Aktual.co.id – warganet kontan riuh ketika Dedi Muladi memposting menerima kunjungan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di kediaman Dedi di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.
Dalam video tersebut Dedi menceritakan ketika memimpin Kabupaten Puwakarta selama dua periode 2008 sd 2013,
Ditanya oleh Sherly, berat mana menjabat gubernur dibanding bupati. Dijawab oleh Dedi jika menjabat sebagai bupati Purwakarta lebih berat karena mengawal anggaran Rp 900 miliar saja.
Dengan anggaran tersebut Dedi harus memutar otak mengembangkan Kabupaten Purwakarta kala itu. Bahkan dirinya mentarget agar anggaran yang diterima oleh Kabupaten Purwakarta bisa bertambah bisa mencapai Rp 1,4 triliun.
Dan angka tersebut dijelaskan oleh Dedi tercapai. “Akhirnya tercapai anggaran terebut yang datangnya dari mana saja,” katanya.
Shrely yang mengaku belajar jadi pejabat birokrasi ini sengaja datang ke Dedi Mulyadi sebagai salah satu senior yang berpengalaman. “Saya harus mendatangi Pak Dedi yang sudah memiliki pengalaman,” ungkapnya.
Percakapan tersebut pun menuai berbagai komentar dari warganet. “Semoga Kang Dedi dan Bu Sherly berjodoh,” ungkap warganet.
“Bismillah kantor KUA bsk Selasa sudah buka pak gub bu gub,” tulis selebgram Lutfi Agizal di kolom komentar unggahan Dedi Mulyadi. Komentar Lutfi Agizal pun turut ditimpali warganet lainnya yang berguyon untuk menjodohkan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda. (ndi)
