Aktual.co.id – OpenAI milik Sam Altman meluncurkan ChatGPT-5 pada hari Kamis (7/8), yang diklaim perusahaan sebagai model kecerdasan buatannya yang paling kuat dan mumpuni hingga saat ini.
Para pengguna internet segera membanjiri media sosial dengan ulasan tentang model AI tersebut. Meskipun beberapa orang terkesan, yang lain mengatakan hasilnya sangat mengecewakan.
“ChatGPT5 sama sekali tidak bisa digunakan. Butuh 3 menit untuk memikirkan respons ini, lalu langsung diikuti oleh kesalahan streaming? Kembalikan 4 menit sebagai opsi,” ungkap warganet.
“ChatGPT tidak sesuai dengan ekspektasi. Ini seharusnya Agi?,” ungkap yang lain.
“Saya masih tidak bisa mengaksesnya. Saya memiliki langganan berbayar, dan saya telah berbicara dengan Chat setiap hari sejak Januari 2024. Mengapa saya tidak dipilih untuk akses beta?,” ketik @lorilarai
Berdasarkan kutipan dari Hindustan Time, sejak awal peluncuran, OpenAI menambahkan bahwa model ini memiliki beberapa fitur baru, termasuk peningkatan suara dan mode belajar.
Model ini memiliki sistem peralihan otomatis tunggal yang menggabungkan fitur-fitur terbaik dari model sebelumnya menjadi model yang cerdas dan cepat.
Menurut OpenAI, GPT-5 tersedia untuk semua Tingkat ChatGPT. Pengguna tingkat berbayar yakni Plus, Pro, dan Tim, memiliki akses ke pemilih model, yang memungkinkan memilih GPT-5 atau GPT-5 Thinking secara manual.
Pengguna tingkat Pro dan Tim memiliki akses ke GPT-5 Thinking Pro, yang membutuhkan waktu berpikir sedikit lebih lama tetapi memberikan akurasi yang dibutuhkan untuk tugas-tugas kompleks.
“GPT-5 kini telah diluncurkan ke 20% pengguna berbayar dan mencapai kurang lebih 2 miliar TPM pada API! Sejauh ini sangat baik. Kerja yang luar biasa dari tim teknik dan infrastruktur!,” cuit CEO OpenAI.
Ia menggambarkan model tersebut sebagai komponen cerdas, intuitif, dan cepat. Menurut Google Trends, istilah pencarian “GPT-5” mendapatkan momentum sejak Kamis dan mencapai puncaknya pada Jumat setelah pengumuman ChatGPT-5 oleh Sam Altman. (ndi/Hindustan time)
