• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Gangguan Obsesif Kompulsif Ditandai Kebersihan dan Kerapihan yang Sangat Ekstrim
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Gangguan Obsesif Kompulsif Ditandai Kebersihan dan Kerapihan yang Sangat Ekstrim

Redaktur III Senin, 23 Juni 2025
Share
4 Min Read
Jenis tipe gangguan obsesif kompulsif / Foto : Ist
Jenis tipe gangguan obsesif kompulsif / Foto : Ist

Aktual.co.id – Sebuah akun media sosial platform X memposting cerita pasangan hidupnya yang memiliki Obsessive Compulsive Disorder atau disebut dengan Gangguan Obsesif Kompulsif.

Akun @adelweisx ini memposting 9 foto yang menggambarkan pasangannya yang diduga memiliki Gangguan Obsesif Kompulsif.

“Cerita Netizen Punya Pasangan OCD Gapapa dah pnya pasangan gini aku si asal dia yang kerjain bukan saya OCD sedikit ribet soalnya,” ketik  @adelweisx.

Di postingan pertama akun ini menampilkan dua pasangan yang saling menunjukkan cicin pernikahan sebagai symbol sudah terikat pernikahan.

Kemudian foto berikutnya menunjukkan betapa pasangan OCD nya menata tempe goreng harus simetris di dalam kotak tumblernya.

“Setelan tahu digoreng, bakal disusun di kotak dan jumlah udah deplaning wajib genap, biar cocok dengan ukuran kotak,” ketik caption di foto tersebut.

Baca Juga:  Topeng Kemapaman yang Dianggap Keberhasilan Oleh Sebagian Orang
Tampilan penataan tahu tempe oleh pemilik gangguan obsesif kompulsif / Foto : X
Tampilan penataan tahu tempe oleh pemilik gangguan obsesif kompulsif / Foto : X

“Kalau ada rambut di lantai, wajib dipungut, pokonya lantai gak boleh ada rambut,” ketik di foto rambut.

Banyak komentar terkait postingan pasagan yang memiliki OCD ini. “Lucu ya wkwk,” ujar @selenaulann. Sementara akun @Mutiyaagustin2 mengaku akan ikut disiplin dengan perilaku ini.

Lantai harus bersih meski hanya sehelai rambut / Foto : X
Lantai harus bersih meski hanya sehelai rambut / Foto : X

Sebenarnya apa yang dimakud OCD ? Mengapa masuk kategori gangguan kepribadian? Menurut artikel yang dimuat Alodokter, Obsessive compulsive disorder (OCD) adalah gangguan mental yang mendorong penderitanya melakukan tindakan secara berulang-ulang untuk mengurangi kecemasan dalam pikirannya.

Semua bahan belanjaan harus dibersihkan bebas dari debu / Foto : X
Semua bahan belanjaan harus dibersihkan bebas dari debu / Foto : X

Gangguan obsesif kompulsif dapat dialami oleh siapa saja dari semua kelompok usia, tetapi paling sering muncul di usia 7–17 tahun. Penderita OCD biasanya menyadari bahwa pikiran dan tindakannya berlebihan, tetapi mereka tidak bisa melawannya.

Salah satu tanda pemilik gangguan obsesif kompulsif ini adalah penyuka kerapian dan kebersihan yang sangat ekstrim.

Baca Juga:  Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan

Hal ini merupakan gejala yang sering terjadi pada gangguan obsesif kompulsif (OCD) atau gangguan kepribadian obsesif kompulsif (OCPD).

Bagi penderita OCD yang dilakukan adalah menghabiskan waktu selama berjam-jam untuk membersihkan rumah, merasa janggal bila posisi barang sedikit miring, memastikan semua benda harus menghadap ke depan, memastikan tumpukan barang harus disusun berdasarkan ukurannya dan posisinya pun harus simetris, merasa dirinya akan sakit parah atau celaka jika rumahnya kotor, marah bila ada yang tidak mengembalikan barang ke posisi semula.

Selain itu, dorongan yang kuat untuk menjaga rumah selalu bersih dan rapi, juga bisa disebabkan sifat perfeksionisme, yaitu keinginan mengerjakan segala sesuatu dengan sempurna.

Umumnya, orang dengan OCPD tidak merasa ada yang salah dengan dirinya, bahkan sering kali merasa bangga. Kondisi ini berbeda dengan OCD, di mana kebiasaan bersih-bersih rumah dilakukan di bawah tekanan rasa takut dan cemas.

Baca Juga:  Perilaku Wanita yang Kesepian Namun Terlihat Seolah Baik-Baik Saja

Selain OCD atau OCPD, kebiasaan suka membersihkan rumah secara berlebihan juga bisa menjadi gejala dari fobia kuman (mysophobia).

Gejala yang paling umum adalah mencuci tangan atau membersihkan rumah berulang-ulang hingga terkesan tidak terkendali.

Gejala tersebut memang mirip dengan gejala OCD. Bahkan, fobia kuman juga banyak dialami oleh penderita OCD.

Membersihkan rumah memang harus dilakukan secara rutin agar anggota keluarga tidak terkena penyakit

Namun, jika merasa dorongan menjaga kebersihan dan kerapihan rumah sudah terlalu ekstrim hingga membuat orang lain dan sendiri sendiri tidak nyaman, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadianGangguan Obsesif KompulsifMental healthOCD
Ad imageAd image

Berita Aktual

Tampian BYD / Foto; Arena EV
BYD Menantang Merek Premium Eropa dengan Performa Lebih Tinggi
Rabu, 15 Juli 2026
Kepala Jaksa Agung Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M/ Foto: Kompas
Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung Guna Memperoleh Kasus Korupsi Febrie Adriansyah
Rabu, 15 Juli 2026
Bunga bangkai, Ordorysseus dan Odora, dipajang di Huntington di San Marino/ Foto: The Guardian
Bunga Bangkai Asal Sumatera Dipamerkan di Lembaga Penelitian California
Rabu, 15 Juli 2026
NCT127/ Foto: Soompi
NCT 127 Melanjutkan Kontrak Bersama SM Entertaintment
Rabu, 15 Juli 2026
Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya mengunjungi Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung/ Foto: ANTARA
Tim Penyidik Polri Menyerahkan Administrasi Kasus Korupsi dan Pencucian Uang
Selasa, 14 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tim Penyidik Polri Menyerahkan Administrasi Kasus Korupsi dan Pencucian Uang

NCT 127 Melanjutkan Kontrak Bersama SM Entertaintment

Bunga Bangkai Asal Sumatera Dipamerkan di Lembaga Penelitian California

Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung Guna Memperoleh Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

BYD Menantang Merek Premium Eropa dengan Performa Lebih Tinggi

More News

Harga diri rendah ditandai dengan pandangan negatif terhadap orang lain

Seseorang Memiliki Harga Diri Rendah Bisa Dilakukan Terapi Berikut Ini

Kamis, 13 Februari 2025
Kebiasaan santai adalah cara sehat saah satu ciri lingkungan penuh keributan / Foto : freepik

Lebih Memilih Kegiatan Bersantai, Menjadi Ciri Orang yang Hidup Penuh Kekacauan

Sabtu, 17 Mei 2025
Ilustrasi anak-anak mengakses media sosial/ Foto: freepik

Perancis Menerapkan Larangan Anak Usia di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial

Kamis, 11 Desember 2025
Ketampanan dan kerapihan bisa jadi senjata untuk menjaring mangsa untuk dimanipulasi / Foto : freepik

Berikut Orang yang Menyenangkan Namun Sebenarnya Menyakiti Mental Orang Lain

Rabu, 21 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id