• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kegiatan yang Perlu Dihindari Bagi Penderita Jantung
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kegiatan yang Perlu Dihindari Bagi Penderita Jantung

Redaktur III Senin, 12 Januari 2026
Share
3 Min Read
Ilustrasi serangan jantung / Foto: Freepik
Ilustrasi serangan jantung / Foto: Freepik

Aktual.co.id – Bagi penderita jantung ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dengan memperhatikan beberapa aktifitas berikut ini, maka kesehatan jantung menjadi terjaga.

Memahami pantangan tersebut sangat penting agar kondisi jantung tetap stabil, risiko serangan berulang dapat ditekan, dan komplikasi dapat dicegah.

Melakukan aktivitas fisik berat

Hindari olahraga dengan intensitas tinggi, mengangkat benda berat, atau aktivitas yang membuat tubuh cepat lelah dan napas terengah-engah.

Aktivitas fisik semacam ini memaksa jantung bekerja lebih keras sehingga rentan memicu serangan jantung atau memperburuk kondisi gagal jantung.

Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh

Mengonsumsi gorengan, burger pizza, makanan bersantan kental, atau kue kering bermargarin, merupakan kegiatan yang tidak boleh dilakukan penderita jantung. Karena makanan tersebut tinggi lemak jenuh dan lemak trans yang dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Baca Juga:  Cara Menghadapi Perbedaan Pendapat Dengan Bijaksana

Jika dibiarkan, pembuluh darah bisa tersumbat sehingga aliran darah ke jantung terganggu. Untuk menjaga kesehatan jantung, perbanyaklah asupan makanan rendah lemak, seperti ikan, ayam tanpa kulit, buah, dan sayur.

Mengonsumsi makanan tinggi garam

Kegiatan yang dilarang oleh penderita jantung adalah mengonsumsi makanan tinggi garam, seperti makanan olahan, makanan kaleng, mi instan, dan camilan asin.

Asupan natrium yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat jantung bekerja lebih keras. Akibatnya, risiko gagal jantung dan stroke meningkat..

Merokok atau terpapar asap rokok

Merokok atau terpapar asap rokok (perokok pasif) kegiatan yang tidak boleh dilakukan penderita jantung. Kandungan nikotin dan berbagai zat kimia berbahaya dalam rokok dapat mempercepat kerusakan dinding pembuluh darah, memicu peradangan, dan memperberat kerja jantung.

Baca Juga:  Perilaku Pria yang Menarik Namun Beracun dan Manipulasi. Berikut Ciri Menurut Psikologi

Kurang tidur atau sering begadang

Sering begadang merupakan kegiatan yang dilarang oleh penderita jantung. Tidur cukup bagian dari gaya hidup sehat untuk menjaga fungsi jantung tetap optimal. Kebiasaan kurang tidur atau begadang dapat meningkatkan kadar hormon stres, menaikkan tekanan darah, dan memicu gangguan irama jantung (aritmia).

Mengalami stres berlebihan 

Stres yang tidak dikelola dengan baik merupakan kegiatan yang tidak boleh dilakukan penderita jantung. Stres berat memicu pelepasan hormon adrenalin dan kortisol secara berlebihan, sehingga menyebabkan tekanan darah dan detak jantung meningkat tajam.

Dalam jangka panjang, stres berkepanjangan dapat memperburuk masalah jantung. Atur stres dengan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau melakukan hobi yang menenangkan.

Baca Juga:  Perilaku Orang yang Membuka Kulkas Tanpa Mengeluarkan Apa pun Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Mengonsumsi minuman beralkohol atau berkafein tinggi

Alkohol dan kafein yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, menyebabkan dehidrasi, serta memicu gangguan irama jantung. Jika ingin mengonsumsi minuman berkafein, batasi jumlahnya dan konsultasikan terlebih dengan dokter.

Mengonsumsi obat tanpa konsultasi dokter

Mengonsumsi obat-obatan, suplemen, atau jamu secara sembarangan tanpa arahan dokter dapat membahayakan kesehatan.  Beberapa obat flu, pereda nyeri, dan suplemen tertentu bisa berinteraksi dengan obat jantung yang sedang dikonsumsi, sehingga berisiko menyebabkan efek samping serius, seperti tekanan darah meningkat mendadak atau gangguan irama jantung.

Oleh karena itu, selalu konsultasikan setiap penggunaan obat baru dengan dokter yang merawat Anda agar kesehatan jantung tetap terjaga. (ndi/alodokter)

SHARE
Tag :Gagal JantungJantungserangan jantung
Ad imageAd image

Berita Aktual

Donald J Trump/ Foto: The Guardian
Presiden Donald Trump Membantah Kehabisan Amunisi
Selasa, 22 September 2026
Park Shin Hye dan Choi Tae Joon / Foto: soompi
Pasangan Park Shin Hye dan Choi Tae Joon Menyambut Anak Kedua
Selasa, 22 September 2026
Donald Trump dan Zohran Mamdani / Foto: Anadolu
Presiden Donald Trump Bertemu Wali Kota New York Zohran Mamdani
Selasa, 22 September 2026
Kawasan pemukiman di Sakura, Jepang, terendam banjir akibat Topan Dujuan/ Foto: Reuters.
Topan Dujuan Menyebabkan Hujan Lebat dan Tanah Longsor di Jepang
Selasa, 22 September 2026
Sirajudin Lasena dalam mobil tahanan/ Foto: ANTARA
Sirajudin Meminta Maaf Kepada Warga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Selasa, 22 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Andre Taulany dan Amanda Rigby Melangsungkan Pernikahan Secara Private

Meta Grup Sempat Mengalami Gangguan 21 September 2026 di Pagi Hari

BTS Tampil di iHearRadioMusic Festival 2026 di Las Vegas AS

Peringatan Dini Angin Kencang dan Topan Dujuan Mengancam Wilayah Jepang

KPK Menggeledah Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

More News

Ketampanan dan kerapihan bisa jadi senjata untuk menjaring mangsa untuk dimanipulasi / Foto : freepik

Berikut Orang yang Menyenangkan Namun Sebenarnya Menyakiti Mental Orang Lain

Rabu, 21 Mei 2025
Ilustrasi dua orang mengobrol/ Foto: freepik

Orang Rendah Hati Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.

Jumat, 21 November 2025
Pengabaian terhadap perasaan bisa memicu stres/ Foto : Freepik

Perilaku yang Bisa Memicu Stres Seiring Bertambahnya Usia

Senin, 24 Maret 2025
Ilustrasi pendidikan anak mempengaruhi kepribadian ketika dewasa / Foto : Freepik

Alasan Orang Menghindari Kedekatan dengan Orang Lain, Memiliki Pengalaman Masa Kecil Seperti Ini.

Senin, 16 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id