yang tak terpuaskan akan penghargaan eksternal.

Salah satu penjelasan untuk perilaku yang menjadi motivasi adalah menjadi dominan. Misalnya, meremehkan pesaing sehingga menciptakan peluang untuk mendapatkan promosi di tempat kerja.

Evaluasi negatif terhadap kepribadian ini, seperti tidak diikutsertakan dalam acara sosial, akan memicu reaksi defensif untuk menyerang orang lain demi mempertahankan harga dirinya.

Baca Juga:  Sifat Wanita yang Membuatnya Sulit Diajak Bergaul, Menurut Psikologi

Ada beberapa karakter khas dimiliki pemilik kepribadian narsisistik ini seperti nada yang mengolok olok dengan dalih lelucon atau sebaliknya memuji yang berlebihan.

Tidak jarang perilaku narsisistik ini mengkritik tidak langsung dalam bentuk bergosip, menebar fitnah, serta mencoba menjatuhkan lawan dalam kerja.

Jika terpapar perilaku seperti ini setiap hari maka bisa menyebabkan kelelahan emosional dan penurunan kesejahteraan . Karena kehadiran narsisistik menjadikan racun dalam kehidupan sosial, para psikolog memberikan panduan untuk menghadapi kepribadian narsisistik ini.

Rekomendasinya antara lain, orang narsisis bereaksi agresif terhadap kritik, maka tetapkan batasan yang jelas. Sampaikan bahwa perilakunya ini sangat tidak baik.

Baca Juga:  Dermatitis, Gatal Akibat Tekanan Depresi dan Kecemasan

Ketidakpedulian emosional. Orang narsisis akan melontarkan sindiran atau komentar sarkastik kepada orang dekat untuk mendapatkan reaksi. Begitu mendapatkan reaksi, siklusnya meningkat. Salah satu teknik yang bermanfaat adalah “grey rocking” , di mana menjaga interaksi dan respons setidak menarik mungkin.

Ketika komentar sarkastik dilontarkan bisa langsung berkata “yep” atau “noted”. Prioritaskan kebutuhan dan kesejahteraan sendiri seperti menekuni hobi yang disukai atau bersenang-senanglah dengan teman-teman se frequensi.

Carilah dukungan dengan menjangkau orang yang dipercaya atau mencari dukungan profesional dari seorang konselor  yang dapat membantu memperkuat ketahanan diri.

Dalam konteks pekerjaan, dapat menghubungi HRD jika perilaku pasif-agresif terus berlanjut, tetapi ingatlah untuk mendokumentasikan semuanya dan bersikap faktual.

Baca Juga:  Jika Ingin Memiliki Ketangguhan Mental Lakukan Hal Berikut Ini

Ini dapat membantu meminimalkan upaya seorang narsisis untuk melakukan gaslighting terhadap  diri atau orang lain. Mengingat bahwa orang narsisis sering mendambakan status , ada kemungkinan besar ada ketidakseimbangan kekuasaan.

Ini bisa jadi sulit karena akan mengintimidasi karena pemilik kepribadian narsisistik terus-menerus menggunakan perilaku pasif-agresif seperti melebihkan diri sebagai senior di tempat kerja.

Dalam situasi ini, lebih penting menyimpan rangkaian email penting, mencatat percakapan, dan mencari dukungan dari HRD jika diperlukan.

Jika terjadi ketidakseimbangan kekuasaan dengan seseorang di luar kantor, berhati-hatilah dalam menetapkan batasan yang jelas dengan dirinya. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :Gangguan narsisistikMental healthPsikologPsikolog Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Rekaman CCTV yang dirilis Kementerian Media Arab Saudi menunjukkan penumpang di Bandara King Khalid di Riyadh saat serangan terjadi/ Foto: Kementerian Media Saudi
Arab Saudi Menangguhkan Penerbangan Setelah Serangan Houthi di Bandara.
Senin, 12 Oktober 2026
Asap dan kobaran api membubung dari Bandara King Khalid setelah pemberontak Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan di bandara di Riyadh, Arab Saudi, pada 8 Oktober/ Foto: vietnam
Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi
Senin, 12 Oktober 2026
Para pejuang Houthi di Sanaa, Yaman/ Foto: AFP
Arab Saudi Menyatakan Tidak Menyetujui Gencatan Senjata dengan Pasukan Houthi
Jumat, 9 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gunung Anak Krakatau/ Foto: ANTARA
Gunung Anak Krakatau Erupsi Meluncurkan Abu Setinggi 250 Meter
Jumat, 9 Oktober 2026
Febria Ardiansyah/ Foto: ANTARA
JPU Mendakwa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Melakukan Pemerasan
Rabu, 7 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi

Arab Saudi Menangguhkan Penerbangan Setelah Serangan Houthi di Bandara.

More News

Ilustrasi dimensia /Foto: freepik

Awal Demensia yang Tidak Berhubungan dengan Hilangnya Memori

Rabu, 24 September 2025
Ilustrasi anak dalam kecemasan peluk orang tua / Foto : freepik

Kecemasan dan Kemarahan Anak Dapat Dilihat dari Pola Asuh Orang Tua

Minggu, 22 Juni 2025
Jangan berikan kesempatan kedua kepada manipulator/ foto : freepik

Tipe Orang yang Tidak Pantas Mendapatkan Kesempatan Kedua

Senin, 3 Maret 2025
Jabat tangan salah satu menyapa yang disarankan para psikolog kepribadian / Foto : freepik

Berikut Ucapan Salam yang Membuat Orang Merasa Tidak Nyaman

Sabtu, 12 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id