• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: WHO Mengadakan Pertemuan Terkait Darurat Ebola di Kongo
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Viral

WHO Mengadakan Pertemuan Terkait Darurat Ebola di Kongo

Redaktur III Rabu, 20 Mei 2026
Share
3 Min Read
Warga memberikan disinfektan di Kongo/ Foto: Aljazeera
Warga memberikan disinfektan di Kongo/ Foto: Aljazeera

Aktual.co.id – Menteri Kesehatan Samuel Roger Kamba mengatakan jumlah korban jiwa akibat wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) telah meningkat menjadi sekitar 131 kematian dari 513 kasus yang diduga terinfeksi.

Data sebelumnya dari epidemi tersebut, telah dinyatakan sebagai  keadaan darurat kesehatan internasional oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mencatat 91 orang meninggal dari 350 kasus yang diduga .

Kepala WHO mengatakan ia sangat prihatin tentang skala dan kecepatan epidemi, yang telah mulai menyebar ke Uganda.

“Pada Minggu pagi, saya menyatakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional atas epidemi penyakit Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda,” kata Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada hari Selasa (19/5).

Baca Juga:  One Battle After Another Peraih Film Terbaik Oscar 2026

Pertemuan Komite Darurat WHO dijadwalkan pada Selasa sore untuk membahas wabah Ebola, kata Tedros. Komite darurat terdiri dari para ahli internasional yang memberikan nasihat teknis dan rekomendasi kepada kepala WHO. Tidak ada vaksin atau pengobatan yang tersedia untuk strain Bundibugyo dari Ebola, yang menjadi penyebab wabah terbaru penyakit ini

Pusat penyebaran wabah berada di provinsi Ituri di timur laut yang statusnya sebagai pusat pertambangan emas yang sering terjadi pertemuan orang-orang di wilayah tersebut.

Virus tersebut menyebar ke provinsi-provinsi tetangga, sejauh 200 km (125 mil) dari tempat yang telah diidentifikasi sebagai pusat penyebaran epidemi dan juga melampaui perbatasan DRC.

Strain Bundibugyo dari Ebola memiliki tingkat kematian hingga 50 persen dan belum ada vaksin yang disetujui. Vaksin bernama Ervebo, yang diproduksi oleh Merck, digunakan untuk strain Ebola Zaire tetapi telah menunjukkan bukti memberikan perlindungan terhadap Bundibugyo dalam studi hewan.

Baca Juga:  Hantavirus Dikabarkan Merebak di Sebuah Pelayaran Kapal MV Hondius

“Ketika terjadi wabah dengan strain yang belum memiliki penanggulangan, kami akan memberikan saran tentang pendekatan terbaik yang harus diambil,” kata Dr. Mosoka Fallah, pelaksana tugas direktur departemen sains di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika.

Seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa enam ton pasokan untuk memerangi Ebola dijadwalkan tiba di DRC, termasuk peralatan pelindung pribadi dan perlengkapan medis lainnya.

“Kami telah mengirimkan 12 ton pasokan. Enam ton tambahan akan tiba hari ini. Ini termasuk alat pelindung diri untuk petugas kesehatan garda depan (dan) sampel,” kata Anne Ancia, Perwakilan WHO di provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo.

Baca Juga:  Hari Nyamuk Dunia untuk Mewaspadai Bahaya Malaria

Sementara itu, Jerman sedang bersiap menerima dan merawat seorang warga negara Amerika Serikat yang tertular Ebola di DRC, demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Jerman kepada kantor berita AFP.

“Pihak berwenang AS telah meminta bantuan dari pemerintah Jerman dalam merawat seorang warga negara AS yang tertular Ebola di Kongo,” kata seorang juru bicara kementerian.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan pada hari Senin bahwa warga Amerika tersebut tertular virus setelah terpapar terkait “pekerjaannya” di DRC dan dinyatakan positif pada Minggu malam. (ndi/Aljazeera)

SHARE
Tag :EbolaKongoWHO
Ad imageAd image

Berita Aktual

Warga memberikan disinfektan di Kongo/ Foto: Aljazeera
WHO Mengadakan Pertemuan Terkait Darurat Ebola di Kongo
Rabu, 20 Mei 2026
Byeon Woo Seok dan IU/ Foto: allkpop
Drama ‘Perfect Crown’ Menuai Banyak Kontroversi Sejarah Tradisi Kerajaan
Selasa, 19 Mei 2026
Ilustrasi siswa SD dan SMP/ Foto: Ist
Ajeng Wirawati: Daya Tampung SMP Negeri Memang Tidak Sebanding Jumlah Lulusan SD
Selasa, 19 Mei 2026
Tangkapan layar pasukan Israel cegat Armada Global Sumud/ Foto: Aljazeera
RI Desak Agar Israel Melepaskan Awak Misi Kemanusiaan
Selasa, 19 Mei 2026
Ilustrasi SPMB/ Foto: Ist
Pemkot Surabaya Akan Membuka Posko Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru
Selasa, 19 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Lisa BLACKPINK Pamerkan Gelas Seharga Rp23 Ribu di Media Sosial

Bocoran Ponsel Huawei Nova 16 Akan Segera Diluncurkan

Harga Emas Antam Turun Rp5.000 Menjadi Rp2,764 juta/gr

Ella Langley Menyapu Bersih Semua Kategori di ACM Awards 2026

WNI Peserta Global Sumud Flotilla Ikut Dicegat oleh Pasukan Israel

More News

Tampilan Indonesian Airlines bakal melayani penerbangan internasioal. / Foto : Ist

Indonesian Airlines Mengudara, Warganet Bingung Karena Basecamp di Singapura

Senin, 10 Maret 2025
Ilustrasi bulan purnama / Foto : yahoo

Bulan Purnama Paling Dekat dengan Bumi Terjadi Tanggal 4 – 5 November 2025

Selasa, 4 November 2025
Jaden Smith / Foto : capture independent

Putra Will Smith, Jaden Smith Berperilaku Aneh di Pinggir Jalan Paris

Minggu, 27 Juli 2025
Badai matahari terkuat sepanjang sejarah yang tertangkap di bumi/Foto: space

Badai Matahari 19 Januari 2025 Dianggap Paling Kuat Sepanjang Sejarah

Kamis, 22 Januari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id