Aktual.co.id – Tidak banyak media yang tahu atas kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat datang ke Polda Jawa Timur.
Kehadiran ke Polda Jawa Timur atas undangan dari KPK untuk dimintai keterangan terkait dana hibah untuk pokmas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim tahun anggaran 2021–2022.
Namun kehadiran Khofifah ke Polda Jawa Timur tidak banyak jurnalis yang mengetahui, karena diduga melewati pintu belakang.
Kenyataan ini membuat kecurigaan adanya keistimewaan pemeriksaan terhadap oleh KPK terhadap Gubernur Khofifah.
Dugaan ini pun dibantah oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak jika pihaknya mengistimewakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Kalau KPK itu tidak ada istimewa-istimewa. Semua sama. Hanya kami tidak tahu dia lewat pintu belakang, pintu samping, atau pintu depan,” ujar Tanak di kawasan Ancol, Jakarta, seperti dikutip ANTARA Kamis (10/9).
Tanak menjelaskan bahwa KPK tidak mengistimewakan Khofifah, dan mengatakan hanya menumpang tempat pemeriksaan di Polda Jatim.
“Kami kan cuma menumpang tempat. Dia (Khofifah, red.) lewat mana, kami tidak tahu. Kami datang ke sana, kami minta disediakan ruangan, dan kami kan hanya ada di ruangan menunggu kapan beliau ada di dalam ruangan itu,” jelasnya.
Dia mengatakan bahwa Khofifah lebih tahu wilayah sekitar Polda Jatim sehingga memungkinkan masuk pintu lain untuk menghindari para jurnalis di lokasi.
“Apalagi kalau Surabaya, kan beliau yang lebih tahu. Kami cuma menumpang tempat,” katanya. Berdasarkan laporan pewarta di lapangan, Khofifah telah hadir di Polda Jatim pada sekitar pukul 09.45 WIB, yakni sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim tahun anggaran 2021–2022. (ndi/ANTARA)
