Aktual.co.id – Pasca penetapan 4 pulau oleh Presiden Prabowo pada Selasa 17 Juni 2025, publik langsung riuh menggunakan kata pecat di media sosial.
Di kolom komentar akun media sosial milik Presiden Prabowo @prabowo tak luput dari berbagai kometar warganet terkait kegaduhan 4 pulau tersebut.
“Kabinet lu kenapa suka bnget bikin kebijakan rawan konflik ya. Kenapa konsepnya bakin masalah, terus Lu jadi hero, terus bikin masalah laig, terus jadi hero ??? Kalian mampu ngga jalanin negara ini ??? Klo ngga, tolong kau mundur pak. Main2 management konflik pula ama rakyat,” ungkap @FstrongW di kolom komentar milik @prabowo.
“Seharusnya Tito Karnavian dan Gubernur Sumut Bobi minta maaf ke rakyat Aceh, karena telah membuat kegaduhan dan menyakiti masyarakat Aceh,pecat Mentri dalam negeri tidak punya akhlak, adab, etika yang baik,” ketik @IMachjar.
“Aceh sudah di rong-rong oleh republik sejak dahulu dan di era Jokowi, Aceh benar² tidak diperhatikan serta dinilai sebagai provinsi termiskin di Indonesia, meski begitu Bangsa Aceh tidak pernah ribut minta bantuan apapun ke Republik, sebaiknya jangan mengusik Aceh lagi. Be wise,” kata @violettapadma
“Sekedar saran dari rakyat, menteri yang selalu membuat kebijakan ngawur yang akhirnya membuat bapak terpaksa membereskan/mongoreksi, tolong segera direshufle supaya tidak menjadi beban pemerintahan bapak dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” ujar @AlamPintor.
“Seharusnya Menteri Dalam negeri juga di pecat karena telah melampaui kewenangannya. Ini seperti mengkonfirmasi bahwa memang benar ada matahari kembar dalam pemerintahan saat ini,” ketik @patillele4364
“Logika sehat itu memecat menteri yg sudah melakukan kesalahan secara sadar dan sengaja, apalagi tidak ada kata maaf. Begktu cara mikir akal sehat itu,” ungkap @Anasismail_23
“Prabowo, SBY, Ahy Menemui Gubernur Aceh Muzakir Manaf Masalah Aceh mengenai empat Pulau selesai kembali ke pangkuan Aceh ! Anehnya ngga berani pecat Tito,” ungkap @Boediantar4
Pembahasan tentang pecat ini mengumpulkan 11,5 ribu postingan komentar di platform X. Umumnya, public mengeluhkan kegaduhan empat pulau ini karena bisa memicu konflik kewilayahan. (ndi)
