• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: dr.Michael Mengapresiasi Aliansi Arek Surabaya Menggugat Terkait Toko Nam
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

dr.Michael Mengapresiasi Aliansi Arek Surabaya Menggugat Terkait Toko Nam

Redaktur III Senin, 11 Mei 2026
Share
3 Min Read
Dr. dr. Michael Leksodimulyo, MBA., M.Kes / Foto: Dok Aktual
Dr. dr. Michael Leksodimulyo, MBA., M.Kes / Foto: Dok Aktual

Aktual.co.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dr Michael Leksodimulyo mengapresiasi tindakan Aliansi Arek Suroboyo Menggugat yang dipimpin Kusnan menyoroti persoalan fasad Toko Nam yang akan dibongkar oleh Pemkot Surabaya.

“Toko Nam ini dibangun 1925 posisinya di tengah jalan Tunjungan yang saat ini sebagian bangunan telah dimiliki toko sport. Saya tahu persis karena lahir dan besar di Kawasan tersebut,” kata dr. Michael.

Toko Nam menurut dr.Michael adalah toko dengan  menerapkan delivery pertama kali di Surabaya. Jadi Toko Nam menerapkan pengantaran barang yang sudah dipesan untuk diantarkan sampai di rumah, sehingga menjadi toko paling ikonik saat itu.

Pada saat ramai maka Toko Nam meningkatkan pelayanan dengan membeli toko yang ada di depan toko jam dengan bangunan yang lebih baru.

Baca Juga:  Banjir Masih Menggenangi Kawasan Gempol Pasuruan
Fasad Toko Nam/ Foto: Pemkot Surabaya
Fasad Toko Nam/ Foto: Pemkot Surabaya

“Nah di situ masih ada beberapa fasad kuno masih ada. Namun owner membongkar sendiri pada tahun 1990 an yang bertujuan untuk dijual ke pengusaha raksasa di Surabaya,” katanya.

Pada saat pembongkaran itulah peninggalan cagar budaya menjadi hilang yang selama ini diperbincangkan dan diperjuangkan oleh arek-arek Surabaya.

Dikisahkan oleh dr Michael bahwa Toko Nam dulu dijadikan rapat arek-arek Surabaya untuk melakukan penyobekan bedera Belanda di atas Hotel Orange.

“Dan perlu diketahui pemilik Toko Nam dan Hotel Orange adalah satu orang yakni Sarkis Family dari Armenia oleh sebab itu fasadnya terlihat seperti bangunan eropa,” ungkapnya.

Dalam perjalanan waktu Toko Nam yang dibongkar oleh pemiliknya sendiri berganti factory outlet yang waktu itu ramai di masyarakat.

Baca Juga:  Walikota Eri Cahyadi Menonaktifkan Media Sosialnya Pasca Viral Admin Pribadinya

Guna mengenang Toko Nam, kata dr.Michael, maka dibangun fasad yang saat ini menghalangi trotoar di depan Tunjungan Plaza tersebut.

“Semula pembongkaran mendapat penolakan, tapi setelah dinilai bukan cagar budaya maka semua sepakat bahwa bangunan tersebut dibongkar karena tidak memiliki sejarah,” katanya.

Sedangkan menurut Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya Surabaya, Prof Purnawan Basundoro mengatakan Toko Nam adalah pelopor toserba modern pertama di Surabaya pada awal abad ke-20 yang sudah menerapkan konsep delivery service. Sehingga kemunculannya menjadi ikonik di Kota Pahlawan.

“Secara legal, Toko Nam ditetapkan sebagai Cagar Budaya melalui SK Wali Kota Nomor 188.45/004/402.1.04/1998. Namun, pada rentang tahun 1998-1999, bangunan asli Toko Nam dibongkar secara bersamaan dengan pembangunan kompleks Tunjungan Plaza. Sebagai upaya “mengenang” sejarah, dibangunlah sebuah fasad (tembok depan) yang menyerupai bentuk aslinya di Embong Malang ini,” terangnya dikutip dari laman Pemkot Surabaya.

Baca Juga:  Dari Hal Kecil Menuju Lompatan Besar: Gerakan 3K Digelorakan di Bojonegoro

Diungkapkan Toko Nam mengalami perpindahan tempat. Lokasi pertama Toko Nam berada di dekat Monumen Pers (seberang Embong Malang), lalu berpindah ke lokasi kedua di Jalan Embong Malang yang kemudian sisa bangunanya direkonstruksi menggunakan desain fasad yang menyerupai tampak depan toko tersebut.

“Yang tidak banyak orang tahu, Toko Nam itu yang pertama ada di seberang Embong Malang atau di dekat monumen pers, kemudian berpindah ke sini (lokasi fasad eks Toko Nam). Sejarah ini yang akan kami tampilkan di tetenger dan plakat nanti,” tambahnya. (ndi)

SHARE
Tag :Cagar BudayaSurabayaToko Nam
Ad imageAd image

Berita Aktual

Tantri Syalindri/ Foto: Ist
Tantri Kota Speak Up Ditipu oleh Teman yang Dikenal Sejak TK
Jumat, 26 Juni 2026
Jeonghan SEVENTEEN / Foto: allkpop
Jeonghan SEVENTEEN Resmi Menyelesaikan Wajib Militer dan Siap Menyapa Penggemar
Jumat, 26 Juni 2026
Ilustrasi penyalahgunaan narkoba/ Foto: national today
Hari Melawan Penyalahgunaan dan Perdagangan Narkoba Meningkatkan Kesadaran di Masyarakat
Jumat, 26 Juni 2026
Ilustrasi hujan lebat/ Foto: freepik
BMKG Mengingatkan Kewaspadaan Terhadap Perubahan Cuaca di Indonesia
Jumat, 26 Juni 2026
Produk-produk Apple dipajang di toko Apple di Manhattan/ Foto: The Guardian
Apple Menaikan Harga iPad dan MacBook Karena Lonjakan Biaya Chip Memori
Jumat, 26 Juni 2026

Mental Health

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik

Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mantan Anggota NCT Mark Meminta Maaf Setelah Memicu Kontroversi

Ford Menyewa Beruang untuk Tes Keamanan Mobil F-150 Platinum

Hujan Masih Mengguyur di Sebagian Wilayah Indonesia Sampai 29 Juni 2026

Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Ditahan di Sel Khusus Polda Jabar

Mengenal Hari Ikan Lele yang Menjadi Makanan Favorit Banyak Orang

More News

Korban keracunan MBG/ Foto: courtesy ANTARA

BGN Akan Menanggung Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis

Jumat, 26 September 2025
Jumpa pers Bareskrim Polri terkait listrik mati di Sumatera/ Foto: courtesy ANTARA

Polri Pastikan Tidak Ada Sabotase Dalam Pemadaman Listrik di Sumatera

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi hujan dan badai petir/ Foto: Freepik

BMKG Memperingatkan Hujan Sangat Lebat Mendekati Tahun Baru 2026

Jumat, 26 Desember 2025
Mensesneg Prasetyo Hadi dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menunjukkan surat rehabiltasi/ Foto: Setneg

Presiden Prabowo Pulihkan Nama Baik Dua Guru di Luwu Utara Usai Bantu Guru Honorer

Kamis, 13 November 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id