• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Prof Bachtiar : Sekolah Rakyat Menggunakan Sistem Asrama untuk Lingkungan Kondusif
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Prof Bachtiar : Sekolah Rakyat Menggunakan Sistem Asrama untuk Lingkungan Kondusif

Redaktur III Selasa, 15 Juli 2025
Share
3 Min Read
Pembukaan MPLS sekolah rakyat di Kupang / Foto : capture ANTARA
Pembukaan MPLS sekolah rakyat di Kupang / Foto : capture ANTARA

Aktual.co.id –Serentak sekolah rakyat mulai melakukan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dimulai pada Senin 14 Juli 2025.

Beberapa daerah sudah menyiapkan sekolah rakyat dan difungsikan kali pertama sejak program ini dijalankan.

“Sekolah Rakyat mengedepankan kesetaraan kesempatan, bukan kesenjangan sosial, menumbuhkan solidaritas, bukan kompetisi yang timpang. Sekolah Rakyat melahirkan pemungkin-pemungkin baru, mereka yang tidak harus sama dengan nasib orang tuanya,” kata Gus Ipul di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 10 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (14/7) seperti dikutip ANTARA.

Mensos juga menegaskan, Sekolah Rakyat mendukung anak-anak untuk tumbuh cerdas bersama dan setara.

“Sekolah Rakyat mendorong kecerdasan kolektif, bukan individualisme sempit,” ujar dia. Sekolah Rakyat tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi dari berbagai pihak, melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang saling bergotong royong mewujudkan keberhasilan program ini.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Menganugrahkan Sjafrie, Herindra dkk Naik Bintang Empat

Sementara pakar Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Prof. Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd, menjelaskan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) bahwa warga yang kurang beruntung tidak punya kesempatan mengenyam pendidikan dengan baik karena masalah ekonomi.

Prof. Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd
Prof. Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd.

“Oleh karena itu sekolah ini hadir sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk memberikan pendidikan yang baik tanpa memperhatikan masalah ekonomi,” ungka Prof. Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd, kepada aktual Selasa (15/7).

Terkait sekolah rakyat ini, tambahnya, UNESA hadir berperan serta dalam mendukung kegiatan ini terutama jika dilihat pendidikan hal seluruh warga negara.

Baca Juga:  Pengumuman Sidang Isbat Terlalu Malam Diprotes Warga Indonesia Timur di Medsos

“Ide sekolah rakyat ini untuk memfasilitasi warga yang kurang beruntung sehingga sekolah rakyat menyentuh langsung ke masyarakat,” jelas Prof. Bachtiar.  Agar tercipta lingkungan yang berkarakter, maka sekolah rakyat menggunakan system asrama dengan tinggal di sekolah.

“Jadi di asrama ini bukan sekedar tinggal bersama tapi untuk membangun karakter dan lingkungan yang kondusif. Lingkungan kondusif maksudnya bagaimana anak berinteraksi dengan orang lain tidak hanya keluarga saja, tapi punya tujuan masa depan,” tambahnya.

Asrama sangat mendukung dengan program yang sudah ditetapkan dan mendukung kebiasaan pembelajaran sosial. Dijelaskan jika, sekolah rakyat sebuah pilot proyek yang sudah melalui kajian akademik dan sosial yang baik serta kajian empirik yang matang pula.

Baca Juga:  Mendikdasmen Membuat Nota Kesepahaman dengan Kapolri Soal Perlindungan Guru

“Tantangannya tinggal bagaimana orang tua tidak menggantungkan anaknya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” ungkapnya .

Para orang tua yang anaknya di sekolahkan di Sekolah Rakyat dengan cara diasramakan maka akan mampu mencukupi kebutuhan ekonomi secara mandiri.

Jadi, tambahnya,  anak tidak menjadi tumpuan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Sehingga anak tersebut bisa menyiapkan masa depannya menjadi lebih baik.

“Saya sepakat pendapat beberapa ahli bahwa tidak ada anak yang bodoh, hanya saja tidak mendapatkan kesempatan yang layak. Saya yakin sekolah rakyat berkembang dengan baik,” kata Prof. Bachtiar. (ndi)

SHARE
Tag :MensosSekolah RakyatUNESA
Ad imageAd image

Berita Aktual

Bupati Pati Sudewo / Foto : Courtesy ANTARA
Bupati Pati Sudewo Diringkus KPK dalam Operasi Tangkap Tangan
Senin, 19 Januari 2026
Soeko Dwi Handiarto / Foto: Ist
Sekretaris Daerah Kota Madiun Ikut Diperiksa di Reskrim Polres Madiun
Senin, 19 Januari 2026
Walikota Madiun Maidi/ Foto: Instagram
KPK Melakukan OTT Terhadap Walikota Madiun Maidi
Senin, 19 Januari 2026
Logo WhatsApp / Foto: capture Gizmochina
WhatsApp Akan Mengganti Tenor dengan Klipy untuk Menampilkan GIF
Senin, 19 Januari 2026
Immanuel Ebenezer / Foto: Ist
Immanuel Ebenezer Didakwa Terima Gratifikasi Rp3,36 M dan Motor Ducati
Senin, 19 Januari 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Cara Melatih Ketenangan untuk Mengendalikan Kecemasan

Ilustrasi mengeluh / Foto; Freepik

Cara Mengenali dan Meredam Mengeluh pada Diri Sendiri

Ilustrasi orang sakit flu/ Foto: freepik

Mengenal dan Pengobatan Superflu yang Kini Menjadi Perbincangan Publik

Ilustrasi anak dan orang dewasa/ Foto: freepik

Mengenal Child Grooming yang Menjadi Kisah dalam Buku Broken String

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pendakwah Ning Umi Laila Menikah dengan Gus Anas

Pilkada Langsung Vs Pilkada Oleh DPRD

Gerhana Matahari Cincin Api Terjadi pada Tanggal 17 Februari 2026

Sebanyak 11 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Dampak Banjir di Pekalongan

EXO Akan Comeback dengan Album REVERXE

More News

Ilustrasi anggota Polri / Foto : RRI

Kapolri Mutasi Besar – Besaran Pamen dan Pati di Lingkungan Polri

Rabu, 6 Agustus 2025
Erupsi Gunung Semeru / Foto: Courtesy ANTARA

BPBD Lumajang dalam Posisi Siaga Maksimal Selama Erupsi Gunung Semeru

Kamis, 20 November 2025
Barisan Aparatur Sipil Negara/ Foto: Ist

MenpanRB Menerbitkan SE untuk Pelayanan Publik Selama Libur Nataru 2025

Rabu, 24 Desember 2025
Presiden ke 1 Soekarno berdoa saat pembacaan Proklamasi Kemerdekaan / Foto : Ist

Kepala PCO: Penulisan Sejarah Tak Mungkin Merangkum Semua Kejadian

Selasa, 1 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id