• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Hal yang Dihindari Orang Sukses Ketika Posting di Instagram, Menurut Psikologi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Hal yang Dihindari Orang Sukses Ketika Posting di Instagram, Menurut Psikologi

Redaktur III Kamis, 31 Juli 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi penggunaan ponsel / Foto : freepik
Ilustrasi penggunaan ponsel / Foto : freepik

Aktual.co.id – Psikologi mengungkapkan bahwa cara seseorang menampilkan diri di media sosial dapat berdampak besar pada prospek kehidupan nyata.

Posting yang salah dapat menimbulkan kecurigaan, menimbulkan kesalahpahaman, atau bahkan menghilangkan peluang.

Orang-orang sukses memahami hal ini dan cenderung berhati-hati dengan konten Instagramnya. Orang ini tahu bahwa setiap unggahan berkontribusi pada merek pribadi dan bagaimana dipersepsikan.

Berikut yang dihindari orang sukses ketika menggunakan media sosial.

Drama Pribadi

Otang yang sukses akan menghindari mengunggah drama pribadi di Instagram. Dengan melakukan ini, akan menghindari terciptanya kesan negatif dan mempertahankan citra stabilitas.

Ini tentang bagaimana cara menangani masalah tanpa harus melibatkan banyak orang dalam hal ini netizen. Karena menyampaikan masalah di media sosial dapat mencerminkan tentang karakter seseornag.

Baca Juga:  Mondar - Mandir saat Sedang Menelepon, Berikut Psikologi Kepribadiannya

Kemanjaan yang Berlebihan

Orang sukses tahu bahwa merayakan kemenangan dan berbagi momen indah itu hebat. Namun dirinya paham, bahwa terus menerus memamerkan hal yang berlebihan dapat menimbulkan kesan sombong.

Orang ini berhati-hati tidak menampilkan diri sebagai orang yang manja dengan mempertahankan citra seimbang yang relevan namun tetap menginspirasi.

Komentar Negatif Tentang Orang Lain

Orang-orang yang sukses memahami bahwa penggunaan media sosial untuk menyebarkan hal-hal negatif tentang orang lain merugikan diri sendiri.

Dirinya menyadari pentingnya menjaga integritas di dunia digital seperti halnya di kehidupan nyata.

Jadi, alih-alih menggunakan Instagram untuk melampiaskan kekesalan terhadap orang lain, orang-orang sukses memilih fokus menyebarkan hal positif dan menginspirasi pengikutnya.

Baca Juga:  Kebohongan Berbahaya yang Diucapkan Agar Tetap Dalam Hubungan yang Salah

Dukungan yang Tidak Autentik

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Consumer Research menemukan bahwa ketika orang menganggap suatu rekomendasi bermotif komersial cenderung tidak menganggapnya kredibel.

Orang sukses menghindari mempromosikan produk atau layanan yang tidak benar-benar diyakini atau gunakan.  Hal ini dilakukan untuk menjaga keaslian dengan audiens dan menjunjung tinggi integritas merek pribadi.

Berbagi Berlebihan

Orang ini menghindari berbagi hal yang berlebihan untuk menjaga rasa ingin tahu dan memastikan bahwa saat memposting, itu adalah sesuatu yang bernilai.

Orang ini terbuka untuk belajar dan menyesuaikan perilaku daring menjadi lebih baik. Kualitas selalu lebih baik daripada kuantitas, dan pengikut akan menghargai waktu dan perhatian.

Baca Juga:  Alasan Orang Menghindari Kedekatan dengan Orang Lain, Memiliki Pengalaman Masa Kecil Seperti Ini.

Gambaran Kehidupan yang Sempurna

Orang sukses akan menghindari menampilkan kehidupan yang sempurna di Instagram karena tahu tidak relevan dan tidak autentik.

Orang ini tidak takut menunjukkan kerentanannya  karena paham bahwa hal itu membuatnya lebih manusiawi dan mudah diterima.

Penggunaan Filter yang Berlebihan

Orang yang sukses akan menghindari filter dan lebih menghormati keaslian. Orang-orang sukses percaya pada jati diri yang sebenarnya dan mencerminkan hal ini di Instagram.

Orang ini tahu bahwa mengubah gambar secara terus-menerus dapat menciptakan persepsi salah yang sulit diwujudkan. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadiankesehatan jiwaMental healthpsikologi

Berita Aktual

Joko Widodo ketika datang di PN Jakarta Timur/ Foto: courtesy ANTARA
Joko Widodo Datang dengan Membawa Ijazah di PN Jakarta Timur
Kamis, 5 November 2026
Satelit NASA/ Foto: The Guardian
Observatorium Swift Milik NASA Sedang Jatuh Menuju Kawasan Dekat Indonesia
Kamis, 5 November 2026
Kantung darah/ Foto: The Guardian
Gudang Pendingin Layanan Darah Prancis Berhasil Dibobol oleh Peretas
Kamis, 5 November 2026
Penampakan erupsi Gunung Semeru / Foto: ANTARA
Gunung Semeru Erupsi Disertai Guguran Lava Sejauh 3 Kilometer dari Puncak
Kamis, 5 November 2026
Acara Commposition 2026 jadi momentum peluncuran S3 Ilmu Komunikasi/dok.aktual.co.id
Commposition 2026 Jadi Momentum Kupas Tuntas Branding hingga Peluncuran S3 Ilmu Komunikasi
Kamis, 5 November 2026

Mental Health

Ilustrasi bermain gim bersama teman/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Bermain Bersama Teman Mengurangi Kecanduan Gim Video

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Seorang Mantan Juru Bicara Israel Mengaku Memanipuasi Data Operasi di Gaza

Harga Minyak Mentah Turun 6% Usai Iran dan AS Berniat Mengakhiri Konflik

Karhutla Berulang, di Mana Tanggung Jawab Presiden?

Polri Memutasi Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Harga Emas Antam Naik Rp10.000,- Menjadi Rp2.541 Juta per Gram

More News

Ilustrasi introvert ketika di tengah keramaian / Foto : Freepik

Perilaku Introvert Ketika di Tempat Umum Berdasarkan Analisa Psikologi

Jumat, 12 Desember 2025
Kesuksesan selalu diidentikan dengan kemewahan / Foto : freepik

Topeng Kemapaman yang Dianggap Keberhasilan Oleh Sebagian Orang

Senin, 19 Mei 2025
Mendengarkan musik diyakini bisa meredakan cemas di malam hari / Foto ; Freepik

Kebiasaan yang Bisa Meredakan Kecemasan di Malam Hari

Selasa, 6 Mei 2025
Ilustrasi dua orang mengobrol/ Foto: freepik

Orang Rendah Hati Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.

Jumat, 21 November 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id