Aktual.co.id – Neurotisme, salah satu dari 5 ciri kepribadian utama , biasanya didefinisikan sebagai kecenderungan terhadap kecemasan , depresi , keraguan diri, dan perasaan negatif lainnya.
Semua ciri kepribadian, termasuk neurotisme, ada dalam suatu spectrum mengungkapkan bahwa beberapa orang jauh lebih neurotik daripada yang lain.
Dalam konteks 5 ciri kepribadian utama, neurotisme terkadang digambarkan sebagai stabilitas emosi yang rendah atau emosi negatif.
Beberapa komedian yang merendahkan diri sebenarnya mengenakan neurotisme sebagai lencana kehormatan, tetapi orang-orang dengan watak neurotik lebih rentan terhadap kecemasan, gangguan suasana hati, dan hasil sosial dan emosional tambahan yang tidak menguntungkan.
Tingkat neurotisisme seseorang dapat dinilai melalui tes kepribadian yang meminta individu untuk menilai sejauh mana, khawatir, mengalami perubahan suasana hati, mudah tersinggung, dan sering merasa sedih.
Pada neurotisisme yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit mental seputar kecemasan . Namun, neurotisisme ada karena memberikan keuntungan seperti kepekaan terhadap ancaman selama evolusi manusia.
Kecemasan dan kritik diri sering kali berjalan beriringan. Jika memiliki orang tua yang kritis, kritik ini tidak hanya akan tertanam dalam pembicaraan diri, tetapi juga membuat merasa lebih cemas.
Tanda kecemasan dan kritik diri ini bisa terlihat dari perfeksionisme, omelan diri, dan kewaspadaan berlebihan, bahka sesuatu yang bisa menimbukan kemarahan. (ndi)
