• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tanda Seseorang Berpura-pura Menjadi Korban Hanya Untuk Manipulasi Orang
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Tanda Seseorang Berpura-pura Menjadi Korban Hanya Untuk Manipulasi Orang

Redaktur III Sabtu, 21 Juni 2025
Share
2 Min Read
Ilustrasi posting di medsos untuk mendapatkan validasi / Foto : Freepik
Ilustrasi posting di medsos untuk mendapatkan validasi / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Penelitian menekankan bahwa mengenali tanda-tanda mentalitas seolah menjadi korban, mempraktikkan belas kasih terhadap diri sendiri, dan diri sendiri perlu dikenali langkahnya untuk membentengi mental diri sendiri.

Dengan mengenali kepribadian manipulasi ini setidaknya bisa meredam agar tidak menjadi bagian dari lingkaran manipulasi.

Polanya utamanya adalah memancing kesedihan, depresi dan trauma bagi yang terlibat dengan orang manipulative tersebut. Berikut ciri – ciri orang yang berperilaku sebagai korban di rangkum dari berbagai sumber tulisan para terapis psikologi.

Mencari Simpati Sebelum Pertemanan

Bila bertemu seseorang secara daring dan tidak sabar untuk menceritakan kisah sedih tentang dirinya, hati hati bisa jadi orang ini melakukan manipulasi untuk menarik perhatian sebagai korban.

Baca Juga:  Kepemimpinan Narsisistik pada Hitler, Putin, dan Trump Memiliki Akar yang Sama

Orang ini ingin mendapatkan simpati sebelum mengendal dirinya. Sering kali, ada motif tersembunyi untuk mempengaruhi seseorang agar masuk dalam lingkaran manipulasinya.

Posting di Media Sosial untuk Menarik Perhatian

Perilaku ini akan membagikan pesan yang samar dan ambigu untuk menunjukkan betapa dirinya butuh perhatian.

Pesan yang disampaikan pun samar yang intinya memberikan kesan seolah dia adalah orang yang paling dikasihani. Cara ini dilakukan untuk menebarkan pengaruh agar semua orang memperhatikan dirinya.

Terus Menerus Mencari Validasi

Secara konsisten orang ini memposting tentang keadaan emosionalnya dan secara eksplisit meminta suka, komentar , atau pesan dukungan.

Baca Juga:  Jika Makan Sendirian di Tempat Umum Tanpa Canggung, Menunjukkan Sikap Ini

Pencarian validasi adalah cara paling utama bagi orang yang ingin posisinya diakui. Bagi yang tidak mengenali, tentu akan dianggap sebagai sosok yang harus dikasihani.

Menanggapi Komentar Secara Emosional

Karena kategori personal yang rapuh orang ini menanggapi komentar secara emosional untuk memberikan perhatian kepada lingkungan sosial.

Komentarnya pun bisa memicu belas kasihan atau sebaliknya membuat orag yang membacanya terpengaruh emosi yang dilancarkannya.

Secara Konsisten Menunjukkan Perilaku Kontradiktif

Perilaku kontradiktif di sini adalah antara yang diposting di media sosial tidak sama dengan perilaku yang sesugguhnya.

Ini adalah manipulasi agar orang yang mengenalnya sebagai sosok yang baik dan perlu mendapatkan perhatian penuh. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadianGangguan narsisistikMental healthNarsisistik Personality Disorder
Ad imageAd image

Berita Aktual

Peserta UTBK SNBT/ Foto: Humas Unesa
Unesa Menerima 8.292 Calon Mahasiswa dari Jalur UTBK SNBT 2026
Selasa, 26 Mei 2026
Ilustrasi penerima KIP jalur SNBT/ Foto: gemini
Sebanyak 39 Ribu Pendaftar KIP Jalur SNBT Layak Terima Bantuan
Senin, 25 Mei 2026
Huawei nova 16 Ultra/ Foto: GSM Arena
Huawei Seri Nova 16 Segera Diluncurkan dengan Kemampuan Baterai 7.000 mAh
Senin, 25 Mei 2026
Dome dengan tampilan BTS/ Foto: allkpop
BTS Membuat Merah Las Vegas Sebelum Pentas Arirang The City
Senin, 25 Mei 2026
Jumpa pers Bareskrim Polri terkait listrik mati di Sumatera/ Foto: courtesy ANTARA
Polri Pastikan Tidak Ada Sabotase Dalam Pemadaman Listrik di Sumatera
Senin, 25 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Iduladha Bulan Dzulhijjah

Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri

Roadshow Enlit 2026, Ajak Anak Muda Kampanyekan Kota Berkelanjutan melalui Poster Ilmiah

Cina Meluncurkan 3 Astronot ke Luar Angkasa Bentuk Ambisi Kirim Manusia ke Bulan

Harga Minyak Anjlok di Tengah Harapan Kesepakatan AS dan Iran

More News

Ilustrasi sendiri /foto: freepik

Mencapai Ketenangan Diri dengan Cara Diam

Sabtu, 13 Desember 2025
Menunjukkan ketertarikan bagian magnetik untuk berkenalan dengan orang/ Foto : Freepik

Trik Psikologis Menjadi Magnetis Ketika Bertemu Orang Baru

Sabtu, 22 Maret 2025
Menciptakan drama membuat lelah bagi pasangan atau partner kerja / Foto : Freepik

Mengenali Jenis Emosional yang Menguras Energi Mental

Selasa, 6 Mei 2025
Para santri dan ibu-ibu wali santri foto bersama seusai khataman dan imtihan/dok.istimewa

Khataman dan Imtihan TPQ Hidayatush Shibyan, Santri Cilik ini Borong 2 Piagam Penghargaan

Minggu, 31 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id